
Gazella yang sadar setelah cincin tersebut masuk ke jari tangan nya,memandang Deffin sambil menggelengkan kepala ia masih belum menjawab Deffin sudah dulu bergerak cepat.
"Memang nya aku sudah mengatakan iya"tanya Gazella menatap Deffin.
"Tadi saat di kamar kau sudah mengatakan iya sayang dan itu masih berlaku sampai sekarang"ucap Deffin enteng.
"Itu kan tadi berbeda dengan sekarang aku berubah pikiran"ucap Gazella ingin mengerjai Deffin lebih dulu.
"Tidak bisa begitu dong cincin nya juga asa di tangan mu bearti harus iya"ucap Deffin cepat.
"Perasaan aku tidak mengatakan jika cepat di pasang cincin nya kau saja yang memasang nya tanpa bertanya pada ku"ucap Gazella.
"Salah mu sendiri kenapa diam saja saat aku memasang cincin itu berarti kau tidak keberatan dan menerima lamaran ku"ucap Deffin.
"Sudah jangan berdebat lagi nanti anak kalian terbangun"ucap Aksa menengahi perdebatan kedua nya.
"Jadi kapan rencanya pernikahan kalian"tanya Leo menatap kedua nya bergantian.
"Besok adalah ujian terakhir Gazella tiga hari kemudian kami akan menikah,aku telah menyiapkan semua nya"ucap Deffin membuat mata mereka melotot tidak menyangka Deffin telah menyiapkan semua nya dari awal.
"Bisakah kita bicarakan hal ini setelah aku selesai ujian"ucap Gazella.
"Tidak masalah asalkan kita menikah secepat nya"ucap Deffin.
"Karna semua nya sudah setuju dengan pernikahan mereka kami izin pulang dulu sudah tengah malam"ucap Leo menatap jam nya yang sudah jam 12 malam.
"Iya sering-sering berkunjung ke sini"ucap Aksa.
"Besok aku akan datang kembali aku masiu ingin melepas rindu dengan kalian"ucap Leo bangkit dari duduk nya.
"Kami akan menunggu besok"ucap Samuel di angguki Aksa.
__ADS_1
"Ya sudah kami balik dulu,kakek kembali dulu cucu menantu"ucap Leo pada Gazella.
"Iya kek hati-hati"ucap Gazella.
"Aku pergi sayang"ucap Deffin menarik tangan Gazella untuk memeluk nya sebentar tidak lupa mencium kening Gazella.
"Jaga diri baik-baik"ucap Deffin membuat Gazella memutar bola mata nya malas.
"Rumah mu tepat di depan sini"ucap Gazella ketus melepaskan diri nya dari pelukan Deffin membuat Deffin terkekeh.
Ia pun segera meninggalkan apartemen Gazella masuk ke apartemen milik nya bersama Leo yang akan menginap,setelah kepergian kedua nya Gazella kembali duduk di sofa di ikuti Aksa dan Samuel karna seperti nya ada hal yang penting di bicarakan Gazella.
"Apa yang ingin kau bicarakan Queen"tanya Aksa.
"Jika aku menikah apa mereka akan hadir di pernikahan ku dan apakah kita harus memberitahu mereka"tanya Gazella.
"Saran kakek sebaiknya beritahu saja karna bagaimana pun mereka tetap orang tua mu"ucap Samuel.
"Nak bagaimana jika mereka tahu kau menikah tanpa mereka memberitahu mereka pasti mereka akan kecewa pada mu karna tidak langsung kau tidak menganggap mereka"ucap Aksa.
"Apakah mereka dari dulu memikirkan bagaimana sakit hati dan kecewa nya diriku,bahkan saat aku mulai sedikit menerima mereka lagi-lagi harus kembali kecewa lalu saat aku hanya mengecewakan mereka sekali saja apa salah nya,bagi mereka mungin tidak akan penting jika aku beritahu juga maka dari itu lebih baik jangan memberitahu mereka"ucap Gazella membuat kedua nya terdiam.
