SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Mata Sheiju


__ADS_3

Akhirnya Shin Yan berhasil lolos dari lilitan ular kiriman dari siluman singa yang menyerangnya dengan kekuatan segel kutukan yang ada pada tangan kananya, Ular tersebut tidak terlihat seperti hanya siluman singa, dan hanya Shin Yan yang bisa merasakan hawa keberadanaanya tanpa melihatnya.


Sementara itu Thobi dan Lan Ji tidak bisa bergerak karena lilitan dari ular yang tak terlihat tersebut, karena memang mereka berdua tidak bisa merasakan hawa keberadaanya dan tidak bisa melihatnya. Mereka berdua hanya bisa berharap pada Shin Yan.


Shin Yan menggunakan kekuatanya dan memusatkan cakranya ke tangan kananya dan membuat pusaran api yang terfokus pada tangan kananya saja, karena tubuhnya tidak bisa bergerak dan lilitan dari ular tersebut yang terus menekan tubuhnya. Akhirnya Shin Yan membakar ular tersebut hanya dengan sekali serangan yang mengenainya langsung di bagian tubuh Shin Yan.


Seketika itu juga ular yang melilit tubuh Shin Yan terbakar dan melepas lilitanya, Ular itu menampakkan wujudnya ketika terbakar. Sontak mereka semua terkejut dengan wujud ular tersebut.


“Jangan bergerak Thobi, Lan Ji, ada sesosok ular juga yang melilit tubuh kalian hingga kalian tidak bisa bergerak, sama halnya sosok siluman singa, dia juga tidak terlihat dan langsung menyerang kalian dan juga aku.” Ujar Shin Yan sambil memusatkan kekuatanya lagi untuk mencoba membantu Thobi dan Lan Ji lepas dari lilitan Ular yang menyiksanya.


Kali ini dengan kekuatan elemen api amaterasunya Shin Yan mendekat ke arah Thobi dan juga Lan Ji untuk menyelamatkanya.


Akan tetapi siluman Singa tidak tinggal diam, seketika itu ketika Shin Yan mencoba untuk mendekat dan menyelamatkan Thobi dan Lan Ji dari lilitan Ular, tiba-tiba Tubuh Thobi dan Lanji tertarik ke atas dan mengeluarkan asap hitam seperti yang siluman singa punya. Dan ternyata siluman Singa mencoba untuk membunuh Thobi dan Lan Ji dengan kekuatan gaibnya.

__ADS_1


“Apa yang terjadi kenapa tubuhku tidak bisa bergerak begini.” Bathin Lan Ji dan Thobi. Dengan ekspresi terkejut melihat Thobi dan Lan Ji tidak bisa bergerak dan melayang ke atas. Shin Yan berkata “Apa yang kau lakukan dasar siluman bodoh, jangan main-main dengan kami.” Seketika itu juga Shin mencoba menyelamatkan mereka dengan mengejarnya ke arah atas, akan tatapi usahanya tidak berhasil, Shin Yan terlempar ke bawah karena terkena dari efek asap hitam yang menyelimuti tubuh Thobi dan juga Lan Ji.


“Apa yang terjadi, asap hitam itu tidak bisa aku sentuh.” Bathin Shin Yan. Seketika itu juga Thobi dan Lan Ji mencoba untuk melepaskan diri dari pengaruh gaib yang mereka terima dengan kekuatan segel kutukan yang ada pada tubuh mereka masing-masing.


“Lan Ji fokuskan cakramu ke tangan kirimu, keluarkan kekuatan elemen air dan cobalah untuk keluar dari pengaruh gaib dan lilitan ular ini.” Ucap Thobi kepadanya yang sama-sama terbawa ke atas.


Thobi mencoba keluar dari lilitan ular yang menjeratnya dengan menggunakan pusaran kekuatan elemen angin yang dia pancarkan ke seluruh tubuhnya, seketika itu tubuh Thobi mengeluarkan elemen angin yang sangat dahsyat sehingga dia berhasil keluar dari lilitan siluman ular yang menjeratnya.


