
Edo hari ini pergi ke rumah orang tua Tasya, iya ke sana dengan membawa mobil andalannya dan juga berpakaian casual seperti biasa, tapi ia membawa tas dengan merk Dior ke kediaman Tasya.
tok tok tok (suara pintu diketuk).
"permisi assalamualaikum, Tasya, assalamualaikum permisi,"ucap Edo berkali-kali.
setelah beberapa saat kemudian pintu rumah pun dibuka dan tampaklah Laila yang berada di depan Edo.
"Maaf tante, Tasya ada?,"tanya Edo.
"waalaikumsalam, Tasya lagi menginap di rumah tantenya nak, kamu ada penting dengan Tasya?".
"tidak terlalu penting juga sih tante cuman mau tanya soal pelajaran saja, sama sekalian saya mampir ke sini kan sudah lama saya tidak datang ke sini, oh ya Tante ini ada sedikit oleh-oleh dari saya,"ucap Edo sambil memberikan paper bag yang berisi tas tersebut.
Laila yang melihat itu tersenyum, dan ia menepuk pelan pundak Edo,"ih nggak usah repot-repot, ini kan merek yang terkenal itu, kalau kamu mau ke sini datang saja jangan membawa barang-barang segala seperti ini, tante kan jadi gak enak, Ya udah nak ayo masuk dulu,nanti biar tante teleponin Tasya ya mungkin dia bisa datang ke sini,"ucap Laila sambil mempersilahkan Edo untuk masuk.
"terima kasih Tante,"jawab Edo yang mulai mengekori Laila.
mereka berdua pun masuk ke dalam,dan di situ Laila meminta tolong kepada asisten rumah tangga untuk membuatkan minuman yang diberikan kepada Edo.
"Maaf ya Tante kalau saya mengganggu,saya ke sini cuman berniat untuk berkunjung saja kok Tante tidak ada maksud lain,"ujar Edo.
"iya nak Tidak apa-apa kok, oh ya nama kamu siapa Kalau boleh tahu?".
"nama saya Edo tante, saya dulu pernah ke sini bareng sama Tasya, cuman mungkin tante memang lupa karena saya ke sini juga setahun yang lalu, pas saya lagi ada kerja kelompok sama Tasya dan juga teman-teman yang lain".
"oh kamu Edo, anaknya verni kan?".
"iya Tante saya anaknya Mama verni,oh ya kalau nggak salah kata Mama Tante masih temen sekolah, sama Mama dan papa dulu ya?".
"iya nak kami memang satu sekolah bahkan kami juga satu kelas dulunya, oh berarti kamu anaknya verni sama Robi kan?".
"iya Tante bener".
"pantes aja muka kamu kayak ada verni-verninya, tapi sifat kamu kayak Robi, super persis banget kayak Robi".
"Kalau boleh tahu bagaimana sifat papah dulu tante, maklumlah soalnya saya tanya sama mama nggak pernah dikasih tahu,cuman Mama bilang aja kalau papa itu suka ngejar cewek-cewek yang lebih cantik ".
__ADS_1
"ya itulah papa kamu,cuman kalau soal cewek-cewek itu emang benar papa kamu kayak mata keranjang,jangan marah loh tante bilang mata keranjang kayak gini ya,karena ini emang adanya papa kamu emang suka banget buat cari cewek-cewek yang lebih cantik terus dipacarin, setelah dipacarin berselang beberapa waktu langsung diputusin, dan yang paling terakhir papah kamu itu pacaran sama mamah kamu itu dan untungnya sampai nikah, Kalau nggak salah pacaran paling lama ya sama mama kamu, sekitar 2 sampai 3 bulanan lah baru mereka menikah".
"oh berarti maksud tante saya sama-sama mata keranjang dong kayak papa, kan karena tante saya sifatnya mirip papa".
"ya nggak itu juga sih,cuman cara pembicaraan kamu dan juga cara pembawaan kamu itu loh yang mirip sama papamu".
