SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Pembalasan Dendam Satu Lawan Satu


__ADS_3

Para pasukan prajurit kerajaan dan Shojin yang mencoba bertahan dan menyelamatkan Lan Ji dari niat jahat raja siluman singa yang ingin membunuhnya.


Shojin yang waktu itu bangkit dengan membawa pedang di tanganya memimpin para pasukan untuk maju dan menyerang siluman singa tersebut, akan tetapi serangan ilusi cahaya kegelapan dari siluman singa membuat pandangan mereka terhalang akan sinarnya.


Serangan ilusi cahaya kegelapan itu berhasil membuat para prajurit dan Shojin tidak bisa meihat keberadaan dari raja siluman singa, semuanya tergeletak tidak sadarkan diri karena efek cahaya kegelapan darinya.


Tidak butuh waktu lama bagi raja siluman singa untuk mengatasi Shojin dan para prajurit yang mencoba menghalangi rencanya untuk membunuh Lan Ji yang tergeletak tidak sadarkan diri.


“Ini adalah kesempatan emas bagiku untuk membunuhnya.” Ucap raja siluman singa sambil berjalan menuju tempat dimana Lan Ji tergeletak tidak sadarkan diri.


Raja siluman singa berjalan mendekati Lan Ji dengan pusaran jarum bambu beracun ditangan kananya, kali ini jarum itu begitu besar dan terfokus pada satu titik, raja suluman singa berniat ingin menusuk jantungya dengan jarumnya itu.


Langkah demi langkah ia berjalan, dan akhirnya sampai tepat di depan Lan Ji terbaring tidak sadarkan diri. “Cukup sudah! Ini adalah akhir dari segalanya, dengan serangan ini kamu tidak akan lagi bisa selamat! Teman-temanmu juga tidak akan bisa lolos dari penghalang merah miliku yang memenjarakan mereka.” Ucap raja siluman.


Tidak menunggu lama, dengan pusaran bambu beracun yang ada di tangan kananya siluman singa itu langsung mengarahkan jarum itu tepat dibagian jantungya, pusaran yang terfokus pada satu titik, yaitu jantung Lan Ji!


Tiba-tiba!


Kejadian luar biasa terjadi dimana serangan pusaran bambu mematikan milik raja siluman singa yang mengarah dengan cepat itu tidak mengenai jantung Lan Ji dan terpental karena penghalang yang tiba-tiba muncul di atas tubuh Lan Ji.


Penghalang yang melindunginya itu adalah penghalang kuat seperti penghalang yang mejaga ketat kerajaan Elshon dari serangan Shin Yan dan Thobi sebelumnya. Air yang membentuk sebuah penghalang itu muncul dari sela sela keringan Lan Ji dan melindungi tubuhnya dari serangan mematikan tersebut.


Raja siluman yang awalnya berada di depan tubuh Lan Ji yang tidak sadarkan diri langsung terpental bersama pusaran bambu ditanganya itu.

__ADS_1


Lan Ji pun membuka mata Sheijunya dan berdiri layaknya dewa, tubuhnya mengeluarkan beberapa percikan air dari sela-sela keringatnya.


Sontak raja siluman singa terkaget-kaget melihat Lan Ji yang masih hidup dan bisa menghalau serangan darinya. “bagaimana bisa! Sebelumnya semua cakra yang ada ditubuhmu sudah aku ambil semuanya dengan ekorku ini, bagaimana bisa kau!”. Ucap Siluman singa dengan ekspresi yang masih tidak percaya melihat kejadian barusan yang menimpanya.


“Sialan! Aku bisa melihat cakra ditubuhnya mengalir kembali”. Bathin siluman singa.


“Sekarang aku tidak akan mengampunimu lagi.” Ucap Lan Ji dengan kekuatan pusaran air ditanganya menyerang maju ke arah siluman singa berada.


Tidak tinggal diam, melihat Lan Ji berlari ke arahnya dengan menggunakan kekuatan pusaran air ditanganya, siluman itu pun mengeluarkan pusaran jarum ditangan kananya juga untuk menghalau serangan dari Lan Ji.


Benturan hebat terjadi antara kedua kekuatan pusaran yang ada ditangan kanan mereka masing-masing. Mereka berdua pun terpental kebelakang karena efek hebat dari serangan tersebut.


