
Beberapa Hari berlalu, dan gini sudah genap satu minggu malah menginap di kediaman Brian, entah disengaja ataupun tidak setiap orang tua Brian bertanya kapan mala akan dijemput,pasti mala akan mengatakan kalau penerbangannya gagal atau ada kendala di saat perjalanan kedua orang tuanya.
"kakak udah sampai di mana, udah di bawah ya, bentar ya biar aku bukain pintunya,"ujar Mala seperti menelpon seseorang.
di situ Tasya hanya melihat saja,karena ia tidak tahu mala sedang berbicara dengan siapa,sedangkan Brian sudah pergi ke kantor sejak beberapa jam yang lalu, meskipun hari Minggu Brian tidak bisa libur karena ada meeting yang sangat penting yang harus dihadirinya .
"misi Apa boleh aku masuk,"ujar seorang wanita yang didengar oleh Tasya.
Mala masuk ke dalam dan menghampiri Tasya yang berada di ruang tengah sedang memakan camilan sembari menonton televisi.
"kak di depan ada kak Angeline, boleh kan kalau kak Angeline datang ke sini, soalnya aku yang mengundang kak Angeline untuk datang, karena di kota ini aku hanya mengenal kak Angeline saja,"ujar mala.
"ya udah silakan aja, kalau emang Angeline mau datang ya silakan,"jawab Tasya dengan santai.
mala tersenyum miring dan ia menganggukkan kepalanya, setelah itu malah menghampiri Angeline yang berada di depan, begitu pula dengan Tasya yang juga ikut ke depan Karena ia merasa tidak enak sebagai tuan rumah.
"eh hai, Maaf ya karena gue datang ke sini nggak minta izin dulu, ini gue tadi disuruh sama Mala,katanya dia kangen banget sama gue kan dari dulu dia selalu bareng sama gue,"ujar Angeline.
"oh iya tidak apa-apa, ya sudah saya masuk dulu ya, eh maaf maksudnya aku masuk dulu ya?,"ujar Tasya lalu pergi.
Setelah beberapa saat kemudian Tasya meninggalkan mereka berdua, di situ Angeline masuk ke dalam kamar malah yang berada di sebelah kamar Brian.
"terus kak terus kak gimana soal kemarin,kata kakak kakak chat ke aku kalau bang Brian itu kemarin bawain kakak kado yang spesial?,"tanya malah yang sengaja nadanya dikeraskan agar Tasya yang berada di sebelah kamarnya ikut mendengar.
bahkan mereka berdua kini berada di dinding pembatas antara kamarnya dan juga kamar Brian, mereka berdua sampai rela duduk di tempat televisi agar suara mereka berdua bisa tembus dari kamar satu ke kamar yang lain.
__ADS_1
"Ya begitulah, emang sih awalnya cuman ngasih kotak merah aja, ya kakak pikir ini mah udah lebih dari cukup namanya juga harganya sangat mahal, nggak main-main loh harganya sampai ratusan juta.
terus setelah ngasih kalung itu Di keesokan harinya Abang kamu malah ngirimin satu buket bunga full yang wangi banget,bahkan setiap hari ada aja kiriman bunga kiriman coklat dan yang lain.
awalnya sih kakak pikir mungkin itu hanya orang iseng atau fans aja, tapi kok di setiap kado-kado itu semuanya malah nama Abang kamu sih.
Ya emang mulut bisa berkata lain, tapi hati kan tidak bisa untuk dibohongi, jadi wajar-wajar aja kalaupun kak kamu bilang a b ataupun c, pasti yang jujur hatinya dan Abang kamu selalu aja ngomongnya nggak tepat tapi hatinya yang selalu tepat".
"Ya emang bener juga sih kata kakak,mau gimanapun ya namanya hati gak bisa dipaksain sekali lagi,apalagi kakak sama abang kan hubungannya udah lama nggak cuman satu ataupun dua bulan, bahkan kalian berdua udah bertahun-tahun bareng-bareng, jadi wajar aja kalau proses move on-nya itu lama.
apalagi kalian berdua sama-sama suka dan juga sama-sama cinta, jadi mau sekuat apapun kalian berpisah satu sama lain, tetap hasilnya kalian pasti akan terus bersama.
dan menurut buku yang pernah aku baca dan story yang pernah aku lihat di sosial media, katanya kalau rasa cintanya itu lebih besar laki-laki, pasti mau sekuat apapun perempuannya meminta pisah, tetap hal itu tidak akan pernah dapat terjadi.
sedangkan Abang sangat suka dan juga sangat cinta kakak, jadi mau kakak nyuruh Abang buat move on berkali-kali pun tetap aja, tetep pasti bakalan selalu bareng.
hah aku berharap banget kakak menjadi kakak iparku, aku sangat mengharapkan hal itu karena kakak udah menjadi kakak yang paling baik menurutku,padahal aku dulu ngidam-ngidamin banget kakak bisa nikah sama abang soalnya kan kalian berdua kayak jadi couple goals itu.
"ah kamu ini lebay banget sih dek, tapi kan sekarang kamu udah punya kakak ipar, dia itu baik banget loh malahan dia itu sangat disukain sama nyokap dan juga bokapnya Abang kamu".
"bagaimana ya kak, kalau Tante sama Om sih tante suka sama kak Tasya, namanya juga pilihan tante sama Om, tapi aku kurang serep aja soalnya kak Tasya agak sebaik kak Angeline,malah jauh lebih baik kak Angeline ketimbang kak Tasya ibaratkan kak Angeline itu 100% sedangkan kak Tasya 5%".
"kamu nggak boleh gitu,bagaimanapun Sekarang dia sudah menjadi kakak iparmu jadi kamu harus tetap menerimanya dengan baik".
__ADS_1
"terima sih kak cuman kayak Ya kurang serep aja lah, you know lah kak gimana aku,aku kalau udah bilang nggak srek ya gak srek mau gimanapun ya tetap nggak srek".
"bisa aja kamu nih,Ya udah kakak pulang dulu ya takutnya nanti ada panggilan syuting soalnya ini kakak cuman lagi free sebentar aja terus kakak keluar karena ditelepon sama kamu".
"muka karena kakak udah sempet-sempetin waktu meskipun kakak sibuk banget".
"santai aja kapan-kapan kalau kamu butuh teman lagi untuk cerita-cerita ataupun curhat tinggal telepon kakak aja ya, pasti kakak bakalan luangin waktu kok biar bisa ketemu sama kamu".
"okelah kak yuk kak pergi".
mereka berdua pun keluar dan malah mengantarkan Angeline keluar dari rumah.
di sisi lain Tasya dari tadi sebenarnya mendengar percakapan mereka, tapi ia tetap lebih percaya kepada Brian ketimbang mereka berdua yang selalu saja mencoba untuk membuatnya ragu dengan perasaan Brian.
dan Tasya dari tadi hanya senyum-senyum sendiri ketika mendengar cerita mereka yang lumayan agak tidak nyambung, karena ia yang lebih tahu bagaimana Brian, Brian sendirilah yang selalu video call dengannya di saat berada di perjalanan sampai berada di kantor kecuali dirinya pada saat meeting saja.
"mau ngibulin tukang ngibul, dasar lawak,"ujar Tasya dalam kamarnya sembari tersenyum kecil.
πΊπ«πΊ
__ADS_1
Oke Guys jangan lupa baca bab selanjutnya ya,dan maaf karena beberapa hari yang lalu sempat libur, orangnya lagi gak fit dan ini aja mencoba untuk update sesuai jadwal meskipun agak belepotan, iya semuanya semoga kalian suka dengan ceritanya.