SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Antara Hidup dan Mati


__ADS_3

Melihat kebangkitan dari raja siluman singa mereka bertiga kagetnya bukan main, luka-luka yang ada di tubuhnya pun dapat meregerasi dengan cepat, dengan kabut asap yang ia keluarkan tanpa sepengetahuan dari tim Senju.


Kebangkitan raja siluman singa dengan penampilan serta kekuatanya tiba-tiba meningkat drastis dengan kemunculan ekor di belakang tubuhnya. Shin Yan dapat merasakan kekuatan yang ada padanya.


Tidak bisa dipungkiri serangan kombinasi yang begitu hebatnya dari Lan Ji, Shin Yan dan juga Thobi tidak mempan sama sekali kepada siluman singa itu.


“Tidak usah panik begitu dasar para manusia bodoh, inilah kekuatanku yang sesungguhnya, akulah raja terkuat di hutan ini. Tidak akan ada manusia yang bisa keluar dari hutan ini, termasuk kalian bertiga.” Ucap siluman singa itu sambil menunjuk ke arah Lan Ji.


Langsung saja secara tiba-tiba ekor dari raja siluman singa itu memanjang dan dengan cepatnya langsung menyerang ke arah Lan Ji dan melilitnya dengan ekornya. “Cepat sekali tidak mungkin!” bathin Lan Ji yang saat itu mati langkah saking terkejutnya.


Shin Yan dan Thobi hanya bisa terdiam dan mencoba menghindar dari serangan ekor siluman itu yang mengenai Lan Ji. Dan memang pada saat itu kondisi tidak menguntungkan bagi Lan Ji, karena mata kiri Sheijunya masih belum pulih dari pertarungan sebelumnya.


Ekor dari siluman singa itu memanjang serta melilit tubuh dari Lan. “Manusia ini kah yang mencoba membunuhku dengan menyerang bagian vital dari tubuhku.” Teriak siluman singa tersebut dengan kekuatan ekornya yang berhasil melilit tubuh Lan Ji dan mengangkatnya ke atas udara.


“Lepaskan aku, atau kamu akan mati dasar siluman bodoh!” ucap Lan Ji yang tidak bisa bergerak karena lilitan dari ekor siluman singa yang mengikat tubuhnya dengan erat.


“Kaulah yang bodoh! dengan kondisi seperti ini harusnya kamu tidak bicara seperti itu, aku akan menyerap semua cakramu dengan ekorku ini.”


Lan Ji dengan kondisi tubuhnya yang tidak bisa bergerak mencoba untuk mengeluarkan kekuatan badai petir yang ia fokuskan ke tubuhnya untuk menyengat ekornya, akan tetapi tiba-tiba kekuatanya tidak merespon sedikitpun. “tidak mungkin! Kenapa dengan kekuatanku, kenapa tiba-tiba cakraku makin lama makin menipis, dan aku pun tidak bisa mengeluarkan kekuatan petirku.” Ucap Lan Ji. “Shin Yan, Thobi lakukan sesuatu, dan selamatkan aku dari cengkrama ekor ini.” Tambahnya.

__ADS_1


Ekor dari siluman singa itu pun makin lama makin membesar setelah menyerap beberapa cakra dari Lan Ji. “Dasar sampah, sampai disini saja ternyata cakra yang ada dalam tubuhmu.” Ucapnya dengan menggoyangkan tubuh dari Lan Ji.


“Apa yang harus kita lakukan Shin, siluman itu telah menyerap semua cakra dari Lan Ji, tidak bisa dibiarkan, kita harus melawan dan menyelamatkanya. Ujar Thobi yang ada disampingnya.


“Dengan kemampuan pedang dan lompatanya yang tinggi serta ketangkasanya, aku akan mencoba untuk memanggil katak samurai yang ada batu hijau ini untuk membantu kita menyelamatkan Lan Ji.” Ucap Shin Yan sambil mengelus batu hujau yang ada pada jari tengahnya.


Munculah secara tiba-tiba katak samurai besar dengan pedang di belakang punggungnya dari batu hijau dijari tengah Shin Yan, tepat di depan Thobi dan Shin Yan berada sekarang.


“Aku meminta bantuanmu wahai katak samurai dewa hosikinshi, kita telah datang ke hutan ini dengan tujuan ingin melewatinya, akan tetapi hutan ini ternyata milik dari siluman iblis singa yang tidak membiarkan siapapun yang sudah berani masuk untuk bisa keluar hidup-hidup.” Ujar Shin Yan.


