
Keesokan harinya, Mike benar-benar melaksanakan ancaman nya. Dia mengadakan konferensi pers dan mengoar-ngoarkan kepada Media bahwa Hinata telah berselingkuh darinya.
"Dia mempunyai lelaki idaman lain. Karena itulah Nat ingin berpisah dariku " tutur Mike dengan wajah dibuat sedih.
"Jadi, Hinata memiliki kekasih? Apa itu berarti dia berselingkuh di belakang mu. moke?" Tanya seorang reporter.
Mike tak menjawab. Ia hanya memberikan senyuman yang terlihat menyedihkan kepada reporter tersebut.
Berbagai asumsi pun muncul di kepala para pencari berita itu.
"Siapa orang nya, Mike?" Tanya reporter Nick to the point.
"Itu.." Mike tampak ragu untuk memberitahukan jawaban nya. Pada akhirnya ia hanya berkata.
"Maaf.. aku tak bisa memberitahukan nya. Bagaimanapun juga, aku tak ingin membuka aib Hinata lebih dari ini. Karena jujur, aku masih mencintai nya.." Mike menampilkan drama lewat matanya yang berkaca-kaca.
Dan wajah sedih nya itulah yang kemudian menjadi foto headline di beberapa surat kabar terkemuka.
Judulnya bervariasi. Seperti, 'Mike Ditinggal karena Lelaki idaman Lain!'. Atau juga. 'Hinata selingkuh, Balas Dendam karena Dimadu?'. Serta beberapa variasi judul headline yang beragam-ragam.
***
Brak!
Hinata menggebrak meja. Ia geram sekali usai membaca majalah yang dibawakan oleh Deril untuk nya. Saat ini ia berada di kamar hotel. Rencana nya ia akan membuat konferensi pers hari ini. Tapi sepertinya rencana itu harus ia tunda.
Media masih terlalu ramai menuding Hinata kalau ia telah melakukan selingkuh. Beberapa pihak mendukung aksinya itu. Pihak ini umumnya adalah para wanita yang menjadi haters pelaku poligami.
Ada juga yang tak setuju dengan aksi balas dendam Hinata. Mereka menyebutnya sebagai wanita mura han dan tak berkelas. Serta ada juga yang acuh dan hanya menjadi penonton saja.
"Kamu lupa memprediksi ini kah, Nat? Selanjutnya apa yang akan kau lakukan?" Tanya Deril dengan raut wajah cemas.
"Yah.. bisa dibilang begitu.." sahut Hinata singkat.
"Mike sepertinya tak berani menyebutkan nama James. Karena pria itu memiliki status yang jauh berada di atasnya. Tapi desas-desus nama James sudah mulai menyebar di telinga Media."
__ADS_1
"Meski tak ada yang berani mengangkat nama James hingga ke atas kertas. Karena.. yah.. kau tahu sendiri kan? Union Grup memiliki kekuatan global yang sangat besar. Para wartawan juga tak ingin kehilangan pekerjaan mereka, bila mereka berani menyandingkan nama James dengan mu!" Imbuh Deril lebih lanjut.
"Kau benar. Tak akan ada wartawan gila yang mau mempertaruhkan karir mereka hanya untuk menerbitkan berita gosip tentang James dan juga aku," imbuh Hinata pula.
"Kecuali mungkin.. satu orang wartawan itu!"
Hinata tiba-tiba didera kecemasan kembali saat sebuah nama terlintas di benak nya.
Derik mengerutkan kening saat mendengar penuturan Hinata tadi.
"Maksud mu bukan.. Nick kan?" Tanya Deril dengan kening berkerut.
"Siapa lagi?" Tanya balik Hinata.
"Hah!! Lelaki kurus itu tak akan berani melakukannya, Nat! Aku menjamin itu!" Seru Deril begitu percaya diri.
"Benarkah?" Tanya Hinata lagi yang masih merasa sangsi.
Wanita itu kini sedang memainkan gawai nya. Ia membuka laman pribadi Nick untuk meng scroll layarnya hingga ke bawah. Setelah selesai membaca hingga ke halaman terbawah, Hinata kembali menelusuri website nya Nick tersebut. Hingga tiba-tiba saja..
"Hah?"
