SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Pertarungan Antara Hidup dan Mati Bag.04


__ADS_3

Serangan antara selendang merah Ratu Selenmayang dengan kedua pedang samurai milik Katak Samurai berakhir seimbang. Keduanya sama-sama mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam bertarung.


Terlihat di atas punggung katak samurai, Tubuh Shin Yan mengeluarkan cahaya berwarna merah yang terpancar dari tangan kananya, tepatnya pada tanda kutukan yang Dewa Hosikinshi berikan. Tanda kutukannya merespon dengan elemen api yang ia punya.


Melihat Kondisi dari Shin Yan, katak samurai melompat mundur kebelakang dan membiarkan kekuatan Shin Yan mengalir terlebih dahulu. "Sedikit lagi!" Ucap Shin Yan kepada Thobi yang ada disampingnya.


"Tidak akan aku biarkan kalian terus-terusan mengelak dari seranganku, kali ini akan kuhabisi kalian semua." Teriak Ratu Selenmayang sembari terbang ke arahnya.


"Terus saja fokuskan konsentrasimu Shin! Aku dan Katakmu akan mengurusnya." Ujar Thobi.

__ADS_1


"Pusaran Angin!"


Serangan demi serangan dari elemen angin thobi mampu dihalau dengan baik serangan Ratu Selenmayang dengan selendang Merahnya yang mengarah di hadapannya.


Tiba-tiba Shin Yan pun turun dari atas punggung katak samurainya dan terbang ke atas langit, tubuhnya bersinar terang seperti kobaran api yang manyala. Tanda kutukan yang ada ditangan kanannya menyebar ke seluruh tubuhnya bersamaan dengan aliran api yang menyelimutinya.


Situasi semakin menegangkan dimana ketika Shin Yan menggunkan kekuatan terbaiknya dari tanda kutukan yang ia punya. Naga hitam Raja Grandiya pun datang ke arah Ratu Selenmayang dan ingin membantunya. "Aku diperintahkan oleh Raja Grandiya untuk membantumu Ratu! Dirinya sekarang sedang fokus dengan pertempurannya dengan Lan Ji." Tutur Naga Hitam yang ada disamping Ratu Selenmayang.


Naga hitam pun dengan refleknya langsung menyerang balik ke arah Shin Yan dengan semburan kobaran api besar ke arahnya. Namun, kali ini tidak seperti biasanya, Shin Yan dengan kekuatannya yang sekarang bahkan mampu menghisap semburan api naga hitam hanya dengan menjulurkan tangan kanannya. Apinya terhisap ke tanda kutukan Shin Yan.

__ADS_1


Naga hitam terus menambah semburannya, Akan tetapi itu semua sia-sia dan hanya akan mempercepat Shin Yan dalam menghisapnya.


"Tidak mungkin! Bagaimana bisa kau menghisap semua semburan apiku?" Tanya Naga Hitam dengan terkejut melihat Shin Yan mampu menghisap apinya.


"Kali ini akan ku kembalikan kembali api yang sudah kau berikan padaku. Enyahlah kau dasar naga bodoh!" Teriak Shin Yan.


Dengan menjulurkan tangan kirinya, Shin Yan menyemburkan api naga hitam yang sebelumnya ia hisap dengan tangan kanannya. Kali ini semburannya 2X lipat lebih hebat dari semburan api yang ia terima.


Naga hitam tidak bisa berkutik sedikit pun dan langsung terkena semburan api dari tangan kiri Shin Yan yang mengarah langsung kepadanya. "Sesuai keinginanmu sebelumnya, apimu aku kembalikan lagi kepadamu. Namun, dengan semburan api yang lebih hebat dari yang sebelumnya." Ucap Shin Yan kepadanya di saat tubuhnya terbakar karena semburan kobaran api miliknya.

__ADS_1


Melihat kondisi dari Naga Hitam yang terbakar, Ratu Selenmayang dengan selendang merahnya mencoba membantunya. Ia mendekati naga hitam dan melebarkan selendangnya. Dari situ selendangnya memanjang dan membungkus seluruh tubuhnya yang terbakar oleh kobaran api milik Shin Yan. Namun itu semua hanya sia-sia saja, karena api tersebut sudah membakar habis seluruh tubuhnya tanpa tersisa apapun.


__ADS_2