Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 10


__ADS_3

Deffin sendiri yang masih mematung dengan tangan yang di letakankan di pipi nya bekas ciuman Gazella terlihat seperti orang bodoh.


"Tuan"ucap asisten Jo namun sama sekali tidak di hiraukan oleh Deffin.


"Tuann"teriak asisten Jo kuat membuat kesadaran Deffin kembali.


"Kenapa kau berteriak sih aku tidak tuli"ucap Deffin ketus.


"Kucing kecil itu mencium ku Jo"ucap Deffin meraba pipi nya yang di cium Gazella.


"Saya tahu tuan karna saya melihat nya"ucap asisten Jo.


"Aku bukan mimpi kucing kecil itu berani mencium ku"ucap Deffin melangkah kan kaki nya keluar dari lift dengan tangan yang masih mengelus pipi nya bekas ciuman Gazella tidak lupa dengan senyum mengembang di bibir nya.


Kedua nya masuk ke dalam mobil meninggalkan apartemen tersebut,di dalam mobil Deffin sama sekali tidak melepaskan tangan nya dari pipi nya sambil senyum-senyum sendiri membuat asisten Jo bergidik ngeri melihat perubahan tuan muda kejam dan berhati dingin tersebut yang juga di juluki raja iblis malah berubah seperti orang gila karna hanya gadis kecil.


Orang waras akan gila bila jatuh cinta seperti tuan muda bahkan ia seperti abg labil di usia nya yang sudah mulai matang,ck semoga aku tidak jatuh cinta seperti tuan muda,batin asisten Jo.


Sampai nya mereka di perusahaan Deffin keluar dari dalam mobil masih dengan tangan tak lepas dari pipi nya tidak lupa dengan senyum mengembang nya membuat semua karyawan heboh dan bertanya-tanya dengan tuan muda dingin dan kejam tersebut.


"Kalian melihat apa bekerja"ucap asisten Jo pada karyawan tersebut dengan nada tak bersahabat membuat mereka segera berlarian karna asisten Jo jika sudah mengamuk sama kejam nya dengan sang tuan Muda.


"Kenapa kau galak sekali Jo santai saja"ucap Deffi di dalam lift.


"Apa tuan muda tidak papa"tanya asisten Jo.


"Tentu saja namun suasana hati ku sedang bahagia"ucap Deffin.


"Aku jadi merindukan kucing kecil ku"ucap Deffin tertawa pelan membuat asisten Jo merinding.


"Kenapa dengan mu"tanya Deffin.


"Tidak apa-apa tuan"ucap asisten Jo.


"Ck maka nya jatuh cinta biar kau tahu bagaimana rasa nya"ucap Deffin keluar dari dalam lift dan berjalan menuju ruangan nya sendiri.


"Jo bawa kaca ke ruangan ku dengan ukuran besar"ucap Deffin membuat kening asisten Jo mengerut.


"Untuk apa tuan"tanya asisten Jo.

__ADS_1


"Bawa saja jangan banyak tanya"ucap Deffin duduk di kursi kebesaran nya.


"Baik tuan muda"ucap Asisten Jo segera melakukan perintah Deffin meski pun ia masih penasaran untuk apa kaca tersebut.


Sepuluh menit kemudian asisten Jo membawa kaca ukuran besar sesuai dengan keinginan Deffin dan meletak kan nya di samping Deffin.


"Sudah keluar sana"usir Deffin.


Asisten Jo mengangguk dan segera keluar dari ruangan Deffin meski dalam otak nya masih bertanya untuk apa kaca tersebut,lain hal nya dengan Deffin meletak kan kaca tersebut di samping nya dan memandang diri nya di cermin tersebut dengan senyum lebar.


"Kucing kecil ku sudah berani ternyata"gumam Deffin melihat pipi nya yang di cium oleh Gazella.


"Haiss aku jadi merindukan mu kucing kecil"gumam Deffin lagi.


Di lain tempat Gazella sudah berada di sekolah dan duduk di samping Hellen,kedua nya belajar dengan santai karna mereka memiliki otak di atas rata-rata jadi pelajaran seperti itu cukup mudah untuk mereka terutama Gazella.


