
Di meja makan semua sudah berkumpul kecuali Gazella dan Deffin yang belum turun dari kamar mereka karna Deffin kini kembali berulah ada saja yang hilang dan Gazella yang akan mencari nya padahal ia sudah menyiapkan semua nya di atas sofa ruang ganti.
"Jangan berulah lagi tuan Deffin yang terhormat aku sudah menyiapkan semua nya di atas sofa itu tadi nya"ucap Gazella dingin serta mata nya menajam membuat Deffin menelan ludah nya kasar.
"Hehehe iya sayang tidak akan lagi"ucap Deffin cengengesan tak jelas.
"Kau ini sudah tua juga kenapa masih bertingkah seperti Erwin saja,ingat kau sudah punya tiga anak"omel Gazella memasang dasi Deffin dan merapikan kemeja serta memakai kan jas untuk Deffin ke kantor.
"Habis nya kau selalu memperhatikan mereka aku juga kan ingin di perhatikan oleh mu"ucap Deffin membuat Gazella geleng kepala.
"Baik lah aku minta maaf aku akan membagi waktu ku untuk mu dan anak-anak"ucap Gazella mengelus pipi Deffin.
"Sekarang kita turun ke bawah yang lain sudah menunggu nanti Erwin dam Edward bisa terlambat sekolah"tambah Gazella mengecup sekilas bibir Deffin dan menggandeng tangan lelaki tersebut turun ke bawah satu tangan nya membawa tas kerja Deffin.
"Pagi yang menyenangkan"gumam Deffin memeluk pinggang ramping Gazella dengan senyum mengembang menuruni tangga menuju meja makan.
"Papih dan mamih kenapa lama sekali Erwin sudah lapar"celetuk Erwin.
"Mamih tadi bantu papih dulu maka nya lama,lebih baik kita sarapan nanti kalian telat"ucap Gazella di angguki mereka.
Mereka mulai makan dengan tenang,Gazella yang memasuk kan sarapan ke mulut nya berhenti mengunyah makanan nya dan melirik Jasmine.
Sama seperti masakan nenek,aku jadi merindukan nya,apa dia yang membuat sarapan ini untuk kami,batin Gazella.
"Makanan nya sedikit berbeda dari biasa nya siapa yang memasak ini bik"tanya Deffin pada kepala pelayan yang setia berdiri tak jauh dari mereka.
"Mommy yang memasak nya,bukan memasak semua nya sih mommy hanya membantu mereka saja tadi"ucap Jasmine.
"Kenapa mommy harus repot-repot turun ke dapur mereka banyak yang memasak di sana dam itu sudah tugas mereka juga"ucap Deffin.
__ADS_1
"Tadi mommy bangun terlalu pagi karna mommy tidak tahu berbuat apa jadi mommu membantu mereka saja lagian mommy suka memasak jadi apa salah nya membantu mereka"ucap Jasmine.
"Deffin hanya takut mommy kelelahan saja"ucap Deffin membuat Jasmine tersenyum tipis.
"Kalian suka masakan mommy"tanya Jasmine antusias menatap mereka yang lahap makan.
"Suka nek masakan nenek enak"ucap Erwin jujur.
"Kalau begitu nenek akan memasak untuk kalian nanti lagi"ucap Jasmine dengan semangat.
Gazella hanya diam saja mendengar percakapan mereka karna tidak tahu berbicara apa,ia masih merasa canggung dekat dengan kedua nya.
"Masakan mamih juga enak loh nek dulu waktu mamih belum sekolah mamih selalu masak untuk kami"ucap Erwin.
"Wahh pantas saja cucu nenek pada berisi tubuh nya ternyata selalu makan masakan mamih yah"ucap Jasmine di angguki Erwin.
Saat mereka sedang berbicara baby Ansel menangis membuat Gazella menghentikan makan nya padahal sarapan nya masih belum selesai,ia segera bangkit dari duduk nya dan berjalan cepat menuju baby Ansel.