Deril yang kebingungan pun segera mengambil gawai milik Hinata untuk kemudian membaca sebuah artikel terbaru yang terbit di web site milik Nick. Dari judulnya saja, Deril sudah bisa menebak keseluruhan isi dari artikel tersebut.
"Mengungkap Mr. X! Teman Selingkuh Hinata!'" Nat! Dia benar-benar melakukan nya??!" Pekik Deril tak percaya.
Hinata hanya membalas dengan helaan napas panjang.
"Bacalah hingga ke bawah, Ril. Si Lidah Beracun itu benar-benar menebarkan racunnya kali ini!" Komentar Hinata kemudian.
Deril segera mengikuti usulan Hinata. Lelaki itu pun membaca isi artikel yang telah diketik oleh Nick.
'Model cantik Hinata dikatakan telah menikung Mike. CEO Mi-Star, dengan seorang Mr. X. Berdasarkan beberapa bukti faktual, terdapat beberapa pria yang bisa disinyalir sebagai Mr. X tersebut. Salah satunya adalah James Carls, CEO dari Perusahaan raksasa Union Grup.
Perkenalan Hinata dan James diawali saat Union Grup hendak berinvestasi ke Mi-Star. Investasi itu seharusnya menjadi milik saingan terberat Mi-Star, yakni Alfa Star. Namun dengan kelihaiannya Hinata berhasil membujuk James untuk berinvestasi ke perusahaan suaminya itu.
__ADS_1
Tanpa Mike ketahui, Hinata masih berhubungan baik dengan James. Bahkan semakin dekat. Ini bisa dibuktikan melalui pemilihan Hinata sebagai artis terpilih yang memerankan alah satu pemeran wanita dalam video musik LINK.
Di mana saat itu, James bertindak sebagai jurinya. Menurut sumber yang namanya dirahasiakan, ia sempat mendengar saat James menyatakan cinta nya kepada Hinata. Nyatanya James tak bisa menolak pesona luar biasa dari sang mantan Ratu Model tersebut.'
"Gila, Nat! Nick benar-benar gila! Dia bakal ngundang bahaya ke dirinya sendiri. Dan dia masih juga berani nerbitin artikel ini?!" Ujar Derik tak percaya.
"Hh.. sedari dulu kita juga sudah tahu kan. Kalau Nick memang gila!" Komentar Hinata yang kini termenung diam.
Setelah beberapa lama, Hinata kembali menambahkan.
"Kamu belum baca sampai paragraf terakhir ya, Ril?" Tanya Hinata tiba-tiba.
"Buat apa?! Bukankah isinya sudah jelas sampah semua!" Omel Deril seraya melirik ke ponsel Hinata yang tadi sudah ia letakkan kembali ke atas meja.
"Nah.. tapi kamu harus baca dua paragraf terakhir dari artikel tadi, Ril.." Hinata memberi usul.
"Memangnya kenapa sih, Nat?" Tanya Deril yang masih juga enggan mengikuti usulan Hinata.
Lelaki itu sudah malas untuk membaca artikel sampah buatan Nick si Gila.
"Karena Nick juga menyebutkan nama mu sebagai salah satu terduga Mr. X, Ril. Entah bagaimana ia bisa mengendus pertemanan kita. Jadi, besar kemungkinan, sebentar lagi Mike akan menginterogasimu juga," papar Hinata menjelaskan.
"APA?!!" Deril sangat terkejut atas ucapan Hinata tadi.
Lelaki itu pun bergegas membaca dua paragraf terakhir yang tadi ia lewatkan. Dan, ternyata Hinata berkata benar. Nick juga mencatut namanya sebagai salah satu kandidat Mr. X nya Hinata.
"Sial! Nat! Kau harus melakukan sesuatu untuk membalas Mike dan juga si Gila ini ya! Katakan padaku, apa yang bisa ku bantu! Aku akan membantu mu melawan dua lelaki bodoh itu!" Ujar Deril berapi-api.
"Hmm.. aku terpikirkan sebuah rencana sih.." jawab Hinata ragu-ragu.
"Cepat katakan apa rencana nya, Nat?! Aku sudah tak sabar untuk membuat perhitungan dengan si Nick!" Seru Deril masih tampak kesal.
"Nah. Rencananya begini.."
Dan, kedua orang itu pun lanjut mendiskusikan rencana baru dari Hinata selama setengah jam berikutnya.
__ADS_1
***