
Terlihat dari arah Ratu Selenmayang terbang ke arah lompatan Katak Samurai, kabut hitam menyelimuti tubuhnya. Secara mengejutkan ternyata didalam kabut hitamnya terdapat serangga peledak yang bersemayam dan menyelimuti kabutnya.
Shin Yan yang berada di atas punggung Katak Samurai menyadari dengan adanya serangga peledak yang ada di sela-sela kabut hitam yang menyelimuti tubuh Ratu Selenmayang. "Jangan menyerangnya secara langsung Katak Samurai! Aku melihat ada serangga peledak di sekitaran kabut hitam yang menyelimuti tubuhnya. Jangan sampai kau tersentuh oleh serangganya!" Ujar Shin Yan sambil memegang kepala Katak Samurai yang melaju ke arah Ratu Selenmayang.
Dari arah terbang Ratu Selenmayang, di atas ujung jembatan ia mengeluarkan serangga susulan yang mengarah langsung ke katak samurai. Ia berencana untuk menutupi arah pergerakanya.
Thobi terpancing emosi dan tidak menghiraukan apa yang di katakan oleh Katak Samurai untuk tidak menyerangnya secara langsung. Dengan pusaran angin yang ada ditangannya, Thobi pun langsung menyerang.
__ADS_1
"Pusaran elemen angin!"
Serangan pertama dilesatkan ke arah Ratu Selenmayang yang ada didepannya. Tanpa disadari ketika serangga peledak yang ada di kabut hitam meledak, serangga yang dari atas ujung jembatan pun turun ke arah katak samurai dan langsung meledakkan dirinya.
Serangga peledak yang ada di sekitar kabut hitamnya adalah sebagai pengalihan saja. Dan ketika serangganya meledak terkena serangan dari Thobi, saat itu juga serangga yang berada di atas ujung Jembatan terbang ke arah Katak Samurai tanpa ada yang mendarinya.
Ketika Katak Samurai mencoba untuk menutupi ledakan yang terjadi dengan semburan gas beracunnya, saat itu juga serangga dari arah atas menyentuhnya dan meledak secara bersamaan.
__ADS_1
Ledakan yang terjadi terdengar sampai kepada Lan Ji yang sedang bertarung di ujung jembatan kematian dengan Raja Grandiya. "Kali ini aku yakin kedua temanmu yang lain pasti sudah mati terkena teknik serangga peledak dari Ratu Selenmayang." Ujar Raja Grandiya dengan menengok ke belakang ke arah ledakan hebat yang terjadi.
"Ledakan seperti itu tidak akan mampu untuk mengalahkan Shin Yan dan Thobi. Kau yang seharusnya akan mati disini." Ujar Lan Ji dengan kekuatan petirnya terus menyerang ke arah Raja Grandiya.
Ratu Selenmayang terbang menuju tempat terkaparnya Shin Yan dan Thobi, dan berniat mengambil kekuatan elemen mereka. Namun, dibalik efek kabut ledakan yang ada, secara mengejutkan Shin Yan menyemburkan api amaterasu ke arah Ratu Selenmayang yang datang secara tiba-tiba.
Lagi-lagi serangga peledak menghalangi semburan api Shin Yan yang mengarah langsung kepadanya. Tapi kali ini Shin Yan tidak kehabisan akal dengan menggunakan perisai api yang ia ciptakan ditangan kirinya. Untuk menghindari efek ledakan dari serangga peledak.
__ADS_1
"Tidak kusangka kalian bisa selamat dari teknik serangga peledak milikku ini. Aku melihatnya sendiri kalian terkena ledakan tersebut. Bagaimana bisa kalian selamat?" tanya Ratu Selenmayang yang ada dihadapan Shin Yan
"Sebenarnya kami sudah mengetahui trik yang kau gunakan untuk mengelabuhi kami semua ketika serangga peledak milikmu berada di atas kami. Kita berdua memiliki perisai pelindung dari masing-masing elemen yang kita miliki. Dengan demikian serangga peledak milikmu akan sia-sia saja." Ucap Thobi yang munuju ke samping Shin Yan menggunakan pijakan elemen angin yang ia pusatkan di kedua kakinya.