
(Angeline)
"ini seriusan gue bakalan syuting di tempat ini, kesempatan besar dong buat gue, dan gue bisa ketemu sama Brian setiap hari,"ujar Angeline sambil melihat script yang ada di tangannya.
sutradaranya pun datang dan menghampiri Angeline yang sedang bersantai.
"Angeline kamu kebahagiaan tugas buat minta izin ke pemilik perusahaan itu ya, soalnya saya dengar kamu memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pemilik perusahaan tersebut,"ujar sutradara.
"Oke pak siap kalau itu,tapi ini udah mentok kan di sini tempat syutingnya?".
"iya tempat syutingnya di situ, nanti gandengan kamu Rion kayak biasa, soalnya banyak banget penonton yang minta kamu digandengin sama Rion".
"boleh nggak pak kalau pasangan saya yang lain aja, kayak gak enak aja gitu kalau harus bareng sama Rion terus".
"kok tumben banget, oh pasti takut pemilik perusahaan itu curiga dan kirain kalian berdua selingkuh ya, ya meskipun kenyataannya emang gitu ya kan?".
"Ya seperti itulah pak, boleh gak sih kalau diganti aja".
"nggak bisa, soalnya ini sudah keputusan dari atasan, kalau kamu mau protes ya udah protes aja kepada penulisnya ataupun yang punya proyek ini".
"Ya udah deh pak nggak apa-apa deh".
pak sutradara itu pun pergi dan kini Angeline yang sedang sendirian dihampiri oleh prion yang baru saja selesai melakukan adegannya yang terakhir.
(Rion)
"sayang setelah ini kita bakalan satu proyek lagi, kamu senang kan satu proyek sama aku?,"tanya Rion yang duduk di sebelah Angeline.
"senanglah sayang masa iya aku nggak seneng mau satu proyek lagi sama kamu, malah aku berharap banget bisa terus satu proyek sama kamu, rating penonton tinggi dan aku juga bisa deket terus sama kamu, jadi kita kan nggak usah ldr-an lagi".
__ADS_1
"tapi kamu tahu kan kalau kita bakalan syuting di tempat mantan kamu itu?".
"tahu kok Sayang, aku tadi dikasih tahu sama sutradara, oh ya sayang aku disuruh untuk minta izin ke brian, kan yang punya perusahaan itu Brian".
"Ya udah Sayang nggak apa-apa minta izin aja, siapa tahu kan Brian jadi tertarik lagi sama kamu dan mutusin buat punya hubungan lagi sama kamu".
"loh emangnya aku boleh punya hubungan sama laki-laki lain?".
"Ya nggak apa-apa lah sayang, toh kamu ke brian bukan karena ada rasa kan,kamu ke Brayan kan cuman ngambil uangnya aja dan kita bisa nikmatin uang itu bareng".
"iya juga sih sayang, makasih ya sayang karena kamu mau ngertiin aku, sebenarnya aku nggak enak sama kamu takutnya kamu malah cemburu, kalau kamu memang mengatakan ini ya udah aku jadi leluasa deh".
Angeline menganggukan kepala sembari tersenyum licik, Angeline masih berpikir kalau Rion sangat menyayanginya maka dari itu Rion selalu mengikuti permintaannya.
setelah selesai berbincang dengan Rion, Angeline bersiap-siap menuju ke kantor Brian karena ia ingin bertemu dengan Brian dan melancarkan aksinya untuk menggoda Brian.
-*-
"permisi kak,kakak cari siapa ya dan Kalau boleh tahu apa keperluannya?,"tanya resepsionis yang menjaga.
"kamu tidak tahu siapa saya?".
"iya saya tahu kalau kakak adalah kak Angeline, artis terkenal yang baru saja naik daun kan?".
"iya benar tapi kamu tidak tahu kan kalau saya punya hubungan dengan CEO kamu".
__ADS_1
"ah maafkan saya kak saya benar-benar tidak tahu, saya masih baru di sini kak cuman semingguan, sekali lagi saya minta maaf, silakan Anda memakai lift CEO".
resepsionis itu mengantarkan Angeline untuk ke lift CEO bahkan dia juga menekankan tombol agar Angeline tinggal masuk saja.
"sekali lagi saya minta maaf ya kak saya benar-benar tidak tahu kalau kakak adalah kekasih dari CEO kami,"ujar resepsionis itu dengan sangat sopan.
Angeline tersenyum dan pergi, dan ketika ia sampai di depan ruangan, Angeline langsung masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Sayang aku datang,"ujar Angeline dengan manja.
Brian begitu terkejut dengan kedatangan Angeline,ia tidak merasa mengundang Angeline untuk datang dan ia juga tidak mendengar ada suara ketukan pintu sama sekali dari tadi.
"kenapa kamu ada di sini saya sepertinya tidak ada janji sama sekali denganmu?,"tanya Brian.
"kok kamu gitu sih aku kan ke sini sebagai tamu kenapa aku seperti tidak pernah diharapkan, Apa kamu tidak pernah mengingat kejadian masa lalu kita?".
Angeline mendekat ke arah Brian dan ia duduk di meja Brian, sedangkan Bryan langsung berdiri dan duduk di sofa.
"Kalau kamu tidak mempunyai kepentingan lebih baik kamu keluar saja dari ruangan saya, saya sedang sibuk saya tidak punya waktu untuk meladeni orang yang suka main-main seperti kamu".
"kenapa sih kamu dingin banget ke aku,maaf karena aku pernah melakukan kesalahan ke kamu tapi sekarang aku udah berubah kok, aku udah gak sejahat yang dulu, dan aku sekarang udah nggak main sama Rion lagi aku cuman main di dalam akting aja".
"saya tidak mau dengar dan saya juga tidak peduli, cepat katakan kamu mau apa datang ke sini, Kalau tidak ada kepentingan lebih baik keluar, Kalau kamu masih memaksa untuk datang ke sini, saya tidak akan segan-segan untuk memanggil security dan menyeret kamu keluar dari sini!".
Angeline mulai mengeluarkan air mata buayanya,"aku tahu kalau perbuatanku itu sangat buruk, tapi apa kamu tidak bisa memberikanmu kesempatan lagi,Sekarang aku sudah benar-benar berubah dan aku tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama lagi,"ucapnya sambil menitipkan air mata.
"ya sudah, Ada apa kamu datang ke sini?".
"Oke kalau kamu nggak bakalan dengerin penjelasan aku, aku nggak apa-apa kok ,aku datang ke sini untuk meminta izin ke kamu karena aku akan melakukan syuting bersama dengan yang lain di daerah kantor kamu ini, besokpenulis dan juga orang penting dalam film akan datang ke sini untuk meminta izin sekarang cukup aku yang datang karena aku diminta oleh sutradara,"ujarnya sambil terus menitihkan air matanya .
"Oke kalau gitu jika memang itu permintaan dari orang yang akan syuting di sini, biarkan mereka saja yang meminta izin Dan saya tidak butuh kamu, sekarang kamu keluar dari ruangan saya karena kepentingannya sudah selesai kan".
Angeline menganggukan kepalanya,dan ia pun pergi dari kantor Brian dengan keadaan pura-pura menangis.
πΊπ«πΊ
Oke Guys jangan lupa baca bab selanjutnya ya.
__ADS_1