SEGEL TERLARANG

SEGEL TERLARANG
Kembalinya Katak Samurai dan Segel kematian


__ADS_3

Shin Yan dan Thobi mengalirkan kekuatan elemen mereka ke seluruh tubuhnya, sehingga membuatnya kebal akan ledakan dari serangga peledak milik Ratu Selenmayang. Tidak bisa dipungkiri keduanya merupakan dua kombinasi yang sangat kuat antara elemen api dan angin yang mereka miliki.


Terlihat bahwa matahari akan segera terbit dari arah barat, dan mereka bertiga masih belum bisa mengalahkan Ratu Selenmayang dan Raja Grandiya. Sudah hampir semalaman mereka bertarung di dalam jembatan kematian perbatasan antara kerajaaan Pasai dan kerajaan Rosai.


"Shin, kita berdua harus segera mengalahkannya sebelum sang surya menyinari bumi ini. Sudah hampir semalaman kita bertarung dengannya, dan dia masih saja bertahan dengan segala cara yang ada. Aku yakin kita berdua pasti bisa mengalahkannya" Tutur Thobi yang ada disampingnya.


Disaat yang bersamaan, waktu Katak Samurai di bumi sudah hampir habis dan sudah diharuskan kembali ke bentuk semulanya. Namun, sebelum ia kembali ke bentuk semula, ia melakukan serangan terakhir kepada Ratu Selenmayang menggunakan serangan semburan gas beracun miliknya.


"Sudah saatnya aku kembali ke wujudku yang semula, dan sebelum itu terjadi, aku akan menyerang dia untuk yang terakhir kalinya." Ujar Katak Samurai

__ADS_1


Katak Samurai pun melompat ke arahnya, dengan membuka mulutnya lebar-lebar. Kali ini ia melakukan semburan gas beracun bersama dengan jarum bambu kecil milik Raja siluman singa yang tersimpan didalam mulutnya. "Jarum bambu beracun milik siluman singa akan sangat berguna pada kondisi ini. Semoga dengan serangan terakhirku ini akan membuat cela bagi Shin Yan dan juga Thobi untuk segera mengalahkannya." Batin Katak Samurai.


Ratu Selenmayang melindungi dirinya dengan kekuatan kabut hitam seperti sebelumnya, Namun ia tidak menyadari kalau ada jarum bambu yang terselip didalam gas beracun milik Katak Samurai. Sehingga pada saat ia menetralkan semburan gas beracun dengan kabut hitamnya, ia pun langsung terkena 5 tusukan jarum bambu yang tepat mengenai lengan dan pahanya.


Diwaktu yang bersamaan juga, Katak Samurai pun memancarkan sinar cahaya dan berubah menjadi batu hijau yang langsung mengarah ke jari kanan Shin Yan yang ada dibelakangnya. "Aku serahkan sisanya pada kalian berdua." Ucapnya sebelum ia menjadi batu hijau.


Serangan jarum bambu yang mengenai bagian tubuh Ratu Selenmayang membuatnya kesakitan dan langsung turun dari posisi saat ia terbang. Shin Yan dan Thobi memanfaatkan situasi yang ada dengan menyerangnya secara langsung.


Gabungan kekuatan elemen api dan angin bersatu dalam satu titik menjadi pusaran kobaran api yang spesial. Teknik ini dikenal dengan julukan Futon Amaterasu. Pusaran angin berhembus kencang dari teknik yang mereka ciptakan.

__ADS_1


Dengan sentuhan elemen angin yang mereka pusatkan pada kedua kakinya, mereka berdua melaju dengan kecepatan penuh ke arah Ratu Selenmayang. Serangan jarum bambu Katak Samurai yang mengenai bagian lengan dan pahanya membuat pergerakan dari Ratu Selenmayang terhambat.


Pusaran Futon Amaterasu melesat dengan hebatnya tepat dibagian perut Ratu Selenmayang. "Bagaimana bisa! Sangat cepat sekali!" batin Ratu Selenmayang dengan terkejutnya mendapati serangan yang sangat dahsyat tepat mengenai bagian perutnya.


"Ini saat yang tepat untuk menyegelnya menggunakan Ular Konoichi Shin! Ayo kita lakukan bersama." Ujar Thobi dengan menggunakan simbol di jari kirinya.


Disaat yang bersamaan dengan serangan Futon Amaterasu yang mengenainya, Shin Yan dan Thobi membentuk simbol dijari mereka dan menggabungkannya untuk menyegel Ratu Selenmayang menggunakan Ular Konoichi Putih.


Kedua segel yang dibuat diperut Ratu Selenmayang mengeluarkan Ular Konoichi dan langsung menyegelnya saat itu juga. Tubuh Ratu Selenmayang terbakar dan tersegel secara langsung. Secara mengejutkan kedua tanduk hitamnya mengurai ke atas bersamaan dengan keluarnya roh kegelapan dari dalam tubuhnya.

__ADS_1


"Menghindar darinya!" Ujar Shin Yan kepada Thobi.


Secara reflek mereka berdua menjauh dari tubuh Ratu Selenmayang yang terus menerus menguapkan cakra kegelapan sedikit demi sedikit. "Tubuhnya akan menguap bersama dengan cakra kegelapan yang ada pada tubuhnya. Seperti yang kita ketahui bahwa ia adalah arwah, bukan tidak mungkin kalau tubuh arwah tersebut akan hancur." Ujar Thobi sambil mengusap keringat yang ada di dahinya.


__ADS_2