SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Pertarungan Antara Hidup dan Mati Bag.02


__ADS_3

Setelah mendapat kekuatan cakra kegelapan Raja Grandiya dengan tongkat hitamnya mampu membuat Lan Ji, Shin Yan dan Thobi terpental karena tamparan dari tongkatnya, bahkan dari jarak jauh sekalipun. Mereka bertiga merencanakan strategi untuk melawan Raja Grandiya dan Ratu Selenmayang beserta naga hitamnya. Shin Yan dan Thobi mempercayakan Raja Grandiya kepada Lan Ji, karena hanya dia yang mempunyai kekuatan mata Sheiju yang akan menandingi kehebatan dari Raja Grandiya.


Menggunakan kekuatan tanda kutukan yang ada pada tubuhnya, Lan Ji meningkatkan kekuatan level bertarungnya. Tanda kutukan yang ada pada dahinya menyebar ke seluruh tubuhnya. Cahaya kuning terpancar mulai dari kepala hingga ke kakinya. Lan Ji terbang ke atas menggunakan pusaran elemen air yang ia kendalikan.


"Percayakan saja padaku, aku akan mengalahkannya dengan kekuatan tanda kutukan yang aku punya. Kalian berdua urus Ratu Selenmayang yang ada di sana." Ucap Lan Ji.


Melihat keseriusan dari Lan Ji, mereka berdua pun yakin akan keputusannya, dan meninggalkannya sendirian melawan Raja Grandiya dan naga hitamnya.


Shin Yan memanggil Katak Samurainya lagi untuk membantunya. Dengan menggosokkan batu hijau yang ada di jari tengahnya. Kabut asap keluar didepan Shin Yan, disusul dengan kemunculan Katak Samurai dengan pedangnya.

__ADS_1


"Ada perlu apa lagi kau memanggilku kesini, apa kalian sedang ada masalah lagi." Ucap Katak Samurai sambil mengibaskan pedangnya.


"Aku membutuhkan bantuanmu wahai Katak Samurai Dewa Hosikinshi! Musuh kita kali ini tidak jauh berbeda dengan Raja Siluman Singa hutan belantara, mereka berdua adalah makhluk yang sama. Aliran cakra roh kegelapan ada pada keduanya." Ujar Shin Yan kepada katak samurainya sambil menatap kedua matanya.


Ditengah-tengah perbincangannya, Ratu Selenmayang terbang ke arah Shin Yan menggunakan selendang merahnya. Ia mencoba untuk menyerang secara langsung kepada katak samurai yang baru saja muncul.


Namun, Lan Ji yang saat ini berbeda dengan dirinya yang tadi, Kekuatan yang ia peroleh dari tanda kutukan yang ada pada tubuhnya membuat kecepatannya meningkat sangat drastis daripada biasanya.


"Tidak kusangka, kau bahkan memiliki kekuatan sehebat ini, wajar saja kalau Dewa Hashijin menginginkan kekuatan itu." Ucap Ratu Selenmayang dengan ekspresi kaget melihat kekuatan dari Lan Ji yang meningkat drastis.

__ADS_1


"Kalian berdua! Dan katak samurai cepat habisi Ratu Selenmayang, kita sudah tidak punya banyak waktu. Sebelum matahari benar-benar terbit kita harus segera selesaikan pertarungan ini secepatnya. Biar aku yang urus Raja Grandiya dan Naga Hitamnya." Perintah Lan Ji sembari berjalan ke arah Raja Grandiya.


Mendengar ucapan dari Lan Ji mereka berdua, Shin Yan dan juga Thobi naik di atas katak samurai dan langsung menyerang ke arah Ratu Selenmayang berada.


"Aku percayakan dia padamu!" Teriak Thobi dari atas punggung Katak Samurai yang sedang melompat tinggi.


"Jangan remehkan aku! Dasar bodoh!" Teriak Raja Grandiya yang melaju kencang dengan kuda hitamnya ke arah Lan Ji yang berada di atas pusaran air yang ia ciptakan.


Dengan sigapnya Lan Ji melontarkan serangan elemen air kepada kuda hitam yang berlari ke arahnya dengan cepat. Dari serangan tersebutlah kuda itu langsung terseret arus dari serangan air yang Lan Ji lontarkan. Namun Raja Grandiya dengan tongkat hitamnya melompat dari atas kudanya dan langsung melontarkan serangan tongkat hitam yang memanjang ke arah tubuh Lan Ji yang berada di atas.

__ADS_1


Lan Ji mencoba melawan serangan tongkat hitamnya dengan pusaran petir berbentuk pedang dari tangannya. "Tidak bisa diremehkan. Tongkat hitam ini memang benar-benar hebat, dia bahkan mampu menembus pusaran air milikku dengan mudahnya." batin Lan Ji sambil menahan serangan tongkat hitam yang memanjang ke arah pusaran pedang petir miliknya. Sampai pada akhirnya serangan mereka berdua terpental terkena diri mereka masing-masing.


__ADS_2