Saya Tidak Peduli Pada Mu

Saya Tidak Peduli Pada Mu
Apa kalo kita pacaran?


__ADS_3

Tett....Tettt...Tett...


Bel pulang pun di bunyikan membuat seluruh siswa ricuh ingin segera pulang ke masing-masing rumahnya.begitu pun aku dan Bella.Ketika aku mencoba berdiri dari kursi ku mulut Bella langsung mencerocosiku soal jaket yang melingkar erat di pinggangku.


"Cie....jaket siapa tuhh?,"goda Bella.


"Barra," jawabku datar dengan sibuk merapihkan isi tasku.


"Alah...alahh...,"


Namun Bella masih saja menggoda, sampai ia puas menggoda serta meledekku lalu ia pun pulang lebih dulu dan meninggalkanku.tak lama setelah itu motor sport Barra berhenti tepat di depanku.


"Ayo...tuan putri, "ujar Barra tersenyum manis.


Aku pun mulai membalas kalimat-kalimat romantis dari Barra agar aku tidak terlihat gugup di depannya.


"Baik...Pangeran," ujar ku tersenyum manis.


Rasanya ingin terus bersama Barra namun perjalanan kami cukup singkat rasanya.


Rin...udah nyampe, "ujar Barra mengingatkan.


"Oh iya," ujar ku lalu turun dari atas sepeda motornya.


"eumm...jaketnya gua cuci dulu yah,"lanjut ku


"okeyy bye," jawabnya dan meninggalkan pekarangan rumah ku.


Namun aku tetap saja berdiri dan terus melihat kepergian Barra walaupun sebenernya sudah tak terlihat wujudnya.

__ADS_1


"Udah kak...udah gak keliatan kali...," ujar alya yang ternyata sedari tadi sudah duduk di depan teras. Yang sejujurnya membuatku terkejut.


"Apa sih lu dek,"ujar ku kemudian masuk ke dalam rumah


Setelah bersih-bersih aku baru ingat ternyata pukul 14.30 Barra akan ke rumahku untuk belajar bersama.sehingga aku pun merapihkan ruang tamu dengan sangat teliti padahal sudah rapi. entahlah sikapku menjadi sangat aneh sekarang ini.


"Udah kak udah rapih nungguin kak Barra yah,"ujar alya


lagi-lagi anak ini selalu saja memergokiku saat tak karuan terhadap Barra.


"Apa sih lu koment mulu," ujar ku tak acuh.


Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Barra pun tiba.aku pun secara refleks langsung merapihkan rambutku seolah akan datang seorang pangeran ke rumahku.


"Assalamualaikum.. permisi tante,"ujar Barra sembari bersalaman pada mamah.


"Waalaikumsalam eh nak Barra baru ke sini lagi yah," ujar mamah.


"Waalaikumsalam kak Barra ,"ucap Alya dengan penuh semangat.


"hai Alya," Barra melambaikan tangan nya.


"kak ada yang nungguin loh dari tadi,"lanjut Alya yang terus menatapku.


"Dasar anak ini hobi banget ngeliat kakaknya malu di depan Barra,awas lu yah," gerutu ku


"Iya?,"tanya Barra mengindahkan ucapan Alya dengan tersenyum menatapku.


"Barra yuk kita mulai belajar," ujar ku agar aku tidak terus salting di buatnya.

__ADS_1


"belajar apa pacaran?, "Sambung Alya.


"Apa sih dek,"Ujar ku sambil menghampiri Alya agar ia mau pergi ke kamarnya.


"sonoh...,"


"Mah...nih Alya gak mau ngerjain tugas mah...,,"aku pun mengadu pada mamah.


"Alya...jangan ganggu kakak kamu pacaran ups belajar maksudnya,"Ujar mamah dengan senyum manisnya ternyata mamah sama saja dengan Alya membuatku tidak karuan di depan Barra.


"Oke..mah ," jawab Alya dengan tersenyum dibuat-buat menatapku.


"Mamah ihhh,"ujar ku


"iya enggak cepet belajar loh,"


Kami pun akhirnya belajar dan aku rasa belajar kali ini sangat berbeda lebih seru dari belajar bersama sebelumnya. kami menghabis satu jam lebih untuk belajar dan bergurau tentunya.


"Rin kayanya kalo kita pacaran banyak yang setuju yah?,"ujar Barra dengan senyum lebar melingkar di wajahnya.


Tiba-tiba entah apa yang mengantarkan Barra berbicara demikian.Sejujurnya aku terkejut dan senang mendengarnya namun aku tidak mau terlihat senang di depannya.Itu akan membuat reputasiku rendah di depannya.


"Apa kalo kita pacaran? enggak ,gua gak mau sama lu," ujar ku


Aku pun refleks menjawab seperti itu, karena aku masih ingat pengakuan Barra bahwa Barra tidak suka kepadaku aku tidak mau kalo Barra tahu aku menyukainya nanti ia akan meledekku dan mempermalukanku di sekolah.


"Ohh,"Respon Barra ketus.


Entah apa yang salah dariku tapi setelah membicarakan hal tadi sikap Barra berubah begitu saja sampai ia pun pamit pulang dari rumahku.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2