Kedua ular yang melilit Thobi dan Lan Ji seketika itu terlepas dari tubuh Thobi dan Lan Ji dan menampakan wujudnya, keduanya hangus tak berdaya.


Thobi dan Lan Ji yang waktu itu sudah terlepas dari pengaruh gaib yang menyerangnya, turun dari atas dan mendarat ke tanah dan menemui Shin Yan. “Tidak usah khawatir Shin kita bisa melawan pengaruh gaib dan ular itu dengan kekuatan dari tanda kutukan dan kekuatan elemen kita masing-masing.” Ucap Thobi kepada Shin Yan sambil menghela nafas, dan merasa lega karena sudah behasil terlepas dari lilitan siluman ular dan pengaruh gaibnya.


“Kami berdua kesulitan melawanya, dia tak terlihat oleh mata, kekuatan itu sangat menyulitkan.” Ucap Lan Ji kepada Shin Yan. “Kita akan sangat sulit melawan mereka kalua kita tidak bisa melihatnya, aku bisa merasakan aura atau cakra mereka, kan tetapi itu saja tidak akan cukup untuk melawanya.” Jawab Shin Yan.

__ADS_1


Tiba-tiba dari arah yang berlawanan serangan jarum bambu runcing berukuran kecil namun sangat banyak menyerang secara tiba-tiba ke arah Thobi, Shin Yan dan Lan Ji berada. Mereka semua tidak menyadari akan serangan tersebut dan mengenai mereka bertiga. Tubuh mereka bertiga bercucuran darah karena terkena serangan jarum bambu tersebut. “jarum ini beracun, kenapa kita bisa mengenai kita, dari mana serangan tersebut berasal.” Ucap Lan Ji sambil menahan rasa sakit akibat tusukan jarum bamb itu.


“Ha ha ha ha ha ha ha” Terdengar suara ketawa jahat dari siluman singa yang telah berhasil menyerang mereka bertiga secara bersamaan.


Tiba-tiba Lan Ji yang waktu itu terkena serangan jarum bambu terjatuh tidak sadarkan diri. Thobi dan Shin Yan mencoba menolongnya. Akan tetapi beberapa saat kemudain Lan Ji tersadar. “Lan Ji mata kirimu berubah menjadi merah dan ada tiga pola titik hitam dimatamu.” Ucap Shin Yan kepadanya.


“Kenapa mata kiriku tiba-tiba sakit sekali” Bathin Lan Ji saat itu dan mencoba untuk bangkit. Saat itu juga mata kiri Lan Ji mengeluarkan air mata darah dan tiba-tiba secara mengejutkan tanpa dia sadari dirinya bisa melihat keberadaan para siluman singa penunggu hutan dengan mata kirinya tersebut. “Shin di belakangmu, dia berdiri tepat di belakang pohon itu.” Ucap Lan Ji dengan nada pelan seakan-akan memberi kode untuknya.


Dengan kekuatan elemen api amaterasu yang ada pada tangan kananya Shin Yan langsung menyerang ke arah persis yang dikasih tau oleh Lan Ji, dan membakarnya secara langsung saat itu juga.


Dari arah pohon yang dibakar oleh Shin Yan saat itu juga tiba-tiba keluar wujud dari raja siluman singa yang berlindung di belakang pohon. “Dia bisa mengetahui dimana posisiku berada, tidak mungkin.” Ucap raja siluman singa dengan ekspresi terkejut yang keluar menampakan dirinya karena serangan dari Shin Yan yang mengenainya.


“Benar dugaanku, penglihatan dari mataku ini tidak salah, mata kiriku ini benar-benar bisa melihatnya dengan jelas saat dia tak menampakan wujudnya.” Ujar Lan Ji. “Mata apa itu sebenarnya, darimana kamu bisa mendapatkanya.” Ucap Thobi yang berada di sampingnya. “Aku juga tidak tau pasti, tapi tiba-tiba mataku berdarah dan bisa aku bisa melihat wujud mereka dengan satu mata kiriku ini.” Jawab Lan Ji.

__ADS_1


__ADS_2