
Lan Ji yang tidak sadarkan diri karena seluruh cakra yang ada pada tubuhnya telah di ambil oleh raja siluman singa dengan ekornya yang memanjang dan melilit tubuh dari Lan Ji. Katak samurai Dewa Hosikinshi milik Shin Yan telah berhasil menyelamatkanya. Dan Thobi pun saat itu juga langsung membawanya kepada Shojin untuk menyadarkan dan memulihkan cakranya.
Sementara Shin Yan dan katak samurai bertarung melawan raja siluman singa dengan menaiki punggung dari katak samurai yang melompat tinggi ke arah siluman singa yang ada di depannya.
Dengan tambahan cakra dari tubuh Lan Ji, siluman singa itu menjadi dua kali lipat lebih kuat dari biasanya, tubuhnya diselimuti oleh kabut hitam yang menyala dengan ekor panjangnya.
“Satu lawan satu, cukup berani juga kamu, tidak lama lagi kamu akan menyusul temanmu yang sekarat itu.” Ucap siluman singa yang mencoba menyerang Shin Yan dan katak samurai dari jarak dekat.
Siluman singa mencoba menyerang pertama dengan serangan tangan kosong, akan tetapi dia menggunakan kedua tanganya untuk mengeluarkan beberapa serangan jarum bambu yang mengarah tepat ke katak samurai yang ada didepannya secara langsung.
Kekuatan dari siluman singa sudah tidak diragukan lagi kecepatanya bisa menandingi lompatan dari katak samurai. “menghindar! Dari arah atas, hati-hati dengan serangan jarum bambu beracunya itu.” Ucap Shin Yan yang berada di punggunya dan mecoba menyeimbangkan tubuhnya.
“Tidak usah khawatir Shin, aku aku adalah katak samurai yang handal dalam menggunakan pedang, kalo cuma serangan jarum bambu saja, aku masih bisa menagkisnya dengan pedangku ini.” Ucap katak samurai sambil menghalau serangan demi serangan jarum bambu dari siluman singa yang menyerangnya.
“Pusatkan cakramu menuju kedua kakimu itu Shin Yan, agar pijakan kakimu kuat saat aku mecoba melompat, kalo tidak, kamu tidak akan bisa menyeimbangkan tubuhmu dipunggungku, cepat lakukan apa yang aku katakan! sebelum Siluman singa itu menyerang lagi.” Ucap katak samurai kepada Shin Yan yang berada di punggungnya.
Mendengar perkataan dari katak samuarinya Shin Yan pun mencoba memusatkan cakranya yang tersisa ke kedua kakinya untuk bisa berdiri seimbang dalam punggung katak samurai dan membantunya.
“Ada hal yang ingin aku coba dengan kekuatan semburan gas beracun petir milikmu!” Ucap Shin Yan kepadanya.
“Apa itu? Beritahu saja kepadaku!” Jawab katak samurai.
__ADS_1
“Kita akan mencari celah dari siluman singa tersebut ketika dia lengah, pada saat itu aku akan mencoba gabungan dari semburan gas beracun petir milikmu dengan api amaterasu miliku, aku yakin ini akan berhasil. Ucap Shin Yan.
Semua serangan demi serangan jarum bambu dari raja siluman singa dengan mudahnya berhasil dihalau oleh katak samurai, dengan lompatanya yang tinggi serta ketangkasanya dalam menggunakan pedang membuatnya beberapa kali selamat dari serangan jarum bambu yang mendadak mau mengenai tubuhnya.
Raja siluman singa membuat sebuah perisai di tangan kirinya dengan tumbukan jarum bambu berbentuk bulat cembung, dia mencoba untuk bertahan dari serangan katak samurai Shin Yan yang menyeranganya dengan sabitan pedang.
Ketika Shin Yan dan katak samurai mau menyerang raja siluman singa dengan kekuatan gabungan, tiba-tiba siluman singa itu menghilang dan tidak menampakan wujudnya saat itu.
Katak samurai terkejud dengan menghilangnya wujud dari siluman singa.
“Kemana perginya dia, cepat sekali Shin.” Ucap katak samurai sambil menancapkan pedangnya ke atas tanah dan menaiki gagang pedangnya.
