
Di dalam menuju ke salon kedua nya diam saja,Deffin yang masih kesal karna ulah Gazella memilih diam begitu juga Gazella yang kesal karna akan ke salon dengan paksaan Deffin. Namun kedua nya saling merilik satu sama lain tanpa ada niatan akan berbicara.
Sampai di salon kedua nya keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam,wajah Gazella berbubah masam saat sudah masuk karna menurut nya ke salon hanyalah membuang waktu saja.
"Berikan perawan maksimal untuk calon istri ku"ucap Deffin dingin pada pemilik salon kecantikan tersebut.
"Tentu saja tuan"ucap pemilik salon merasa senang karna salon nya di percaya untuk memberikan perawatan pada calon istri Deffin.
"Mari ikut saya nona"ucap pemilik salon tersebut di angguki Gazella segera berjalan mengikuti pemilik salon tersebut ke sebuah ruangan khusus.
Deffin memilih duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya untuk memeriksa pekerjaan nya yang telah di kirim oleh asisten Jo sembari menunggu Gazella selesai.
Di dalam ruangan Gazella terus menggerutu tidak jelas pada Deffin dan pemilik salon tersebut,tak jarang ia melirik mereka semua nya dengan sinis hingga membuat mereka merasa aneh dan takut pada Gazella.
Hampir dua jam Gazella berada di dalam sana dan akhir nya selesai dengan langkah cepat ia keluar dari dalam menghampiri Deffin yang sibuk dengn ponsel nya tanpa memperdulikan para pengunjung salon yang menatap nya tak berkedip bahkan mereka terang-terangan memuji Deffin.
__ADS_1
"Ayo pulang"ucap Gazella ketus setelah berada di dekat Deffin.
"Tunggu sebentar"ucap Deffin memanggil pemilik salon tersebut.
"Berikan gaun yang cocok untuk di pakai nya dan juga sedikit hias wajah nya"ucap Deffin membuat mata Gazella melotot tajam.
"Aku tidak mau lagi tuan Deffin yang terhormat lebih baik kita pulang sebelum kesabaran ku benar-benar habis atau kau ingin melihat tempat mengesalkan ini aku hancurkan"ucap Gazella dengan penuh penekanan,ini sudah sore belum lagi ia harus menyiapkan semua nya untuk makan malam mereka.
"Baiklah"ucap Deffin membayar salon Gazella barulah kedua nya pergi meninggalkan salon itu dan mask ke dalam mobil.
"Para wanita ke sana memanjakan diri mereka sayang"ucap Deffin.
"Diam lah aku masih kesal pada mu" ucap Gazella ketus.
Deffin pun memilih diam sesekali melirik Gazella yang wajah nya masih di tekuk namun terlihat lucu di mata Deffin membuat senyum nya terbit. Deffiin menghentikan mobil nya di restoran mewah untuk membeli makanan karna nanti malam mereka akan malam bersama-sama mengingat ini juga sudah sore nanti malam tinggal memanaskan nya saja.
__ADS_1
"Kau tunggu di sini saja aku akan masuk ke dalam nya untuk membelinya"ucap Deffin di angguki Gazella karna ia juga malas untuk keluar.
Setelah Deffin keluar dan masuk ke dalam restoran Gazella mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi anak buah nya.
Tut tut tut
"Hallo Queen"ucap seseorang dari sana.
"Bagaimana perkembangan bayi itu"tanya Gazella datar.
"Sudah ada kemajuan Queen namun masih harus di rawat karna ukuran tubuh nya kecil dan masih butuh perawatan intensip"ucap seseorang dari sana.
"Hmm pantau terus perkembangan nya dan tanyakan pada dokter itu apakah dua minggu lagi bayi itu bisa di bawa keluar"ucap Gazella.
"Baik Queen"ucap orang tersebut.
__ADS_1
Gazella segera mematikan panggilan tersebut setelah mendengarkan ucapan anak buah nya,ia memejamkan mata nya masalah yang terjadi di dalam keluarga nya terasa tidak ada habis nya dan sekarang seorang bayi yang tidak tahu apapun harus menjadi korban nya.