"Hellen"panggil Gazella pelan.


"Iyaa"ucap Hellen menoleh ke arah Gazella.


"Aku ingin menawarkan pekerjaan untuk mu"ucap Gazella dengan wajah serius.


"Pekerjaa"tanya Hellen di angguki Gazella.


"Ck tentu saja tidak"ucap Gazella ketus.


"Lalu pekerjaan apa maksut mu"tanya Hellen.


"Kau hidup sebatang kara bukan"tanya Gazella.


"Hmm"dehem Hellen.


"Aku menawarkan pekerjaan untuk mu sebagai sekretaris di perusahaan ku tenang saja aku juga akan membantu mu untuk masuk universitas"ucap Gazella dengan serius.


"Kau jangan bercanda"ucap Hellen.


"Aku tidak bercanda"ucap Gazella.


"Lalu kepana kau bekerja sebagai cleaning servis jika kau memiliki perusahaan"tanya Hellen.

__ADS_1


"Hanya untuk mencari kesenangan saja"ucap Gazella santai.


"Bagaimana penawaran ku"tanya Gazella.


"Aku masih belum yakin apa yang kau ucapkan karna kau masih sangat muda mana mungkin mempunyai perusahaan sendiri"ucap Hellen.


"Nanti akan aku buktikan jika benar ada kau terima tawaran ku"tanya Gazella.


"Aku pikirkan dulu"ucap Hellen.


"Tapi perusahaan ku yang pusat sudah berada di negara Indonesia apa kau akan bersedia ke sana"tanya Gazella karna benar ia akan memindahkan perusahaan pusat milik nya di Indonesia dan sekarang sedang tahap pembangunan untuk membuat perusahaan itu lebih besar lagi dari yang sebelum nya.


"Memang nya di sana pekerjaan ku apa"tanya Hellen.


"Kau bisa menjadi asisten kakak ku untuk membantu nya karna aku yakin kau bisa di lihat dari otak mu dan kau juga begitu cekatan"ucap Gazella.


"Tapi kau juga akan ke sana bukan"tanya Hellen.


"Aku akan ke sana namun tidak tahu kapan karna aku masih ada urusan lain nya"ucap Gazella.


"Kau pikirkan dulu tawaran ku jika kau sudah memiliki jawaban nya beritahu pada ku"ucap Gazella lagi.


"Hmm aku pikir-pikir dulu"ucap Hellen.


"Tapi kenapa kau menawarkan nya pada ku kau lihat kita masih sekolah"tanya Hellen.


"Karna aku percaya pada mu kau tidak akan menghianati ku dan untuk masalah sekolah kau bisa sekolah semua nya akan aku tanggung sampai kau ke perguruan tinggi dan untuk masalah tempat tinggal kau tenang saja aku akan mempersiapkan nya untuk mu"ucap Gazella.


"Baiklah"ucap Hellen.


"Terimakasih sudah percaya pada ku aku akan memegang kepercayaan yang kau berikan untuk ku"ucap Hellen dengan senyum tulus.


Gazellan mengangguk dan tersenyum tipis mendengar ucapan Hellen ia yakin pilihan nya tidak akan salah karna filling nya tidak akan melesat untuk mengetahui bagaimana seseorang jika di dekat nya.


Satu rencana telah berhasil kak Daniel akan mempunyai sekretaris baru di sana sekarang tinggal kak Zian saja yang akan mengurus perusahaan di negara K yang telah di berikan kakek Aksa,batin Gazella.


Jam istirahat pun tiba Gazella dan Hellen keluar dari kelas menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah meminta untuk di isi.


"Oh iya Hellen nanti kau masuk saja ke kelas lebih dulu karna aku akan menemui kepala sekolah"ucap Gazella.

__ADS_1


"Untuk apa"tanya Hellen.


"Nanti juga kau akan tahu"ucap Gazella di angguki Hellen,kedua nya memesan makanan untuk mereka setelah mendapatkan kusri duduk.


__ADS_2