
Thobi dan Shin Yan menggabungkan kedua elemen mereka menjadi satu kekuatan yang kuat. Keduanya memusatkan cakranya dan membuat sebuah kekuatan anak panah api amaterasu yang dialiri dengan elemen api dan angin.
Para pasukan dua kerajaan Pasai dan Rosai pada saat itu membentuk sebuah formasi penyerangan dengan menciptakan serangan anak panah naga hitam yang sebelumnya menembus perisai pelindung api dari Shin Yan. Kekuatan dari cakra kegelapan mengalir pada anak panahnya.
Para pasukan dua kerajaan Pasai dan Rosai melemparkan anak panah naga hitam ke arah Shin Yan dan Thobi berada. Kali ini anak panah naga hitamnya lebih kuat daripada yang sebelumnya. Gabungan dari beberapa cakra kegelapan para pasukan lawan membuat anak panah naga hitamnya melesat lebih cepat daripada biasanya.
Melihat lesatan yang begitu cepat dari serangan anak panah naga hitam lawan, Shin Yan dan Thobi dengan kekuatan penuhnya melemparkan anak panah amaterasu gabungan dari elemen api dan angin. "Tidak bisa diremehkan seranganya begitu cepat, anak panah naga hitamnya kali ini berbeda dari sebelumnya. Aliran cakra kegelapan mengalir dalam anak panah itu." Ucap Shin Yan yang ada disamping Thobi sambil melemparkan anak panah amaterasu gabunganya.
Benturan dari kedua serangan anak panah terjadi, namun serangan anak panah amaterasu dari Shin Yan dan Thobi berhasil di telan mentah-mentah oleh wujud dari anak panah naga hitam. Anak panah amaterasu dari Shin Yan dan Thobi sempat menahan seranganya, akan tetapi kali ini benar-benar kuat sekali, anak panah naga hitam langsung menelan anak panah amaterasu yang menahannya itu.
"Tidak mungkin! Anak panah naga hitam itu kuat sekali, bahkan anak panah amaterasu gabungan dari kedua elemen kita berhasil dia telan begitu saja." Ucap Thobi dengan ekspresi terkejut melihatnya.
Anak panah naga hitamnya langsung melesat cepat ke arah Shin Yan dan juga Thobi. Akan tetapi tiba-tiba mereka berdua dikejutkan dengan berubahnya anak panah naga hitam tersebut menjadi naga hitam seutuhnya yang terbang dihapadanya. Semburan api dipesatkan oleh naga hitam kepada Shin Yan dan Thobi berada.
"Gawat! anak panah itu berubah menjadi naga hitam seutuhnya." Ucap Shin Yan sambil menghindari semburan api yang menyerangnya.
__ADS_1
Melihat kejadian yang menimpa Shin Yan dan Thobi, Lan Ji yang berada di belakang bersama Shojin akhirnya ikut dalam pertempuran dan akan membantunya. "Kamu berlindung dibelakang sini saja Shojin, sepertinya mereka berdua butuh bantuanku. aku akan kesana dan membantunya mengalahkan naga hitam yang menyerang mereka berdua. Pertarungan ini semakin sulit, karena lawan kita adalah arwah dari orang yang sudah lama mati. Dari pengamatanku, terlihat bahwa Raja Grandiya dan Ratu Selenmayang memberikan kepada para pasukannya aliran cakra kegelapan. Itulah kenapa para pasukan kejaraan itu menjadi sangat tangguh sekali dan bahkan bisa menciptakan naga hitam." Ucap Lan Ji kepada Shojin yang ada disampingnya.
"Aku yakin pasti ini semua sudah direncanakan oleh Arwah Raja Grandiya dan Ratu Selenmayang yang ada dibelakang sana. Cepat selamatkan Shin Yan dan Thobi dari naga hitam yang menyerangnya itu Lan Ji. Aku akan tetap disini dan berlindung dari segala serangan mereka." Ucap Shojin.
Setelah perbincangan antar kedua Lan Ji pun berlari menuju tempat Shin Yan dan Thobi berada dan meninggalkan Shojin.