"Tapi aku akan mengatakan pada kak Bintang dan Angkasa aku harap mereka bisa datang dan kak Galaksi juga kebetulan aku mengenal salah satu orang yang ada di kemiliteran itu"ucap Gazella lagi.
"Ya sudah jika itu keputusan mu kakek tidak akan melarang nya"ucap Aksa dari pada Gazella akan kembali merasakan sakit hati lebih baik ia mengalah biarlah waktu yang akan menyembuhkan sakit hati nya hingga keluarga mereka kembali seperti dulu.
"Terimakasih kek,kakek telah mengerti dengan ku"ucap Gazella memeluk kedua nya
"Lebih baik sekarang kau tidur besok ujian terakhir mu"ucap Samuel mengelus kepala Gazella.
"Iya kek"ucap Gazella mendekati kedua putra nya yang tertidur pulas.
__ADS_1
Ia mengangkat tubuh kedua nya satu persatu ke kamar nya,setelah selesai ia ikut membaringkan tubuh nya di samping Erwin dan mulai memejamkan mata nya.
Di apartemen Deffin juga kedua nya masih belum tidur membahas pernikahan yang akan segera di langsungkan.
"Saran kakek pernikahan kalian di lakukan tertutup saja mengingat pasti akan ada musuh yang mengintai maka dari kau perlu untuk menyembunyikan Gazella,kakek tahu ia bisa menjaga diri nya namun kalian sudah memiliki Erwin dan Edward yang harus di jaga bisa jadi musuh akan menarget mereka jika tahu tentang pernikahan kalian"ucap Leo.
"Deffin juga memikirkan nya kek maka dari itu Deffin ingin tertutup untuk pernikahan kami"ucap Deffin.
"Bagus lah jika kau juga memikirkan nya"ucap Leo.
"Semoga pernikahan kalian akan bahagia,kakek bahagia melihat mu bahagia"ucap Leo tersenyum tulus.
"Terimakasih kek,kakek sudah merawat ku sendirian dari kecil hingga aku bisa seperti sekarang"ucap Deffin tersenyum tipis namun mata nya sudah berkaca-kaca.
"Cucu ku sudah dewasa sekarang"ucap Leo menepuk pundak Deffin pelan.
"Jaga dan bahagiakan istri dan anak mu kelak,jangan pernah sakiti hati nya dan cintai lah ia sepenuh hati mu hingga kalian sampai menua nanti nya,hanya itu pesan kakek untuk mu"ucap Leo lagi.
"Pasti kek Deffin akan menjaga dan mencintai nya sepenuh hati"ucap Deffin.
"Kakek pegang janji mu itu"ucap Leo di angguki Deffin.
"Lalu bagaimana rencana mu dengan perusahaan,bukan kah Gazella ingin melanjutkan studi nya di negara S"tanya Leo.
"Kakek tenang saja Deffin sudah membangun perusahaan di sana dan perusahaan di sini akan di pegang Jo tapi masih dalam pengawasan ku"ucap Deffin.
"Sudah malam lebih baik kita istirahat"ucap Leo di angguki Deffin.
Kedua nya pun masuk ke dalam kamar mereka masing-masing untuk tidur,Deffin yang sudah berada di atas ranjang nya tersenyum bahagia sebentar lagi ia akan menikah dengan orang yang di cintai nya.
"Akhir nya aku akan menikah dengan mu kucing kecil"gumam Deffin terkekeh sendiri.
__ADS_1
Malam itu semua nya tidur dengan perasaan bahagia terutama Deffin yang sudah tidak sabar menunggu hari dimana berlangsung nya pernikahan mereka,ia akan hidup bahagia bersama istri dan anak-anak nya kelak membayangkan nya saja membuat senyum Deffin tidak pernah luntur hingga ia memutuskan untuk tidur.