
Usaha yang dilakukan oleh Ratu Selenmayang untuk menyelamatkan Naga Hitam dari semburan api oleh Shin Yan sia-sia saja. Yang mana ketika tubuh dari naga hitam terbakar, selendang yang membungkus tubuh dari naga hitam ikut terbakar. Kerena memang semburan api milik Shin Yan mengalir juga api amaterasu yang ia miliki.
Ratu Selenmayang melepaskan selendang merah yang ikut terbakar bersama naga hitam. "Ternyata api milikmu jauh lebih kuat dari apa yang aku perkirakan. Biarpun naga hitam telah terbakar habis, dia masih hidup dalam bentuk cakra kegelapan. kekuatan itu akan mengalir kepadaku." Ujar Ratu Selenmayang sambil memegan kepala dari naga hitam yang sudah mati terbakar.
Sinar Cahaya kegelapan keluar dari kepala naga hitam dan masuk ke tangan Ratu Selenmayang. Semua aliran cakra kegelapan yang pernah di alirkan oleh Raja Grandiya mengalir ke tubuh Ratu Selenmayang.
Dari aliran cakra yang mengalir ke tubuhnya, terbentuk juga dua tanduk di atas kepala Ratu Selenmayang. Seperti tanduk dari naga hitam itu sendiri, warna hitam menyelimuti tanduknya.
__ADS_1
"Seperti layaknya Futko dan Fetron yang pernah aku lawan sebelumnya, tanduknya memiliki bentuk dan aura yang sama." Tutur Shin Yan.
"Bagaimana mungkin, dia kan bukan dari bangsa Dewa Hashijin, kenapa bisa ada tanduk itu di atas kepalanya." Ujar Thobi dengan terkejutnya.
"Aku yakin, Dewa Hashijin telah memberikan kekuatan kepadanya, kalau bukan dari kerajaan Sentra Dewa Hashijin, mana mungkin dia bisa membangkitkan tanduk tersebut." Ucap Shin Yan.
"Aku sudah menduganya dari awal dan memang aura cakra yang ia miliki sudah tidak asing lagi bagi kami. Sebelumnya aku juga sudah membunuh Fetron salah satu mata-mata terpercaya dari Dewa Hashijin. Sayangnya, Futko yang merupakan saudaranya melarikan diri waktu itu dan berhasil lolos dari kejaranku. Sebelumnya mereka datang juga dengan tujuan untuk mendapatkan kekuatan elemen yang kita miliki." Ucap Shin Yan.
__ADS_1
"Mereka berdua pun memiliki tujuan yang sama Shin." Jawab Katak Samurai, "Cepat kalian naiklah lagi ke punggungku, aku akan membantu kalian sebisa ku." Perintahnya dengan memegang kedua pedang samurainya kembali.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Katak Samurai, mereka berdua pun memutuskan untuk naik kembali ke atas punggung Katak Samurai dan melanjutkan pertarungan mereka.
Ratu Selenmayang kali ini terbang tanpa selendang merahnya dan menggunakan kekuatan cakra dari Naga Hitam yang ada pada tubuhnya. Karena memang tanduk yang ia miliki adalah perwujudan dari bangsa Dewa Hashijin yang ternaman melalui cakra Naga Hitam yang ada pada tubuhnya.
"Tubuhnya mengeluarkan aura kegelapan yang kuat dari biasanya, kau harus lebih berhati-hati ketika menyerangnya." Ujar Thobi kepada Shin Yan yang ada disampingnya.
__ADS_1