"hehehe tante, Tante ini bisa aja".
setelah beberapa saat mereka berbincang-bincang, Edo pun selesai untuk bertemu dengan Laila, barulah setelah itu Edo pamitan pulang.
dan ketika Edo sudah pergi, Laila menelpon Tasya untuk mengatakan hal ini kepada Tasya.
***
"iya Mah ada apa?,"tanya Tasya.
"kamu lagi apa sayang?".
"nggak ada apa-apa juga sih sayang, oh ya nak Brian udah pulang?".
"udah mah cuman dia lagi ada di ruang kerjanya, mungkin lagi ngerjain dokumen yang belum selesai, entahlah mah, emangnya kenapa Mama ada penting sama mas Brian".
"enggak mama enggak ada penting sama dia, oh ya nak tadi ada Edo lo ke sini".
"Edo, Edo temen aku?".
"iya si Edo temen kamu yang satu kelas dulunya itu, itu loh Edo anaknya verni".
"ngapain dia ke sana mah?".
"nggak tahu, awalnya sih bilang mau ketemu sama kamu karena ya ada pembelajaran di sekolah ya nggak dia mengerti, atau enatalah Mama juga gak tahu niat sebenarnya dia mau ngapain, tapi ya sayang Edo ke sini bawa oleh-oleh lho buat mama".
__ADS_1
"bawa oleh-oleh apa ma?".
"bawa tas modern terbaru, tas merk Dior itu loh yang terkenal yang paling mahal itu, ya kalau menurut Mama bukan mau ketemu sama kamu, tapi emang dianya aja yang mau ketemu sama mama, ya mungkin sekalian PDKT gitu".
"iya juga sih Mah, tapi menurut mama si Edo itu gimana?".
"kamu suka sama Edo?".
"ih enggak, siapa yang suka sama Edo,kan Mama juga tahu sendiri kalau dia itu gimana orangnya,ya meskipun mama gak tau jelas sih cuman aku emang nggak suka aja sama Edo, dia itu sombong".
"kamu nggak boleh ngomong gitu, Ya siapa tahu kan dia mau jadi calon suami anak kamu nanti".
"ih mama hamil aja masih belum udah mau jadi calon suami anak aku aja".
"ya kan siapa tahu nak, oh ya pernikahan kamu sama si Brian masih belum dipublish ya?".
"masih belum Mah,soalnya aku emang masih belum ada niatan juga sih buat nge publish,mungkin nanti kalau pas aku udah lulus sekolah aku bakalan langsung publish pernikahan aku ini, kan Mama juga tahu gimana background suamiku,takutnya nanti teman-teman deketin aku karena suamiku yang kaya raya,dan mereka juga nge-chat aku sebagai orang yang matre " .
"ya Ada benernya juga sih kata kamu, Ya udah deh nak jangan dipublish aja dulu, tapi untuk sementara waktu kamu jangan sampai hamil ya, bukan mama gak suka kamu punya anak, cuman emang waktunya aja yang kurang tepat, takutnya kamu dikirain hamil diluar nikah lagi,kalau udah dipublish baru deh kamu punya anak juga nggak apa-apa,toh kalau ada yang mempertanyakan soal pernikahan kan kalian tinggal tunjukin buku nikah aja".
"iya mah siap kalau itu meski mama gak bilang pun aku juga udah ngerti soal itu".
"Ya udah deh,Mama matiin dulu ya teleponnya biar kamu bisa baring Brian dulu".
"iya Mah bye mama kapan-kapan aku datang ke sana kok".
Laila mematikan panggilannya, dan di situ Laila masuk ke dalam kamarnya lagi untuk melanjutkan tugasnya merapikan pakaian yang tadi sempat terhalangi karena adanya tamu Yang tak diundang.
πΊπ«πΊ
Oke Guys jangan lupa baca bab selanjutnya ya.
__ADS_1