SECERCAH ASA DIBALIK SUNSET

SECERCAH ASA DIBALIK SUNSET
AWAL DARI AKHIR SEMUANYA


__ADS_3

Jalanan yang ramai dan padat, serta pemandangannya yang indah tak membuat sepasang mata seorang gadis memanja di buatnya. Malahan lelehan air mata terus saja keluar dari pelupuk matanya yang indah.


Flashback


"Yah kamu gak bisa gitu dong Al, jangan karena aku anak broken home, lantas kamu seenaknya aja nginjak nginjak harga diri aku. Apa tadi kamu bilang? Aku harus membuktikan dan mendeskripsikan rasa cinta dan sayang aku dengan menyerahkan tubuh aku?. Haha, aku gak tau mau ngomong apa lagi. Yang pasti aku gak akan nyerahin tubuh aku buat lelaki brengsek seperti kamu. Dan ingat baik-baik, mulai sekarang gak ada hubungan apa-apa lagi di antara kita berdua. Bye," Ucap Tayana dengan emosi yang sudah meluap luap, dan hendak pergi dari tempat itu. Namun ucapan Aldi menahannya untuk segera pergi.

__ADS_1


"Naif lo, dulu aja lo kejar-kejar gue. Sekarang gue minta bukti lo sok jual mahal. Heh, rendah banget lo ja**ng. Awas aja lo mohon-mohon sama gue buat balikan. Cium dulu kaki gue, baru gue mau," setelah mengatakan itu, Aldi langsung pergi dari tempat itu dan tak menghiraukan seorang gadis yang tersakiti atas sikap dan ucapannya.


Flashback end


"Jangan terus ratapi kesedihanmu, kau bersedih seakan akan hanya kau saja yg memiliki masalah hidup. Nikmatilah hidupmu anak kecil, kalau kau terbawa arus masalahmu, kapan lagi kau nikmati indahnya dunia ini.Nih,hapus air matamu itu. Kau terlalu cantik untuk mengeluarkan air mata sebanyak itu," Ucap pria itu sambil menyodorkan sapu tangan miliknya. Kemudian berlalu pergi setelah mengatakan itu.

__ADS_1


"Siapa yg berbicara tadi, apa jangan jangan itu malaikat izrail ya yang bicara barusan.Oh tidak, ampuni aku Tuhan, aku janji bakal bangkit dari keterpurukanku. Tapi ku mohon, jangan ambil dulu nyawaku. Hutangku masih banyak," batinnya meronta ronta bergemuruh mengingat dan menebak bahwa suara tadi adalah suara malaikat pencabut nyawa. Lantas ia langsung bergegas untuk pulang ke kosannya agar lelahnya hilang.


.............


Deru nafasnya memburu memasuki sebuah kos yg terbilang lumayan layaklah ditempati oleh dua orang mahasiswa. Setelah memasuki kos tersebut, ia pun membanting pintunya dengan keras sampai orang yang berada di dalamnya terjengkit kaget karena hal itu.

__ADS_1


"Woy begek lo kenapa sih. Ada masalah apa sih kawan. Sini- sini cerita sama barbie, biar muka lo gak kusut kek jemuran kita," Ucap Renzah dengan menepuk-nepuk kursi di sampingnya hingga membuatnya terbatuk karena debu dari kursi itu.


"Gue udah putus sama cowok berengsek itu. Sumpah ya zah, gue pengen nyerah aja sama hidup gue. Toh gak ada yang peduli sama gue, nyokap sama bokap gue aja udah pisah. Dan sekarang mereka sibuk sama dunia mereka sendiri, ninggalin gue yang belum tau arti kehidupan ini apa. Hiks, gue gak punya siapa-siapa lagi sekarang zah. Terkadang gue iri ngeliat anak diluaran sana yang punya keluarga harmonis dan teman terdekat yang sayang sama mereka," Ucap Tayana kepada Renzah dengan terisak. Sedangkan renzah hanya mendengarkan sahabatnya itu bercerita seraya mengelus bahunya supaya ia tegar menghadapi dunia ini. Karena ia tau betul gimana rumitnya hidup Tayana sedari dulu.


__ADS_2