SANG DEWA SEMESTA

SANG DEWA SEMESTA
PERTEMPURAN PECAH


__ADS_3

Dibawah tembok kota, pertempuran langsung pecah, ratusan prajurit kota menahan serangan dari Iblis-iblis yang menyeringai ganas dan kelaparan itu.


Beberapa kultivator tingkat atas juga turun langsung bertempur dibawah dinding dan selebihnya menyerang dari atas dengan tembakan panah.


"HAHAHAHA.... AKHIRNYA KALIAN TURUN JUGA, AKU TAK SABAR INGIN MENCICIPI DARAH SEGAR KALIAN, SUDAH LAMA AKU TIDAK MEMINUMNYA," Kaisar Iblis yang memimpin penyerangan itu menjilat bibirnya, air liurnya melelah melihat mangsa didepan mata.


"Hei kau jelek!! Apa hanya tertawa yang kau bisa," gertak Ye Zhao pada Kaisar Iblis itu.


"HAHAHAHA.... AKHIRNYA ADA YANG DATANG UNTUK DI MANGSA.."


"kau yang akan menjadi mangsa pedangku,"


Trang!! Ye Zhao mencabut pedang di punggungnya.


"Hiyaaa..." Wush!


Ia langsung berkelebat memainkan pedangnya membabat kearah tenggorokan iblis itu. Kaisar Iblis melompat mundur, ia melepaskan cakaran kosong yang mengincar perut Ye Zhao.


Melihat hal itu, Ye Zhao membatalkan niat penyerangannya, dengan memainkan Pedangnya ia menangkis cakaran itu.


Trang!! Sambil melompat mundur.


"BAGAIMANA MANUSIA?? APA ITU CUKUP MENAKUTKAN, HAHAHAHA..."


"Iblis bangsat!!" Ye Zhao dengan kecepatan kilat, menusukan pedangnya kedepan.


Tap!!


Ye Zhao menganga terkejut, didepan matanya sendiri, ia melihat Iblis itu menjepit pedangnya dengan Dua jari.


"Biasanya jurus Tusukan Kilat ku tak ada yang mampu menangkisnya, tapi hari ini kau sadar ternyata aku hanya seekor lalat didepan musuh yang kuat," gumam Ye Zhao dalam hati.


"TERKEJUT BUKAN?? HANYA SAMPAH BERANI MENANTANGKU!!!" teriak Kaisar Iblis.


Ia kemudian menjepit kuat pedang itu.


Trak!! Pedang itu patah dua.


Ye Zhao melompat mundur dengan menyilangkan pedang patah itu didepan dadanya, karena melihat Kaisar Iblis melancarkan serangan balasan.


Bum! Bum!


Ye Zhao terpelanting jauh menghantam tembok kota. Ia berdiri dengan cepat dan melemparkan pedangnya yang sudah patah kearah Kaisar Iblis.


"Masih untuk aku mengaktifkan baju pelindung Naga, jika tidak mungkin kau sudah cidera parah," bisik Ye Zhao dalam hati.


"Kamu tidak apa-apa?" Tanya Tu Lian yang tau-taunya sudah ada di samping.

__ADS_1


"Aku baik wakil ketua, nampaknya tingkatan yang sama belum tentu sebanding dengan dengan lawan yang setingkat," ucap Ye Zhao.


"Mari, kita urus dia berdua.." ajak Tu Lian.


Wush! Wush!


Mereka berdua melesat menyerang kearah Kaisar Iblis.


"HAHAHA...KALIAN SUNGGUH PENGECUT, BERANINYA KEROYOKAN.." ucap Kaisar Iblis dengan tawanya yang semakin kuat menggema di area pertempuran itu.


Di atas tembok, Fuxin yang sedari tadi bersiaga. Tiba-tiba tubuhnya dirasuki Naga Kuning yang membuat kesadarannya sudah diambil alih.


"Tubuh ini, mengapa terlalu lemah, tapi untung aku bisa kembali merasakan punya tubuh meski ini hanya tubuh Manusia yang lemah," gumam Naga Kuning.


Mata Fuxin berubah bentuk, bola matanya berbentuk mata Naga dan aura tubuhnya meningkat karena aliran dari energi Roh Naga Kuning.


Iblis mata satu yang ada di bawah tembok merasakan energi itu, ia jadi tertarik saat merasakannya.


"ADA LAWAN YANG SEBANDING DI ATAS, HAHAHAHA.... AKHIRNYA AKU MENEMUKAN MANUSIA YANG COCOK UNTUK MENGUJI KEKUATANKU," gumam Iblis Mata Satu dan tertawa dalam hatinya.


Iblis Mata Satu melesat keatas tembok, beberapa prajurit mencoba menghalanginya, tapi dengan satu kibasan tangan, para prajurit itu terpental jatuh.


Roh Naga Kuning yang mengendalikan tubuh Fuxin tidak tinggal diam, ia mencabut pedang di belakang punggungnya dan menusukkan kebawah.


"Tusukan Matahari!!" Aura pedangnya berubah menjadi besar dengan hawa panas yang luar biasa hebatnya.


