
Pagi pun menyapa Jasmine bangun lebih cepat agar ia bisa memasak untuk keluarga kecil putri nya, ia ingin menebus waktu kecil Gazella yang tak merasakan masakan nya setelah di bawa pergi jauh oleh kedua orang tua nya sampai sekarang,semoga dengan masakan yang ia buat dapat meluluhkan sedikit demi sedikit hari Gazella yang telah mengeras.
"Pagi bi"sapa Jasmine berada di dapur mewah Gazella.
"Eh pagi juga nyonya ada yang dapat kami bantu"tanya pelayan tersebut dengan sopan.
"Tidak ada bi justru saya ke sini ingin membantu memasak"ucap Jasmine.
"Jangan nyonya nanti nona dan tuan bisa marah pada kami jika tahu"ucap pelayan tersebut.
"Benar nyonya lagian kami sudah banyak di sini untuk mengerjakan nya nyonya duduk saja"ucap pelayan lain nya.
"Tenang saja mereka tidak marah,saya sudah lama tidak memasak untuk putri ku jadi aku ingin memasak untuk mereka"ucap Jasmine membuat pelayan di yang bekerja di dapur menatap satu sama lain.
"Tapi nyonya ini sudah menjadi pekerjaan kami"ucap pelayan tersebut.
"Aku tahu tapi tidak ada salah nya kan cuma membantu saja,kalian dapat mengerjakan yang lain nya"ucap Jasmine tanpa membuang waktu ia segera mengambil pisau dan mulai mengolah bahan yang akan di masak sudah tersedia di atas meja di keluarkan pelayan tersebut.
"Sudah berapa lama kalian bekerja bersama putri ku"tanya Jasmine sambil tangan sibuk memotong-motong.
"Belum lama nyonya karna tuan dan nona juga belum lama pindah ke sini"ucap pelayan yang membantu Jasmine.
Di dalam kamar Gazella sudah sibuk mengurus baby Ansel yang pup,ia sekalian memandikan nya di kamar mandi lalu memakaikan baju baby Ansel.
"Anak mamih sudah wangi dan tampan sekarang kita bangunin papih yah"ucap Gazella berbicara pada baby Ansel yang sudah mengoceh tak jelas.
"Papih cepat bangun udah pagi nanti kesiangan"ucap Gazella mengguncang tubuh Deffin.
"Lima menit lagi yank"sahut Deffin.
"Gak ada lima menit bangun sekarang nanti anak-anak terlambat sekolah pih"ucap Gazella.
"Iya ini sudah bangun"ucap Deffin membuka mata nya.
__ADS_1
"Putra papih sudah tampan aja pagi begini"ucap Deffin mencubit pelan pipi gembul baby Ansel.
"Babababa"oceh baby Ansel bertepuk tangan melihat Deffin membuat Deffin terkekeh.
"Ansel sama papih dulu ya nak mamih mandi dulu sebentar"ucap Gazella karna ia juga ada kelas pagi jadi sekalian mereka akan berangkat bersama.
"Gak mandi bersama mih biar lebih cepat"ucap Deffin menerima baby Ansel yang di sodorkan Gazella pada nya.
"Mandi saja sendiri"ucap Gazella ketus masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Deffin sendiri mengajak baby Ansel berbicara dan bercanda hingga baby Ansel terus tertawa dan mengoceh pada Deffin.
"Ibu pasti menyesal jika tahu kamu akan tumbuh baik dan pintar seperti ini,jika kau besar nanti jadilah anak kebanggaan mamih dan papih"ucap Deffin.
Tak lama Gazella keluar dari kamar mandi segera masuk ke ruang ganti untuk memakai baju nya tanpa peduli pada Deffin yang menatap nya karna ia hanya menggunakan handuk keluar. Sepuluh menit kemudian Gazella sudah berpakaian lengkap segera keluar dari dalam ruang ganti ia menyisir rambut nya dan mengikat nya lalu memoles sedikit wajah nya dengan make up membuat Deffin mengendus menatap Gazella.