“Aku yakin dia tidak menghilang, seperti sebelumnya dia itu seperti iblis, wujudnya tidak terlihat, akan tetapi dia masih ada di sekitar sini dan mengawasi kita, ini akan jadi sangat sulit kalau Lan Ji belum saja sadar, hanya dia dengan mata Sheijunya yang dapat melihatnya.” Ucap Shi Yan.
“Kita percayakan saja semuanya kepada Shojin, kita hanya bisa berharap kepadanya atas kepulihan Lan Ji, aku yakin Lan Ji tidak akan mati begitu saja, yang terpenting sekarang adalah kita harus membunuh raja siluman singa terlebh dahulu.” Jawab Thobi.
“Dimana siluman itu, apa kalian telah membunuhnya.” Tambahnya.
“Seperti sebelumnya dia tidak menampakan wujudnya, tetap saja kita harus wasapada akan serangan yang akan datang secara tiba-tiba, capat naiklah ke punggung katak samuraiku ini, kita akan lebih aman kalo disini.” Ucap Shin Yan. “Pusatkan cakramu menuju kedua kakimu dan melompatlah kesini” Tambahnya sambil mengulurkan tangan.
Thobi pun ikut naik ke atas punggung dari katak samurai dengan memusatkan cakranya ke kedua kakinya secara bersamaan. Dan berdiri disamping Shin Yan dengan membawa pedang ditangab kananya.
__ADS_1
“Katak samurai kesana! ke arah samping pohon jati itu, aku bisa merasakan hawa kebaradaanya bahwa dia ada disana.” Ucap Shin Yan kepada katak samurainya.
"Ternyata manusia berjuba merah itu bisa merasakan hawa keberadaanku, aku harus menghindari serangannya." Bathin siluman singa yang ada di samoing pohon.
Langsung saja katak samurai pun melompat tinggi ke arah yang dimaksud oleh Shin Yan dan mengeluarkan gas beracun dari mulutnya menyerang siluman singa yang tak terlihat itu, sontak Thobi pun membantu dengan kekuatan badai pusaran angin miliknya dan menggabungkan kedua kekuatan itu menjadi badai pusaran angin beracun.
Siluman singa yang awalnya berada di samping pohon pun dengan cepatnya menggindar ke arah belakang dari dari katak samurai.
“Badai yang sangat dahsyat sekali, tapi sayang seranganmu tidak mengenaiku.” Ketawa jahat dari arah belakang mereka.
Kali ini raja siluman singa melakukan serangan balasan dengan tangan kosong, pukulan keras dengan kuku tajam ditanganya mengenai Thobi dari arah belakang, dan membuatnya terpental dan terjatuh dari punggung katak samurai.
"Gawat dari arah belakang! waspada Shin Yan!" ucap katak samurai sambil membalikan badanya dan menyerang balil dengan pedang samurai miliknya, akan tetapi serangan tidak mengenai sedikitpun dari tubuh siluman singa.
"Sekarang Shin! keluarkan kekuatan elemen apimu, aku akan mengimbanginya dengan gas beracunku ini." Ucap katak samurai kepada Shin Yan.
serangan gabungan antara elemen api dan gas beracun pun mereka keluarkan dan membakar sebagian dari hutan belantara itu.
Raja siluman singa sempat terkena sedikit dari serangan mereka berdua. "Sialan! hampir saja serangan itu mengenaiku." Ucap siluman singa dengen menampakan wujud ekornya yang terbang.
"Serangan barusan sudah cukup untuk mengalihkan perhatianya." Ucap Shin Yan kepada katak samurai yang melompat ke arah Thobi yang terpental karena serangan pukulan yang tak terlihat dari siluman singa.
__ADS_1
Katak samurai bersama Shin Yan pun menuju ke tempat Thobi berada dan membawanya lagi ke atas punggungnya. "Kamu tidak apa-apa Thobi? serangan barusan itu berbahaya sekali, beruntung katak samurai Dewa Hosikinshi dengan cepatnya berhasil mengalihkan perhatiannya dengan serangan gabungan api miliku ini." Ucap Shin Yan sambil menarik tangan Thobi ke atas punggung katak samurai.