SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Pembalasan Dendam Satu Lawan Satu Bag.02


__ADS_3

Lan Ji terkena serangan jarum bambu beracun milik raja siluman singa saat ia mencoba berlari ke arah perisai penghalang merah yang mengurung Shin Yan, Thobi beserta katak samurai Dewa Hosikinshi.


Jarum bambu itu mengenai salah satu kaki dari Lan Ji dan terjatuh saat ia telah sampai ke tempat perisai penghalang merah.


Raja siluman mencoba memanfaatkan keadaan saat Lan Ji terjatuh dengan mengeluarkan serangan jarum bambu susulan dari arah belakang Lan Ji, namun seranganya kali ini bisa ditangkis oleh Lan Ji dengan kekuatan perisai penghalang air miliknya yang melindungi tubuh Lan Ji dari serangan bambu susulan itu.


“Sialan! Tusukan jarum bambu ini dalam sekali, aku harus cepat menyelamatkan Shin Yan dan Thobi yang ada didalam penghalang perisai merah itu sebelum racun yang ada pada kakiku ini bereaksi dan menyebar ke seluruh tubuhku.” Ucap Lan Ji sambil melepas jarum yang ada di kaki kananya.


Dengan keadaanya yang sekarang Lan Ji ingin mencoba sesuatu yang belum pernah ia coba sebelumnya, Lan Ji mencoba kekuatan mata kirinya dengan menggabungkan fokus antara kekuatan mata dan elemen air kombinasi petir miliknya.


Raja siluman singa berlari menuju Lan Ji dengan cepat dan mencoba melakukan serangan pukulan keras kepadanya. Pukulan itu membuat sebuah lingkaran hitam di depan genggamanya yang tidak terlihat oleh manusia biasa.


Lan Ji dengan kekuatan mata kirinya melihat serangan pukulan yang dikombinasikan dengan lingkaran hitam tersebut dan mencoba menghindar kesamping dimana arah pukulan itu di lontarkan.


“Kau pikir aku tidak tau serangan pukulan dengan lingkaran hitam yang kamu keluarkan barusan! Jangan bodoh aku bisa melihat serangan yang tidak terlihat darimu dengan mata Sheiju kiri miliku.” Ujar Lan Ji sambil menghindar dari serangan pukulan yang akan mengenainya.


Lan Ji melayang ke udara dengan tanjakan dari pusaran elemen air miliknya, dia berpijak di atas pusaran air dan melayang ke atas. “Sekarang saatnya aku mencobanya!” ucap Lan Ji yang berada diatas pusaran air miliknya.


“Serangan apapun itu, tidak akan mempan kepadaku! Coba saja kalau berani!” Ucap raja siluman singa dengan gagahnya berbicara didepan Lan Ji yang sedang bediri di atas pusaran elemen air miliknya.

__ADS_1


Lan Ji mencoba menggabungkan ketajam dari mata Sheijunya dengan beberapa elemen gabungan miliknya. Tanda kutukan milik Lan Ji yang berada di dahinya tiba-biba bereaksi dan menyebar ke seluruh tubuhnya sesuai keinginan tekad apinya. Tubuh Lan Ji menyinarkan cahaya biru bersama air yang keluar dari sela sela keringatnya.


Lan Ji mengulurkan tangan kananya ke atas dan memanggil petir yang menyambar dahsyat diatas tanganya. Petir itu membentuk sebuah naga yang ia kendalikan di tangan kananya. Dengan kombinasi elemen pusaran air yang juga ia kendalian, Lan Ji mencoba menyerang raja siluman singa yang ada dihadapanya dengan kombinasi antara ketiga kekuatanya tersebut.


“Tidak kusangka kamu memiliki kekuatan yang sehebat ini, aku disini sebagai raja siluman singa terkuat tidak akan kalah dengan mudah!” ucapnya dengan kekuatan cahaya kegepalan andalanya berhasil membuat sebuah perisai bola hitam dan mencoba untuk bertahan dari serangan Lan Ji.


Langsung saja, Lan Ji dengan kekuatan mata Sheijunya mencoba menerawang bagian titik terlemah dari perisai bola hitam milik siluman singa, dan secara langsung menembakan kekuatan petir naga dan gabungan pusaran elemen air untuk menyerang pertahanan dari raja siluman singa saat itu juga.