Shin Yan dan Thobi terus untuk mencoba menghindar dari semburan naga hitam yang menyerangnya. Shin Yan dengan kekuatan elemen apinya menyembur balik ke arah semburan api naga hitam yang menyerangnya. Thobi juga dengan segenap kemampuan mencoba menghidari serangan demi serangan naga hitam dengan elemen angin yang dia punya.
Naga hitam menyerang para pasukan Thobi yang tersisa dengan semburan api hebatnya. Semua para pasukannya pun terbakar dan tidak bisa menghindarinya.
"Jangan diam saja! Serang dan habisi mereka berdua!" perintah Raja Grandiya kepada para pasukannya.
Mendengar perintah dari Raja Grandiya, ribuan para pasukan yang tersisa maju dan menyerang Shin Yan dan Thobi yang sedang diserang oleh naga hitam. Akan tetapi para pasukan yang berlarian ke arah Shin Yan dan Thobi tiba-tiba terseret oleh badai air dari arah depan mereka.
"Maaf aku terlambat!" Ucap Lan Ji yang datang dari arah belakang dan menyerang semua para pasukan kerajaaan dengan badai air miliknya.
__ADS_1
Ribuan para pasukan pun menyerang ke arah Lan Ji. dengan kekuatan elemen air yang dia punya, Lan Ji menghabisi satu per satu pasukan yang menyerangnya dengan serangan badai airnya. Sementara Shin Yan dan Thobi mencoba untuk menaklukkan naga hitam yang ada dihadapannya dengan serangan demi serangan.
"Kamu datang disaat yang tepat Lan ji! Naga hitam ini cukup merepotkan kami berdua akan mengurusnya. sementara kamu habisi saja ribuan para pasukan yang tersisa." Teriak Thobi kepada Lan ji yang datang secara tiba-tiba saat itu.
Para pasukan lawan menyerang Lan ji secara bersamaan dan mencoba mengeroyok Lan ji yang datang seorang diri. Anak panah naga hitam coba dilesatkan oleh salah satu pasukan lawan kepada Lan Ji. Lan Ji sebelumnya sudah tau akan serangan anak panah naga hitam yang akan menyerangnya dengan amatan mata sheijunya.
Lan Ji menyerang balik anak panah yang melesat kepadanya dengan serangan naga petir kombinasi dari konsentrasi mata Sheiju yang dia punya.
"Dia mempunyai mata yang spesial, cukup merepotkan juga ternyata. Matanya mampu mendeteksi serangan yang akan menyerangnya. kombinasi dari elemen airnya juga sangat mengesankan. kita harus berhati-hati dengannya." Ucap Raja Grandiya kepada Ratu Selenmayang yang ada disampingnya.
"Akhirnya mereka bertiga turun tangan juga. Kita lihat saja, apakah mereka bisa mengalahkan para pasukan kita dan juga naga hitam itu. Aku sudah tidak sabar untuk melawan mereka bertiga sekaligus dan mengalahkannya." Tutur Ratu Selenmayang sambil ketawa jahat.
Lan Ji dengan mudahnya mengancurkan barisan pertahanan ribuan pasukan lawan dengan kekuatan petir dan airnya. "Walaupun kalian memiki cakra kegelapan di tubuh kalian, aku tidak akan kalah begitu saja. Dengan mata kiriku ini akan ku habisi kalian semua. Kesabaranku sudah hampir habis, enyahlah kalian semua." Teriak Lan Ji sambil membantai satu persatu pasukan lawan.
"Kita tidak boleh kalah dari Lan Ji, kita juga harus mengalahkan naga hitam itu dengan seluruh kemampuan kita." Ucap Thobi yang ada disamping Shin Yan.
__ADS_1
Akan tetapi naga hitam terus melakukan perlawanan dengan berkali kali terbang dan menyemburkan kobaran api besar ke arah Shin Yan dan juga Thobi. Shin Yan melakukan perlawanan dengan semburan api amaterasunya, namun naga hitam terus menangkisnya dengan kobaran api besar dari mulutnya.