
Matahari terbit dari timur bersamaan dengan mengurainya tubuh Ratu Selenmayang. Kekuatan roh kegelapan keluar dari sela-sela tubuhnya. "Lihat itu! Tubuhnya mulai hancur. Serangan 5 jarum bambu Katak Samurai sangat membantu sekali, walaupun itu hanya serangan biasa, tapi jarum tersebut benar-benar mengenai titik pergerakannya. Sehingga memudahkan kita dalam melancarkan serangan Futon Amaterasu yang mengenai bagian perutnya." Tutur Shin Yan kepada Thobi yang ada disampingnya.
Namun, masih ada Raja Grandiya yang sedang bertarung melawan Lan Ji di ujung jembatan kematian. Mereka berdua saling menyerang satu sama lain, dan saling bertahan akan serangan demi serangan. Tongkat Hitam milik Raja Grandiya bahkan mampu menandingi kekuatan hebat dari Lan Ji. Serangan petir kombinasi dengan elemen airnya bahkan seringkali dipatahkan begitu saja hanya menggunakan tongkat hitamnya. Tidak bisa dipungkiri ia adalah Raja terkuat yang menguasai kerajaan Pasai pada masanya, ditambah lagi dirinya yang sekarang telah dikendalikan oleh roh kegelapan yang bersemayam di dalam tubuhnya.
Setelah kematian dan tersegelnya Ratu Selenmayang, Shin Yan dan Thobi langsung menuju ke tempat Lan Ji yang sedang bertarung melawan Raja Grandiya. "Lawan kita kali ini akan sangat kuat, bahkan ia dapat menandingi serangan dari Lan Ji." Ucap Shin Yan.
"Tersisa satu lagi, kita harus segara membantu Lan Ji, mengingat tongkat hitam yang ia miliki adalah wadah suatu cakra yang harus kita musnahkan." Titah Thobi kepadanya.
__ADS_1
Disatu sisi Raja Grandiya terus menyerang Lan Ji menggunakan tongkat hitamnya yang terus meliuk-liuk ke arahnya, yang mana ketika berhasil tersentuh olehnya akan membuat orang tersebut terpental karenanya. Sejauh ini Lan Ji terus menangkis serangan demi serangannya dengan elemen air yang ia kendalikan bersama kekuatan petirnya.
"Mau sampai kapan kau akan bertahan seperti itu, akan ku ambil semua kekuatan yang ada didalam tubuhmu itu. Dan aku akan bangkit kembali untuk menaklukkan semua kerajaan yang ada dimuka bumi ini." Ujar Raja Grandiya.
"Sebentar lagi Shin Yan dan Thobi akan sampai disini, aku bisa merasakan cakra mereka sedang menuju kemari. Aku yakin mereka berdua pasti sudah mengalahkan Ratu Selenmayang dan menyegelnya." Ucap Lan Ji sambil mengontrol kekuatan petirnya.
"Bagaimana mungkin!" Dengan terkejutnya Raja Grandiya melihat Shin Yan dan Thobi datang dengan kecepatan penuh ke arah Lan Ji yang ada didepannya.
__ADS_1
Shin Yan dan Thobi datang dengan perwujudan dari kekuatan tanda kutukan yang mereka miliki. Tubuh mereka berdua diselimuti dengan kekuatan elemen mereka masing-masing. Elemen Api dan Angin terpancar pada setiap sela-sela tubuhnya.
"Apa dia sangat kuat Lan Ji, sehingga kau bartarung selama ini. Bahkan sampai matahari terbit, kau belum saja mengalahkanya." Ujar Thobi sambil ketawa meledek.
"Andai kau diposisiku yang sekarang pasti kau akan habis ditanganya. Sulit sekali untuk menaklukkan tongkat hitamnya." Jawab Lan Ji kepadanya sambil menyenggol lengannya.
"Apakah kalian berdua telah menyegel roh kegelapan yang ada pada tubuh Ratu Selenmayang? Bagiamana kalian bisa melakukannya?" Tanya Lan Ji dengan nada berbisik-bisik.
__ADS_1
"Sulit untuk dijelaskan, serangan terakhir jarum bambu beracun milik Katak Samuraiku yang memberikan kita ruang. Serangannya tepat mengenai bagian lengan dan pahanya, sehingga pada saat yang bersamaan kita berdua menggabungkan kedua elemen kita untuk menghabisinya secara langsung." Jelas Shin Yan dengan nada pelan.