SANG DEWA SEMESTA

SANG DEWA SEMESTA
ESENSI KEHIDUPAN


__ADS_3

"Hanya Alam Binatang Spritual Naga Emas Puncak, tapi kekuatanmu besar juga," Long Tianam memuji dengan ikutan melompat mundur.


"Apa guru baik-baik saja??" Tanya Yu Fei, saat melihat Su Hainy tergoncang hebat.


"Aku baik.. melawan tingkatan Alam manusia dengan kekuatan ini memang tidak mudah," jelas Su Hainy.


"Alam Raja tingkat puncak?? Mereka setara dengan kami, tapi perbandingan kekuatannya terasa besar," ucap Ling Xu.


Su Hainy kembali melesat menyerang Long Tianam kali ini dengan kecepatan tinggi tangan kanan di angkat keatas lalu diayunkan kebawah.


"Tangan Dewa!!"


Long Tianam berkelit kesamping menghindari serangan itu.


"Bum!!" Jurus Su Hainy menghantam tempat Kosong dan meninggalkan bekas yang meretakkan tanah.


"Huh?! Merepotkan.." Long Tianam mulai jengkel.


Baru Saja Long Tianam lolos dari serangan itu satu serangan tak terduga datang dari samping.


"Bam!!" Long Tianam menangkisnya tapi agak terlambat ia tergerak mundur dengan dada terasa panas.


"Bocah Setan!!" Long Tianam berkelebat balas menyerang Su Hainy.


"Perlambatan Waktu!!" ucap Su Hainy.


Pukulan Long Tianam yang hampir menghantam Su Hainy terasa melambat dan kesempatan itu di manfaatkan Su Hainy menghantam dadanya.


"Arghh.." Long Tianam terpelanting menghantam pohon di belakangnya.


"Adik!!" Teriak Long Tianming, mengejar adiknya.


"Uh!!" Long Tianam memegang dadanya yang terasa sesak.


"Aku terlalu meremehkannya, kekuatannya sulit ditebak.." ucap Long Tianam.


"Pulihkan dirimu, aku akan membalas perlakuan bocah itu," memberikan satu butir Pil pada adiknya.


"Hati-hati kak! Kekuatannya sesuai dengan namanya yang terkenal dimasa lampau," ucap Long Tianam mengingatkan kakaknya.


Setelah melukai Long Tianam dengan Dua jurusnya, Su Hainy berdiri kaku, matanya mendelik putih seperti kesurupan.


Yu Fei, Fuxin dan beberapa sosok lainnya tak percaya melihat keajaiban itu, Alam Pucak Binatang Spritual mengalahkan Alam Manusia tingkat Raja Puncak dengan Dua jurus.


"Guru benar-benar hebat!!" Puji beberapa bawahan Yu Fei.


Di ruangan Spritual Su Hainy 7 roh Naga yang bersemayam di tempat itu memberikan pasokan kekuatan pada Su Hainy.


"Tekanan ini!! Aku harus melepaskan kekuatan ini dengan cepat," bisik Su Hainy dalam Hati.


"Hiyaa..!!" Long Tianming menyerbu kearah Su Hainy.


"Yeaaa.." Su Hainy berteriak keras menahan kekuatan besar yang di pasoh tubuhnya kemudian ia menyongsong datangnya serangan Long Tianming.


"Seribu Tapak Dewa!!"


"Wush! Wush! Wush!!" Seribu telapak tangan maju lebih dulu menyongsong Long Tianming.


"Segel Surgawi!!" Long Tianming mendorong tangannya kedepan aura kekuatannya membentuk kurungan bulat yang melindunginya.


"Bum! Bum!"

__ADS_1


"Dari mana bocah setan ini mendapatkan kekuatan yang begitu besar??" gumam Long Tianming.


"Krak.." Long Tianming melompat mundur begitu segelnya pecah.


"Bangsat!!" rutuknya.


Su Hainy yang harus melepaskan semua energi yang di pasoh tubuhnya kembali maju menyerang Long Tianming.


"Hiyaaa..! Tinju Dewa!!" Memukul lurus kearah Long Tianming.


"Tangan Baja!!" Seru Long Tianming.


"Bam.... Trak!!" Kedua pukulan itu beradu dan salah satu jari Long Tianming patah.


"Ah!" Melompat mundur sambil mengibas-ngibaskan tangannya.


"Syut..Bam!" kecepatan gerak Su Hainy tau-taunya sudah memukul dada Long Tianming.


"Arghh.." Ia terpelanting beberapa langkah kebelakang, darah hangat mengalir dari mulutnya.


"Bocah setan!! Kau yang memaksaku..wujud Dewa!!" Long Tianming berubah menjadi besar lengkap dengan pakai perang dan senjatanya.


"Pedang Pembelah Bumi!!" Long Tianming langsung mengayunkan pedangnya membabat siap mencincang Su Hainy.


Su Hainy melompat keatas menghindari serangan itu, sambil jungkir balik diudara tangannya didorong kebawah.


"Tapak Dewa!!" Telapak tangan besar menapak kearah Long Tianming.


Tidak ingin ambil resiko, Long Tianming lintangkan pedang di atas kepalanya menangkis serangan itu.