"Seperti nya tuan kecil demam nona tubuh nya terasa hangat"ucap suster tersebut.
Gazella memeriksa baby Ansel dan benar saja tubuh nya terasa hangat padahl tadi saat ia memandikan baby Ansel masih normal.
"Kenapa tiba-tiba demam begini"gumam Gazella menenangkan baby Ansel yang masih menangis.
"Buat kan susu baby Ansel"ucap Gazella pada suster tersebut.
"Ini susu nya nona saya sudah memberikan nya tadi tapi tuan Ansel tidak mau"ucap suster tersebut memberikan susu yang masih hangat tersebut pada Gazella.
"Anak mamih minum susu dulu biar cepat sembuh yah"ucap Gazella memberikan susu tersebut pada baby Ansel sambil menimang nya pelan.
__ADS_1
Baby Ansel langsung diam dan menyedot susu nya sambil menatap Gazella yang masih beridiri sambil menimang nya.
"Ansel kenapa yank"tanya Deffin selesai sarapan langsung menghampiri Gazella begitu juga yang lain nya karna tangis baby Ansel baru saja berhenti.
"Seperti nya ia sedikit demam,kalian langsung berangkat saja aku tidak jadi masuk kelas takut nya demam Ansel bertambah tinggi"ucap Gazella pada Deffin.
Ini lah salah satu yang membuat Deffin semakin mencintai istri kecil nya,keluarga nya selalu menjadi priotitas Gazella dari pada apapun Gazella memang melanjutkan pendidikan nya namun ia tidak pernah sekali pun lupa dengan keluarga kecil nya,bagi nya keluarga kecil nya hal yang lebih utama dari pada yang lain nya.
"Baiklah aku akan cepat pulang dari kantor jika demam nya semakin tinggi hubungi aku kita akan membawa nya ke rumah sakit"ucap Deffin mencium kening Gazella dan baby Ansel.
"Iya hati-hati"ucap Gazella.
"Mih kami pergi dulu"pamit Edward di angguki Gazella.
"Belajar yang baik"pesan Gazella.
"Iya mih"ucap Edward.
Gazella menunduk kan tubuh nya mencium pipi kedua putra nya begitu pun dengan kedua nya barulah mereka berpamitan pada Jasmine dan Erland sebelum meninggalkan rumah.
Jasmine dan Erland yang melihat keluarga kecil putri mereka merasa bahagia sekaligus terharu bercampur sedih,Usia Gazella masih terlalu muda sudah menikah bahkan sekaligus mempunyai tiga putra seakan membuat mereka tertampar, Gazella menyayangi anak-anak nya dengan begitu tulus tanpa membedakan nya padahal ketiga nya bukan lah anak kandung nya, Sedangkan mereka yang anak kandung sendiri malah berbuat sebalik nya.
"Ansel nya biar mommy gendong dulu nak kamu lanjut kan saja sarapan nya tadi belum habis"ucap Jasmine pada Gazella.
"Tidak masalah takut nya dia akan menangis lagi,aku masih bisa makan nanti jika dia sudah tidur"ucap Gazella tanpa menatap ke arah Jasmine.
"Kau bisa sakit jika tak makan dengan benar nak"ucap Jasmine.
"Kesehatan anak ku lebih penting dari pada aku,dia masih kecil belum bisa mengatakan yang mana yang sakit"ucap Gazella membuat Jasmine terdiam.
__ADS_1
Erland menggenggam tangan Jasmine agar berhenti berbicara pada Gazella yang akan membuat nya bertambah sedih nanti nya,sakit tentu saja mendengar ucapan Gazella namun mereka tak bisa menyalahkan nya karna semua berasal dari mereka hingga Gazella berubah menjadi seperti sekarang. Dari mereka sampai hingga sekarang Gazella belum pernah memanggil mereka dengan sebutan mommy dan daddy dia juga selalu bersikap formal pada kedua nya