Bum! Bum!


Ledakan terjadi, membuat dinding kota retak. Iblis mata Satu terpelanting kebawah sedangkan Fuxin jatuh terduduk.


"Sungguh tubuh yang lemah," rutuk Naga Kuning.


Su Hainy yang sedari tadi duduk bersilah menyatukan diri dengan bayangan keempatnya kembali di tarik oleh tiga bola energi kedalam ruangan Spritualnya. Didalam ruangan spritualnya, ia dikelilingi oleh ketiga bola energi itu dan menyalurkan Energi kepadanya.


"Aaaahhhh!!!" Su Hainy berteriak tinggi dan tubuhnya langsung diselimuti oleh dua energi, putih dan merah.


Ia perlahan membuka matanya, ia merasakan kekuatan yang bergejolak didalam dirinya.


"Naga Kuning kembalilah, aku akan turun langsung untuk bertarung," ucap Su Hainy.


"Baik Tuan.."


Kaisar Iblis yang di keroyok oleh Tu Lian dan Ye Zhao tak mengalami kewalahan sedikitpun, ia masih saja mengubar tawa yang mengacaukan konsentrasi energi didalam tubuh Tu Lian Dan Ye Zhao.


"Bagaimana bisa tawanya mengacaukan konsentrasi Energi kita??" Tanya Ye Zhao Sambil melompat mundur.


"Kalau tidak salah, ini termasuk jurus yang bernama Tawa Iblis," jelas Tu Lian.

__ADS_1


"Tawa Iblis?? Pantasan konsentrasi Energi didalam tubuh kita tergoncang," balas Ye Zhao.


"HAHAHAHA...MENGAPA KALIAN MUNDUR..APA SUDAH KEWALAHAN..JIKA BERPIKIR UNTUK MENGALAHKANKU, BERLATIHLAH SERATUS TAHUN LAGI..." ejek Kaisar Iblis.


"Sombong, terima jurus kami!!"


"Jurus gabungan... Naga Menelan Bumi!!!"


Aura kekuatan mereka berubah menjadi wujud Naga Emas yang menganga lebar siap menelan Kaisar Iblis.


Kaisar Iblis mendorong tangannya kedepan, "PUSARAN PENELAN SEGALANYA,"


Dari telapak tangannya muncul pusaran seperti lubang Hitam yang menelan Aura kekuatan berwujud Naga milik Tu Lian dan Ye Zhao.


"Sekarang, ku kembalikan jurus kalian,"


kaisar Iblis mendorong tangannya kembali kearah Tu Lian dan Ye Zhao. Dari telapak tangannya muncul kembali pusaran Hitam dan dari dalam pusaran itu keluar jurus Naga Menelan Bumi milik Tu Lian dan Ye Zhao.


"Tembok Surgawi!!" Tu Lian dan Ye Zhao menghadang jurus mereka itu.


Bum! Bum!


Keduanya terpental menghantam dinding kota, darah menyembur dari mulut mereka.


"Hoek!! Uhuk! Uhuk!"


Tu Lian memegang dadanya yang terasa sakit sedangkan Ye Zhao Langsung tak sadarkan diri setelah menyemburkan darah di mulutnya.


Kaisar iblis tak ingin bermain-main lagi, ia melesat cepat kearah kedua orang itu bernafsu untuk menghabisi mereka dan menyerap kekuatannya.


Disaat yang bersamaan, Su Hainy juga menukik tajam kebawah, sesaat lagi kedua orang itu dalam cengkeraman kaisar Iblis, Su Hainy datang menghalang dan langsung menyerang Kaisar Iblis.


Buk!!


Sebuah tendangan tak terduga menghantam dada Kaisar Iblis itu. Tak ayal lagi ia terpelanting menghantam anak buahnya yang sedang bertarung.


"MANUSIA JAHANAM, BERANINYA MENYERANG DIAM-DIAM...EH??!" setelah mengutuk Su Hainy, kaisar Iblis itu jadi tertegun.


"KAMU??! BAGAIMANA BISA?? BUKANNYA KAMU SUDAH MATI??" Kaisar Iblis heran sambil menunjuk kearah Su Hainy.


"Baru sadar sekarang, bukannya kamu sudah melawan ku sebelumnya??" Su Hainy balas bertanya.


"AKU KIRA ITU MANUSIA LAIN, TERNYATA ITU BENAR-BENAR KAMU DEWA BANGSATT!!! LANGIT MEMANG MEMIHAKKU, HARI INI AKU AKAN MEMBALASKAN DENDAM YANG SUDAH LAMA AKU PENDAM, HAHAHA...." Kaisar Iblis langsung tertawa senang.


"Kalau kamu mampu tak masalah, tapi lebih baik kamu mengingat masa lampau dan belajarlah untuk menyerah," ejek Su Hainy.


"DEWA JAHANAM!!! TERIMALAH KEMATIANMU... HIYAAAA...."

__ADS_1


Kaisar Iblis melesat dalam amarahnya menyerang Su Hainy.


__ADS_2