“Akhhhhh..Rasakan ini!!”


Teriak Lan Ji dengan kerasnya berbarengan dengan serangan petir naga dan pusaran elemen air yang ia lemparkan ke arah raja siluman singa yang tepat berada didepanya dengan perisai bola hitamnya yang melindunginya.


Benturan kekuatan dahsyat terjadi antara mereka berdua, raja siluman singa masih bertahan dengan perisai bola hitam miliknya, akan tetapi Lan Ji tidak berhenti disitu saja, mata kirinya melihat ada kelemahan dari tangan kiri raja siluman singa tersebut, dan mencoba menyerang serangan naga petir susulan dari arah langit yang ia kendalikan sebelumnya.


“Kali ini tidak akan bisa lagi kamu bertahan dari seranganku!” bathin Lan Ji.


Raja siluman singa yang masih menahan serangan dahsyat pertama yang menyerangnya, dan tidak menyadari akan serangan sululan dari atas yang akan mengenainya lagi.


Dari arah atas dengan kendali dari kedua tangan Lan Ji, kekuatan dua serangan petir naga menyerang lagi ke arah pertahan perisai bola api milik siluman singa.

__ADS_1


Alhasil kali ini dengan serangan beruntun tersebut, membuat siluman singa menahan rasa berat dari serangan yang menimpanya sekali lagi. Tubuhnya makin lama bergeser kebekang disusul dengan retaknya dari perisai bola hitam yang melindungi tubuhnya.


Perisai bola hitam yang melindungi tubuhnya pun hancur dan menembus tubuh dari raja siluman singa tersebut. Raja siluman singa terpental jauh kebelakang dikarenan efek dari serangan sengatan dua naga petir dan pusaran air milik Lan Ji yang mengenai tubuhnya.


“Tidak mungkin! Bagaimana bisa perisai bola hitamku bisa ditembus dengan mudah olehnya!” bathin raja siluman sambil terpental jauh kebelakang.


Ledakan dahsyat terjadi tepat dimana tubuh raja siluman singa itu terpental, secara sengaja Lan ji telah memasukan sebuah bola peledak yang ia kombinasikan dengan pusaran air miliknya.


“Kalau pun dia masih bisa betahan dari seranganku itu, setidaknya aku bisa mengulur waktu buat membebaskan Shin Yan, Thobi dan Katak Samurai Dewa Hosikinshi dari penjara perisai penghalang merah yang ada di sampingnya.” Ucap Lan Ji yang saat itu langsung turun dari atas pusaran air miliknya dan kembali seperti semula.


“Aku harus cepat menghancurkan penghalang ini, sebelum raja siluman singa itu bangkit kembali dan menyerangku.” Bathin Lan Ji sambil berjalan mendekati perisai penghalang merah itu.


“Shin Yan!! Thobi!! Katak Samurai!! Apa kalian bisa mendengarku?” teriak Lan Ji dengan kerasnya. “Sial! suaraku terhalang oleh perisai sialan ini, mereka tidak bisa mendengar suaraku.” Ujar Lan Ji.


Lan Ji bisa merasakan dengan mata kirinya bahwa penghalang itu memiliki cakra api yang meyelimutinya. “Aku yakin cakra api dalam penghalang ini yang membuat mereka semua kesulitan untuk keluar, aku akan mencoba menghancurkanya dengan pusaran elemen air terkuatku.” Ucap Lan Ji sambil memegang penghalang tersebut dan menyadari dengan mata kirinya kalau penghalang itu memang sudah di alirkan cakra api oleh raja siluman singa.


Lan Ji mengeluarkan kekuatan elemen air terkuatnya dan membentuk sebuah dua pedang ditangan kanan dan kirinya. Dengan sentuhan sedikit petir didalamnya, pedang air tersebut berhasil menghancurkan penghalang perisai merah yang mengurung Shin Yan dan Thobi saat itu juga dengan 2 kali tebasan saja.


“Seperti dugaanku penghalang ini mempunyai kelemahan yaitu elemen air.” Ucap Lan Ji

__ADS_1


__ADS_2