Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 13


__ADS_3

Gazella sampai di arena balapan dan memarkirkan motor nya,ia duduk di atas motor baru nya mengamati mereka yang sibuk akan balapan.


Setelah mereka selesai aku akan mendaptar juga untuk ikut,batin Gazella karna tidak mungkin ia ikut melihat mereka sudah akan mulai jadi terpaksa ia menunggu selesai sekalian melihat bagaimana balapan itu berlangsung karna ia ingin menemukan lawan yang cocok untuk nya.


Di perusahaan raksasa di negara tersebut seorang pria tampan dengan wajah dingin menyeringai mengetahui kucing kecil nya di arena balapan dari anak buah nya.


"Kau sungguh mengejutkan kucing kecil"guman nya segera beranjak dari duduk nya dan keluar dari dalam ruangan nya.


"Tuan sebentar lagi kita akan ada rapat bulanan"ucap asisen Jo.


"Undur"ucap Deffin masuk ke dalam lift meninggalkan asisten Jo yang sudah menggerutu tidak jelas.


Sampai di lantai dasar Deffin masuk ke ruangan pribadi milik nya dan mengganti baju nya dengan serba hitam,lalu mengeluarkan motor besar milik nya dan menaiki nya meninggalkan perusahaan menuju arena balapan di mana Gazella berada saat ini.


Tak lama Deffin sampai di arena balapan dan dapat ia lihat Gazella duduk di atas motor nya dengan santai membuat Deffin geleng kepala pelan,ia segera turun dari motor nya tanpa melepaskan helm nya dan berjalan tegas ke arah Gazella.


"Hallo nona"sapa Deffin dengan suara yang di samar kan agar tidak di ketahui oleh Gazella.


"Hmm"dehem Gazella dengan mata yang masih menatap ke arah arena di mana mereka masih balapan dan tinggal satu putaran lagi.


"Ingin bertanding dengan ku"tanya Deffin membuat Gazella menoleh.


"Taruhan"ucap Gazella dengan mata yang memindai pria di depan nya dari atas hingga ke bawah.


Aku seperti mengenal nya dari bentuk tubuh nya walau suara nya sedikit berbeda tapi siapa yah,batin Gazella.


"Setuju"ucap Deffin menyeringai dari balik helm yang ia pakai.


"Jika kau memang kau bisa meminta apa saja untuk ku"ucap Deffin.


"Lalu jika aku kalah"tanya Gazella datar.


"Kau akan menjadi kekasih ku"ucap Deffin membuat Gazella terdiam sejenak.


"Ok deal"ucap Gazella santai.


Hahaha kena kau kucing kecil,batin Deffin dengan senyum puas.


Setelah mereka sepakat kedua nya pun segera menuju garis star dengan motor masing-masing karna anak buah Deffin telah lebih dulu mengurus pertandingan balapan antara kedua nya.

__ADS_1


"Hey seperti nya kau tidak asing untuk ku siapa kau sebenar nya"tanya Gazella penasaran melihat Deffin di sebelah nya.


"Nanti juga kau akan tahu"ucap Deffin santai.


"Oh"ucap Gazella acuh memasang helm juga dan menyalakan motor nya begitu juga dengan Deffin.


Tak lama seorang wanita berpakaian seksi berdiri di depan kedua nya membawa bendera di tangan nya dan mengangkat nya ke atas.


"Sudah siap"tanya wanita tersebut di angguki kedua nya.


1


2


3


Bendera tersebut terjatuh ke bawah,Gazella dan Deffin langsung tancap gas saat bendera tersebut terjatuh.


Kedua nya saling mengerjar satu sama lain,Gazella yang seperti memiliki lawan yang tak mudah di kalah kan menyeringai sengit,sedangkan Deffin bercedak kesal melihat betapa lihai nya Gazella di arena balapanan yang bisa ia artikan jika kucing kecil nya sering balapan liar.


"Kita lihat seberapa keahlian mu dalam balapan liar"gumam Deffin terus melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi begitu juga dengan Gazella yang tidak mau kalah.


Kedua nya saling mengejar satu sama lain hingga beberapa putaran dan tinggal satu putaran lagi akan menentukan siapa pemenang nya,Gazella segera melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi begitu juga dengan Deffin yang tidak mau kalah hingga garis finish telah terlihat membuat kedua nya sejenak saling menatap satu sama lain dari balik helm yang mereka gunakan.


"let's play a game"gumam Gazella menyeringai tipis melajukan motor nya dengan kencang di depan Deffin hingga motor milik nya mengeluarkan asap mengepul di depan Deffin membuat Gazella tertawa pelan hingga akhir nya sampai di garis finish.


"Aku menang"ucap Gazella berteriak heboh dengan Deffin di belakang nya.


Gazella menghentikan motor nya dan melepaskan helm nya menatap Deffin yang juga telah berhenti dan berjalan mendekati nya.


"Ck kau curang kucing kecil"ucap Deffin melepaskan helm nya hingga wajah tampan milik nya terlihat jelas.


"Pantas saja kau agak familiar ternyata om penguntit"ucap Gazella santai.


"Jadi kau sudah biasa balapan liar kucing kecil"ucap Deffin dengan mata menyelidik.


"Tidak tahu"ucap Gazella acuh.


"Ingat taruhan kita om penguntit"ucap Gazella lagi membuat Deffin mengendus malas.

__ADS_1


"Kau ingin apa"tanya Deffin langsung.


"Untuk sekarang aku tidak menginginkan nya aku akan meminta nya suatu saat nanti"ucap Gazella.


"Terserah kau saja"ucap Deffin karna bagi nya apapun yang di inginkan kucing kecil nya sekarang ataupun nanti ia akan memberikan nya dengan senang hati.


"Kita pulang dan ini adalah hari terakhi kau balapan jangan pernah ikut balapan lagi aku tidak ingin terjadi sesuatu pada mu"ucap Deffin.


"Ck balapan itu menyenangkan om kenapa juga om penguntit melarang ku"protes Gazella.


"Jika kau masih berani balapan aku akan mengatakan nya pada kakek Aksa dan Samuel"ancam Deffin.


"Menyebalkan"dengus Gazella.


"Kau mendengar ku kucing kecil"ucap Deffin datar.


"Iya ya"ucap Gazella kesal.


Tapi tidak janji,batin Gazella.


"Sini kunci motor mu kita pulang"ucap Deffin meminta kunci motor Gazella.


"Lalu motor om penguntit bagaimana"tanya Gazella.


"Anak buah ku akan membawa nya"ucap Deffin.


Gazella memberikan kunci motor nya untuk Deffin,kedua nya segera meninggalkan arena balapan tersebut dengan motor milik Gazella.


"Pegangan"ucap Deffin sedikit berteriak.


"Tidak perlu aku tidak akan jatuh"ucap Gazella membuat Deffin kesal sendiri.


Satu tangan nya menarik tangan Gazella agar melingkar di pinggang nya membuat Gazella tersentak kaget karna Deffin menarik tangan nya tiba-tiba.


"Jangan lepaskan"ucap Deffin memegang tangan Gazella dan satu tangan nya di melajukan motor tersebut.


Gazella membiarkan saja tangan nya melingkar di perut Deffin ia bahkan menyenderkan tubuh nya di punggung Deffin membuat Deffin tersenyum tipis.


"Tadi sok jual mahal tidak mau sekarang malah menempel di punggung ku"ejek Deffin.

__ADS_1


"Diam lah om penguntit sekarang banyak sekali bicara"ucap Gazella sambil memejamkan mata nya menikmati perjalanan mereka berdua.


__ADS_2