Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 92


__ADS_3

Gazella dan Deffin bergantian semalaman untuk menjaga anak-anak mereka meski ada anak buah Deffin yang berjaga di luar namun tetap saja kedua nya tetap khawatir pada anak mereka. Kadang Gazella yang akan pergi ke ruangan ketiga putra nya dan Deffin menunggu di ruang Cloe dan sebalik nya.


"Sebaik nya kau ke rumah saja untuk mengambil semua keperluan anak-anak"ucap Deffin pada Gazella saat matahari mulai terbit.


"Bagaimana dengan mereka jika mereka bangun mencari ku"tanya Gazella.


"Aku bisa menangani nya,ambil saja apa yang perlu-perlu nya karna sementara kita akan di sini kemungkinan anak-anak masih perlu perawatan seperti nya kejadian itu sedikit mempengaruhi kesehatan mental mereka terutama Ansel dan Erwin sambil menunggu Cloe bisa kita bawa karna tidak mungkin kita membawa nya ke rumah itu mereka akan ketakutan nanti nya di sana"jelas Deffin membuat Gazella terdiam mendengar nya.


"Semua akan baik-baik saja mereka akan sembuh"tambah Deffin mengelus rambut Gazella dengan sayang.


"Baik lah aku akan pergi sebentar"jawab Gazella di angguki Deffin.


Gazella mencium kening putri kecil nya lebih dulu dan memeriksa keadaan ketiga putra nya sebelum pergi meninggalkan rumah sakit kembali ke rumah.


Setelah Gazella tak terlihat lagi Deffin segera mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi anak buah nya yang ia suruh untuk mencari tahu dalang kejadian tersebut karna ia tidak akan melepaskan orang itu begitu saja.


"Bagaimana"tanya Deffin langsung.


"Seperti nya orang itu tahu jika kita akan mencari nya bos sekarang ia hilang tanpa jejak"ucap anak buah Deffin membuat wajah Deffin mendingin mendengar nya.

__ADS_1


"Cari sampai dapat"jelas Deffin mematikan sambungan telepon nya.


Aku harus menemukan nya dan membunuh nya jika ia masih berkeliaran begitu aku takut dia akan kembali menyentuh keluarga ku,batin Deffin menatap ke arah Cloe yang masih memejamkan mata nya.


"Papih"panggil seseorang membuat Deffin mengalihkan pandangan nya ke arah pintu menatap Edward yang berdiri di sana.


"Ada apa Ed"tanya Deffin berdiri dari duduk nya.


"Mamih kemana pih"tanya Edward berjalan menghampiri Deffin.


"Mamih ke rumah sebentar"ucap Deffin.


"Panggil dokter"ucap Deffin pada anak buah nya yang ada di luar dan membawa Edward duduk di sofa.


"Minum dulu jangan takut"ucap Deffin memberikan segelas air putih pada Edward agar putra nya itu tenang.


"Cloe pih"ucap Edward menatap Deffin dengan wajah masih sedikit takut.


"Cloe akan baik-baik saja"ucap Deffin.

__ADS_1


"Maaf kan Edward pih tidak bisa menjaga Cloe"ucap Edward dengan menunduk kan kepala nya.


"Ini bukan salah mu Ed, Cloe pasti sembuh papih akan mencarikan dokter terbaik untuk nya"ucap jelas Deffin karna tidak mau putra nya itu merasa bersalah.


"Jangan bicara seperti ini pada mamih yah nanti mamih akan sedih mendengar nya"tambah Deffin di balas anggukan kepala oleh Edward.


"Tuan"ucap anak buah Deffin dari luar membuka sedikit pintu.


"Kenapa"tanya Deffin datar.


"Tuan kecil menangis di dalam tuan"ucap nya membuat Deffin berdiri dari duduk nya beranjak ke kamar samping di mana Ansel dan Erwin berada.


.


.


.


Baca juga Mencintai Lelaki Yang Sama(Nikah Paksa) dan cerita lain nya kakak semua.

__ADS_1


Jangan lupa Like,vote dan Komen nya juga serta rite bintang ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ nya. Terimakasihโ˜„


__ADS_2