“Teman kita Lan Ji butuh bantuanmu, lihatlah kesana!” ujar Shin Yan sambil menunjuk ke arah dimana Lan Ji tersiksa oleh siluman singa.


Akan tetapi ekor itu masih bisa menyerang dan mencoba melilit katak samurai. Dengan lompatan yang tinggi katak samurai berhasil menghindar dari serangan balasan dari ekor yang telah ia potong. “Kurang ajar! Katak sialan.” Ucap siluman singa dengan ekspresi marahnya.


“Percuma saja kamu menyelamatkan manusia itu, aku telah menyerap semua cakra darinya, sudah cukup bagiku untuk bangkit dari kekalahanku yang sebelumnya dan akan ku habisi kalian semua.” Ujar siluman singa. “Kali ini dia beruntung telah diselamatkan oleh katak samuraimu itu.” Tambahnya dengan menunjuk ke arah katak samurai yang teah menyelamakan Lan Ji.


“Percuma saja! Cakranya telah diambil oleh siluman singa itu, dia tak sadarkan diri.” Sembari melompat ke arah Shin Yan berada dan meletakan Lan Ji yang tak sadarkan diri didepanya.


“Tidak mungkin! Bangun Lan Ji.. bangun.. kamu tidak boleh mati disini.” Ucap Shin Yan dengan sedihnya melihat Lan Ji yang tak sadarkan diri sembari memegang tanganya.

__ADS_1


“Percuma saja Shin cakranya telah diambil, sata-satunya harapan kita adalah Shojin yang dapat memulihkanya, sini biar aku yang membawanya kesana, kamu dan katak samuraimu tolong bantu aku dengan mengalihkan perhatianya sebentar.” Ucap Thobi yang ada disampinganya. “Percaya padaku, ini semua belum berahir masih ada harapan buatnya.” Tambahnya.


Saat itu juga katak samurai menuruh Shin Yan untuk naik dipunggunya dan mencoba mengalihkan perhatian dari siluman singan, sementara Thobi membawa Lan Ji ke tempat Shonji untuk memulihkan cakranya yang tak jauh dari tempat itu.


Katak samurai dan Shin Yan yang ada dipunggunya pun melompat dengan tinggi ke arah siluman singa dan mencoba menyerang dengan pedang samurainya.


Sementara itu Thobi berjalan menuju ke tempat Shojin dan meminta pertolonganya. “ini gawat Shojin! Lan Ji tak sadarkan diri, semua cakra ditubuhnya telah diserap oleh siluman iblis itu.” Ucap Thobi dengan tergesa-gesa membawanya ke tempat dimana Shojin berada.


“Kenapa ini bisa terjadi kepadanya, bukanya dia telah berhasil membunuh siluman itu.” Jawab Shojin sembari meletakan peralatan medisnya.


“Ceritanya panjang, pada intinya siluman itu berhasil bangkit kembali dan mencoba untuk membunuh Lan Ji, beruntung katak samurai dari Shin Yan berhasil menyelamatkanya dengan cepat, kalau tidak, aku tidak tau lagi apa yang terjadi pada Lan Ji selanjutnya.” Ucap Thobi sambil meletakan Lan Ji di atas tanah tepat di depan Shojin.


“Apa katamu! Dia masih bisa selamat dengan luka di jantungnya itu!” ucap Shojin dengan terkejutnya.


“Aku juga sebenarnya masih tidak percaya, dia sekarang menjadi dua kali lipat lebih kuat dari biasanya, ditambah lagi dia telah berhasil menyerap cakra yang ada pada tubuh Lan Ji dengan ekor barunya.” Jawab Thobi. “Aku percayakan Lan ji padamu Shojin, hanya kamu harapan kita, aku akan kembali kesana untuk membantu Shin Yan dan katak samurainya.” Tambahnya


Shojin pun saat itu langsung membawa Lan Ji yang tergeletak di atas tanah dan mencoba sekuat tenaganya untuk menolongnya.


Setelah memberikan beberapa pesan terakhirnya kepada Shojin, Thobi pun langsung berlari menuju tempat pertempuran antara raja siluman singa melawan Shin Yan dan katak samurainya.

__ADS_1


__ADS_2