
Dua hari kemudian di mana mereka semua akan berangkat ke negara di mana makam Jessica dan Dea berada,saat ini mereka semua telah berada di bandara dengan koper yang lumayan banyak di bawa anak buah Deffin karna dari sana mereka tidak akan kembali ke negara itu lagi,Galaksi setelah itu akan kembali ke markas kemiliteran dan Bintang serta Angkasa juga akan kembali ke negara Indonesia sedangkan keluarga kecil Deffin dan Gazella akan langsung ke negara S untuk Aksa,Samuel dan Leo akan berada di negara tersebut dulu.
Setelah berpisah dengan asisten Jo yang akan tetap di negara itu untuk menggantikan Deffin mengurus perusahaan walaupun awal nya asisten Jo menolak ingin ikut dengan Deffin namun karna hanya asisten Jo yang paling Deffin percayai untuk mengurus perusahaan tersebut maka dari itu terpaksa asisten Jo tinggal di sana.
Jet tersebut segera lepas landas meninggalkan negara yang begitu banyak kenangan untuk Gazella dan Deffin mulai dari awal mereka pertama kali bertemu hingga akhir nya menikah.
"Kalian tidak akan ikut dengan kami dulu nanti sebelum ke negara S "tanya Bintang pada Gazella.
"Seperti nya tidak bisa kak,Queen harus mengurus semua data untuk masuk perkuliahan"ucap Gazella.
"Jika nanti kalian memiliki waktu datang berkunjung ke sana"ucap Angkasa.
"Kami akan usahakan untuk datang kak karna Edward juga akan mulai sekolah di sana usia nya akan masuk enam tahun"ucap Gazella.
"Baik lah jika begitu"ucap Angkasa sedikit lesu.
Tak terasa mereka pun telah tiba di negara tersebut di sambut oleh Zian dan Helen yang menjemput mereka di sana beserta anak buah Zian.
__ADS_1
"Ellaaa"teriak Hellen berlari dan memeluk Gazella membuat Gazella hampir terjungkal jika saja tubuh nya tidak di tahan oleh Bintang.
"Kau ingin membuat ku jatuh apa"ketus Gazella membuat Hellen cengengesan.
"Hehehe maaf aku sangat merindukan mu"ucap Hellen jujur.
"Aku juga"ucap Gazella dan menatap Zian yang tak jauh dari nya.
"Kak Zian tidak merindukan ku"tanya Gazella tanpa berkata Zian langsung memeluk Gazella erat membuat wajah Deffin mengeram kesal dan cemburu,sedangkan yang lain menahan tawa melihat perubahan wajah Deffin.
"Aku juga merindukan mu"ucap Zian.
"Kau ingin minum"tanya Gazella membuat yang lain tertawa terbahak dengan ucapan polos Gazella sedangkan Deffin menatap mereka tajam.
"Tidak perlu"ucap Deffin ketus.
"Ohh"ucap Gazella cuek.
__ADS_1
"Oh iya kenal kan ini Deffin suami ku dan mereka berdua putra kami"ucap Gazella memperkenalkan mereka.
"Kau sudah menikah"tanya Hellen menatap Gazella tak percaya dan memandang ketiga nya satu persatu.
"Kami baru menikah beberapa hari yang lalu"ucap Gazella.
"Kenapa kau tidak memberitahu ku"ucap Hellen kesal.
"Pernikahan kami tertutup dan tidak banyak orang yang tahu"ucap Gazella.
"Ck tapi tetap saja kau seharus nya memberitahu ku"dengus Hellen.
"Lebih baik kita pulang ke rumah dulu kalian tidak lelah apa berdiri di sini"ucap Aksa.
"Hehehe maaf kek,,kakek apa kabar"ucap Hellen pada mereka.
"Kami baik ayo pulang"ucap Aksa ramah di angguki mereka semua segera masuk ke dalam mobil yang telah terparkir rapi di sana.
__ADS_1
Mobil-mobil yang menjemput mereka segera meninggalkan bandara menuju kediaman mewah Aksa.