"Bam!!" Saat jurus itu di tangkis kaki Long Tianming membenak hingga mata kakinya ketanah.


Serangan itu belum habis, sekali lagi Su Hainy melancarkan serangan.


"Bangsat!!" rutuknya di susul dengan ayunan pedang.


"Gelombang Kehancuran!!" gelombang cahaya dari ayunan pedang itu menghancurkan serangan Su Hainy.


"Cih!!" Su Hainy mendengus dan kembali memijak tanah.


"Buk!!" Serangan Long Tianam menghantam Su Hainy.


"Bum!!" Tubuhnya menghantam dinding luar goa membentuk lubang akibat benturan tubuh Su Hainy.


"Brengsek!!" Rutuk Su Hainy.


"Bagaimana rasanya pukulanku?? Hahaha..." Long Tianam tertawa mengakah setelah memberikan serangan tipuan.


Fuxin yang tak tahan melihat hal itu melesat maju mengandalkan pedang yang terhunus melakukan serangan mendadak pada Long Tianam.


"Sampah lagi!!" Long Tianam mengibaskan tangannya, segelombang cahaya mengarah pada Fuxin.


"Jurus Pedang Fongsu..arrgghh.." belum sempat mengayunkan pedang cahaya itu menghantam dirinya.


Fuxin terpelanting jungkir balik dan mengapah ditanah tak sadarkan diri.


Yu Fei bersama dengan bawahannya menyerbu maju menyerang Long bersaudara.


"Para idiot!! Gulungan Angin Topan!!" Long Tianming dalam bentuk raksasa mengibaskan tangannya. Segelintir angin raksasa menghantam kearah orang-orang yang menyerang itu.


"Wush!! Bum! Bum!"

__ADS_1


"Argh..aahh..." Beberapa bawahan Yu Fei terpelanting dan luka dalam.


Yu Fei, Ling Xu dan Tong Cu berhasil lolos dari jurus Long Tianming mereka bertiga mengarahkan serangan pada Long Tianam.


"Cih!!" Melihat serangan itu Long Tianam mengangkat tangannya tinggi-tinggi.


"Gerrrr...." Petir menggelegar di langit dan sudah dalam genggaman Long Tianam.


"Kutukan Dewa!!" Petir itu di ayunkan Long Tianam seperti cambuk menghantam ketiga orang itu.


Criit..


"Arghh.." ketiga orang itu terpental ketanah, tubuh mereka tersengat petir, menggelepar beberapa kali lalu tak sadarkan diri.


Su Hainy yang telah selesai memulihkan diri mendengus marah melihat orang-orang di sekitarnya terkapar kalah di tangan dua orang itu.


"Kalian yang memaksaku!!! Hiyaaaa..." Gelombang kekuatan besar mengalir menyelimuti tubuh Su Hainy akibat lipat ganda kekuatan yang di berikan ketujuh Roh Naga. Ia mengambil resiko besar agar memenangkan pertarungan itu.


Dengan pasokan kekuatan itu ia berada di Alam Manusia tingkat Kaisar Puncak. Matanya menyalakan Api Emas, Nafasnya mengeluarkan kabut ungu, tangan kanan berwarna hitam dan tangan kirinya berwarna merah menyala.


Syut!!!


Dengan gerakan ringan Ia telah berada didepan Long Tianam.


"Bam!! Krak!!" Pukul keras Su Hainy yang menghantam Long Tianam mematahkan tulang rusuknya Ia terpelanting menghantam pohon


"Arrgghh..." Matanya mendelik dengan nafas memburu. Dengan Teleportasi Su Hainy telah tiba pula didepan Long Tianam.


"Tap!!" Jari tengah dan telunjuk Su Hainy menepel di kening Long Tianam.


"Waktu Berjalan Tanpa Henti, Air Mengalir Tanpa Batas."


"Syutt..." Esensi Kehidupan Long Tianam langsung di serap oleh Su Hainy.


"Arrrggghhh..." Teriakan panjang Long Tianam berakhir setelah tubuhnya mengering.


"Adikkk...." Long Tianming berteriak keras, hanya dalam sekejap saja adiknya telah mati.


"Bocah bangsatt!! Matilah!!!" Ujung pedang Long Tianming menghujam kearah Su Hainy.


"Trang!!!" Pedang itu langsung hancur begitu beradu dengan lengan kiri Su Hainy.


Wush!


"Buk!!" Tau-taunya pukulan Su Hainy sudah bersarang di dada Long Tianming.


"Arrgghhh.." Ia rebah ketanah dan langsung mengecil.


Su Hainy langsung menyusulnya.


"Tap!! Waktu Berjalan Tanpa Henti, Air Mengalir Tanpa Batas."


"Syutt.."


"Aarrrgggg..." Long Tianming mati seperti saudaranya, tubuh mengering seperti tengkorak.


Pertaruangan panjang itu berakhir Sudah dan Su Hainy langsung jatuh di tanah tak sadarkan diri.


TERIMA KASIH TELAH MEMBACA..


TUNGGU KISAH SELANJUTNYA..

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN TINGGALKAN HADIAH DAN VOTENYA..


__ADS_2