
ββdi saat Brian pulang dari kantor, ia melihat ada toko yang menjual aksesoris begitu banyak, tapi aksesoris itu khusus untuk wanita dari berbagai macam penjepit rambut, bando dan juga beberapa pernak-pernik untuk wanita lainnya.
ββ"Adit tolong berhenti di sini dulu ya,saya mau masuk ke dalam untuk membeli sesuatu!,"titah Brian.
"baik Tuan saya akan menunggu di sini".
Brian masuk ke dalam dan ia langsung membeli beberapa aksesoris yang cantik, beberapa Bandung dan juga aksesoris-aksesoris wanita lainnya.
"ayo Adit kita pulang ini saya sudah selesai memesan beberapa yang saya inginkan,"ujar Bryant dengan memegang paper bag berwarna coklat yang ukurannya lumayan besar.
-*-
sampainya Bryan di rumah iya langsung berlari mencari keberadaan sang istri dan di situ ketika sudah bertemu ia langsung menciumi jidatnya berkali-kali hingga membuat jidat itu pun basah dengan air liur.
"ih kamu nih Ada apa sih, kok pakai cium-cium segala?,"tanya Tasya yang mencoba untuk melepaskan diri.
"nggak ada apa-apa cuman pengen cium aja, oh ya ai aku hari ini bawain Kamu sesuatu, kamu mau kan pakai apa yang udah aku beliin?".
"emangnya kamu beliin aku apa tumben-tumbenan banget kamu bawa oleh-oleh dari kantor emangnya di kantor ada makanan baru yang belum pernah aku coba?'".
"bukan makanan ai ini itu sesuatu,intinya bagus banget deh dan coba deh kamu pakai pasti kelihatan cocok".
Brayen memberikan paper bag di tangannya itu dan Tasya langsung mengambilnya, Tasya tersenyum ketika melihat isi di dalamnya ternyata adalah berbagai macam pernak-pernik dan ia pun langsung memakai salah satu bando yang sangat menarik perhatiannya yaitu bando berwarna coklat.
__ADS_1
Tasya berputar-putar di depan Bryan dan Bryan tersenyum melihatnya.
"bagus gak bando aku,Kamu suka nggak ngelihat aku pakai bando kayak gini?,"tanya Tasya sambil terus berputar.
"kamu cantik banget, kamu kelihatan kit kalau pakai kayak gitu, oh ya Ay aku punya dua bando, yang satunya Mickey mouse warna hitam kamu mau pakai?".
"nanti pasti bakalan aku pakai kok tapi yang nggak sekarang juga masa iya aku harus pakai 2 bando sekaligus nanti malah kelihatan aneh lagi".
Brian menganggukan kepalanya dan ia pergi mengambil Mickey mouse yang dikatakannya tadi dan ia pakai sendiri lalu menunjukkannya kepada Tasya.
di situ Tasya tersenyum melihat tingkah konyol dari Brian hingga membuatnya menggeleng-gelengkan kepala.
"seriusan Kamu mau minum kopi pakai cincau, atau kamu cuman pengen ngerjain aku aja?".
"aku seriusan ai enak kali ya kopi pakai cincau?".
"ya gak enak lah mas orang kopi kan panas sedangkan cincau itu cocoknya pakai es mana lah enak?".
__ADS_1
"tapi aku pengen banget ai minum kopi pakai cincau mau kopinya dikasih es ataupun nggak terserah deh yang penting dipakaiin cincau".
Tasya menganggukan kepala dan ia pun pergi masuk ke dapur untuk membuatkan permintaan dari suaminya yang aneh itu.
Tasya mengambil satu sachet kopi gula aren yang menjadi stok di rumahnya, ia pun mengambil es batu lalu memotongnya kecil-kecil dan ditaruhnya di dalam air hingga es itu pun meleleh.
barulah setelah itu air es tersebut dimasukkan ke dalam blender bersama dengan kopi gula aren tadi dengan beberapa potong es batu yang sudah dihancurkan tapi tidak dilelehkan.
setelah semua tercampur rata, ia menuang es tersebut ke gelasnya dan mengambil beberapa roti tawar untuk dijadikan teman minum es,tak lupa juga di dalam es itu sudah diberi cincau oleh Tasya .
"ini apaan kok banyak kayak busa-busa nya di atas?,"tanya Bryan sambil melihat ke arah ice tersebut.
"ini itu kopi,udah deh Kamu cobain dulu kalau masih belum coba pasti nggak bakalan percaya kalau ini sebenarnya kopi".
Bryan meminum air tersebut, dan ia langsung suka dengan es itu sambil mengedip-ngedipkan matanya, bahkan Bryan memakan roti itu yang di sampingnya sudah ada kopi.
"Gimana enak gak?".
Brian menganggukan kepalanya dan ia dengan lahap memakan semuanya, sedangkan Tasya meninggalkan Bryan dan lanjut bersih-bersih di dapur.
iya merasa senang karena melihat senyum Brian yang begitu manis ketika menerima apa yang dibuatnya,bahkan itu adalah kali pertamanya membuat sesuatu dan langsung disukai oleh Bryan.
minuman itu adalah minuman hasil eksperimennya sendiri, karena sebelum ini ia tidak pernah membuat minuman itu, tapi Bryan malah langsung suka dan rasanya memang enak.
πΊπ«πΊ
Oke Guys jangan lupa baca bab selanjutnya ya.
__ADS_1