“Katakan! Apa yang kamu lakukan pada semua teman-temanku!”. Ucap Lan Ji


“Mereka berdua dan kataknya tidak akan bisa lepas dari perisai penghalang merah miliku, sekarang yang tersisa hanyalah dirimu seorang saja, semua para pasukan kerajaan kalian sudah tertidur dengan tenang disana.” Ucap raja siluman singa sambil menunjuk ke arah dimana para prajurit dan shojin tergeletak karena pengaruh dari kekuatan ilusi dari cahaya kegelapan miliknya.


“Tidak kusangka kau berbuat sejauh ini!”. Ucap Lan Ji sambil mengikatkan tali bewarna merah ke tangan kananya sebagai tanda bahwa ia mempunyai tekad api yang akan menyelamatkan teman-temanya.


“Sudah waktunya untukmu tidur kembali.” Ucap raja siluman singa dengan kekuatan cahaya kegelapan ditubuhnya mencoba membuat ilusi kepada Lan Ji agar dia tertidur seperti para prajurit yang lain.


Sinar cahaya kegelapan menerangi seluruh tubuh Lan Ji dari arah siluman singa, akan tetapi Lan Ji dengan mata Sheijunya tidak mampu terhasut oleh ilusi miliknya dan langsung menyerangya dengan kekuatan badai petir miliknya yang secara mengejutkan mengenai kedua tangan dari raja siluman singa yang membuatnya terpental saat itu juga.


“Ilusimu itu tidak akan bekerja pada mata kiriku ini.” Ucap Lan Ji.

__ADS_1


Dengan kekuatan mata Sheijunya Lan Ji melihat ke arah belakang dimana perisai penghalang yang mengurung Shin Yan dan Thobi. “Aku harus membebaskan Shin Yan dan Thobi dari perisai penghalang itu, aku bisa saja membunuhnya, tapi itu pun percuma saja! siluman singa itu harus disegel dengan kekuatan gabungan kita.” Bathin Lan Ji.


Saat itu siluman singa terpental jauh dikarenakan efek serangan badai petir miliknya.


Lan Ji pun memanfaatkan keadan tersebut dengan berlari ke arah perisai penghalang merah yang ada di belakang tepat ia berdiri.


“Tidak akan semudah itu! Perisai penghalang merahku kuat kau tidak akan bisa menghancurkanya! Mereka berdua akan mati didalam sana!" teriak raja siluman singa dari arah dia terpental.


Siluman singa pun bangkit dan berlari mengejar Lan Ji, menuju tempat penghalang perisai merah miliknya.


Dengan kekuatan pusaran jarum, kali ini raja siluman singa yang berlari di arah belakang Lan Ji dan mencoba untuk menusuknya dari arah belakang dengan jarumnya, ia mengincar kaki dari Lan Ji sewaktu ia berlari.


Lan Ji berlari kencang dibelakang siluman singa itu, seketika itu juga siluman singa yang juga berlari dari arah belakang, menyerang kaki kanan Lan Ji dengan jarum bambu miliknya.


Padahal sedikit lagi Lan Ji sampai ke tempat dimana perisai penghalang itu berada, fokus Lan Ji buyar ketika tau kadaan Shin Yan dan Thobi yang ada di dalam perisai penghalang merah dengan mata kirinya. Dan tiba-tiba dari arah bekakang serangan jarum bambu beracun milik siluman singa berhasil mengenai salah satu kaki dari Lan Ji.


“Sial! Aku lupa dia masih bisa bangkit dari serangan badai petirku yang menyerangnya tadi.” Ucap Lan Ji yang saat itu terjatuh karena serangan jarum bambu beracun milik raja siluman singa mengenai kakinya.


Dari arah belakang siluman singa mencoba menyerang serangan jarum bambu susulan ketika Lan Ji terjatuh. “Rasakan ini!! Kau tidak akan bisa menghindarinya lagi.” Teriak siluman singa dari arah belakang Lan Ji.


Kali ini Lan Ji bisa selamat dari serangan jarum bambu yang menyerangnya itu, dengan pertahan perisai air terkuatnya, ia melindungi seluruh bagian tubuhnya saat itu.


“Seranganmu yang tadi hanya kebetulan saja, kali ini aku tidak akan terkena untuk kedua kalinya.” Ucap Lan Ji sambil melepas jarum yang menusuk kakinya.

__ADS_1


__ADS_2