"Gak usah pakai make up seperti itu mih ingat mamih sudah menikah dan punya anak tiga anak"ucap Deffin.
"Sesekali pih biar terlihat cantik"ucap Gazella.
"Hapus gak usah pakai begituan seperti biasa saja"tambah Deffin.
"Ck dasar posesif"jawab Gazella namun tak di gurbis oleh Deffin tetap menatap tajam istri nya tersebut.
"Hapus mamih atau tidak masuk kuliah sama sekali kita di kamar saja seharian"ucap Deffin karna Gazella tak juga menghapus riasan nya.
"Iya iya"ucap Gazella menghapus riasan tersebut.
"Lagian sudah punya suami dan anak juga gak perlu pakai begituan segala"ucap Deffin.
"Bilang saja papih takut ada yang naksir sama mamih"ucap Gazella ketus.
"Nah itu tahu"ucap Deffin santai.
__ADS_1
Setelah selesai menghapus make up di wajah nya,Gazella memakai bedak baby Ansel dan sedikit pemerah bibir,ia menghampiri Deffin yang masih menjaga baby Ansel.
"Papih mandi sana biar cepat"ucap Gazella mengambil baby Ansel dan menggendong nya.
Deffin mengangguk segera turun dari ranjang berjalan santai menuju kamar mandi membuat Gazella melongo dengan kelakuan Deffin.
"Deffinnn"teriak Gazella kesal bagaimana tidak Deffin berjalan santai tanpa menggunakan apapun di tubuh nya.
"Apa mih"ucap Deffin tanpa berbalik karna ia tahu apa yang membuat Gazella berteriak seperti itu.
"Kau ini sama sekali tidak punya malu apa setidak nya pakai celana mu itu"omel Gazella.
"Hanya kita saja di sini tidak ada orang lain lagian kau sudah sering melihat ku seperti ini kenapa harus malu"ucap Deffin masuk ka kamar mandi.
"Astaga tuhan kenapa suami harus seperti itu sih jika tahu kelakukan nya begitu aku akan berpikir sepuluh kali menikah dengan nya"gumam Gazella karna sudah sering ia mengingat kan Deffin namun sama sekali tak di dengarkan malah kadang ia masih bisa makan dulu jika perut nya lapar tanpa menggunakan apapun di depan Gazella.
Gazella menghela nafas nya pelan menyiapkan pakaian Deffin dan meletak kan nya di sofa ruang ganti agar Deffin tinggal pakai saja,setelah semua selesai Gazella keluar dari kamar menuju kamar Edward dan Erwin.
"Sudah selesai sayang"tanya Gazella pada kedua nya.
"Bentar lagi mih tinggal pasang sepatu"ucap Edward.
"Sus pegang Ansel dulu"ucap Gazella memberikan baby Ansel pada suster pengasuh nya.
"Mamih sekolah pagi juga"tanya Erwin yang masih memakai baju nya.
"Iya mamih masuk pagi jadi kita berangkat bersama"ucap Gazella membantu Erwin memakai baju.
Ia pun memakaikan kaos kaki dan sepatu Erwin biar cepat karna masih harus sarapan dulu sebelum berangkat,Gazella tak membiarkan suami dan anak nya pergi tanpa sarapan lebih dulu jadi sarapan pagi di rumah nya wajib.
"Sayangg"panggil Deffin dari pintu kamar sambil mengancing baju nya.
"Sebentar"ucap Gazella dari kamar kedua nya,sudah biasa bagi pelayan mendengar teriakan tuan dan nona mereka tersebut.
__ADS_1
"Kalian duluan ke meja makan sebentar lagi mamih akan menyusul"ucap Gazella di angguki kedua nya segera keluar dari kamar.
Gazella sendiri masuk ke kamar nya untuk mengurus bayi besar tersebut yang tak akan siap jika ia tak membantu nya,apalagi soal memakai dasi jika tak di pasang oleh Gazella langsung ia akan tetap menunggu Gazella sampai datang memasang kan nya jika Gazella mengurus anak-anak.