
Tidak hanya Deffin yang merasa bahagia mendengar tembakan tersebut namun kakek Deffin dan anak buah Deffin juga merasakan bahagia walau pada awal nya mereka merasa kecewa dengan apa yang mereka lihat.
"Kau membuat ku hampir gila kucing kecil"ucap Deffin masih memeluk Gazella.
"Kenapa tidak jadi gila nya"ucap Gazella tanpa dosa mendapat jitakan dari Deffin.
"Ck kenapa malah menjitak ku sih"kesal Gazella.
"Aku bicara dengan serius kau malah bercanda"ucap Deffin kesal.
"Sudah lah,lebih baik sekarang om penguntit menyiapkan makanan untuk ku aku sudah lapar"ucap Gazella.
"Ayo aku akan menyuruh pelayan memasak makanan yang lezat untuk mu"ucap Deffin menarik tangan Gazella dari sana dan membawa nya masuk ke dalam rumah tanpa berpamitan pada kakek Deffin yang masih duduk di sana bersama anak buah nya.
"Kalian kembali ke markas"ucap Kakek Deffin pada semua anak buah yang di sana.
"Baik tuan besar"ucap mereka serentak dan membungkuk hormat sebelum meninggalkan aula tersebut.
Akhir nya aku menemukan cucu menantu yang hebat dan kuat,batin kakek Deffin merasa senang ikut keluar dari aula tersebut menyusul Deffin dan Gazella
"Pelayan siap kan makanan"ucap Deffin pada kepala pelayan di mansion tersebut.
"Baik tuan muda"ucap kepala pelayan tersebut dengan sopan.
"Tunjuk kan aku kamar tamu aku ingin mandi lebih dulu"ucap Gazella.
"Ayo"ucap Deffin membawa Gazella menuju kamar nya yang berada di lantai dua.
"Kenapa kau malah membawa ku ke kamar mu"tanya Gazella.
"Di sini saja"ucap Deffin.
"Sana keluar aku mau mandi dan jangan lupa siap kan pakaian untuk ku karna aku tidak membawa pakaian"ucap Gazella dengan seenak nya menyuruh Deffin.
"Aku akan menunggu mu di sini saja"ucap Deffin membuat Gazella menatap Deffin dengan tajam.
"Hehehe bercanda sayang"ucap Deffin cengengesan.
__ADS_1
"Kenapa malah memanggil ku dengan sayang"protes Gazella.
"Kita kan sudah pacaran jadi tidak masalah dong aku memanggil mu sayang"ucap Deffin.
"Cih siapa juga yang mau jadi pacar mu dan kapan juga kau mengatakan perasaan mu pada ku"ucap Gazella sambil melipat tangan nya di dada.
"Kau sudah mendengar ucapan ku tadi kan dan aku juga sudah tahu kalau kau mencintai ku"ucap Deffin santai.
"Aku tidak mengatakan jika mencintai mu"protes Gazella tidak terima.
"Bukan kah sudah jelas bagaimana kau menembak kan pistol itu ke udara dan itu arti nya kau menerima ku"ucap Deffin membuat Gazella mengendus.
"Aku menembak kan nya bukan berarti mencintai mu tapi karna aku lelah telah berusaha sekuat tenaga untuk apa aku sia-sia kan apa yang telah aku capai dan juga bukan kah aku bisa mendapat kan posisi Queen di mafia mu jadi aku beruntung bukan"ucap Gazella.
"Alasan mu saja"ucap Deffin kesal.
"Bilang saja kalau kau malu mengatakan nya jika kau juga mencintai ku"tambah Deffin membuat Gazella memutar bola mata nya malas.
"Keluar lah cepat aku akan mandi dan jangan lupa baju untuk ku"ucap Gazella mendorong Deffin agar keluar dari kamar tersebut lalu mengunci nya agar Deffin tidak akan bisa masuk.
Gazella mengamati kamar milik Deffin yang luas dan mewah serta rapi juga bersih,ia pun melangkah ke kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya.
Ia pun segera membersih kan tubuh nya setelah selesai ia keluar dari kamar mandi dengan memakai bathrobe karna ia tidak memiliki baju di sana.
Tok tok tok
"Nona ini pakaian yang tuan muda berikan untuk nona"ucap seorang pelayan membawa pakaian untuk Gazella.
"Di mana dia"tanya Gazella mengambil pakaian milik nya.
"Tuan muda menunggu nona di meja makan bersama tuan besar"ucap pelayan tersebut.
"Hmm sebentar lagi aku akan turun"ucap Gazella menutup pintu tersebut,ia pun segera memakai pakaian yang telah di sediakan oleh Deffin untuk nya.
Ternyata ia tahu bagaimana selera ku tidak buruk,batin Gazella.
Ia pun segera turun ke lantai bawah karna perut nya sudah lapar belum lagi ia merasa tidak enak karna kakek Deffin menunggu nya.
__ADS_1
"Maaf kek terlambat"ucap Gazella setelah sampai di ruang makan.
"Tidak masalah cucu menantu duduk lah"ucap Kakek Deffin membuat Deffin terkekeh mendengar ucapan kakek nya sedang kan Gazella hanya mengangguk saja dan duduk di samping Deffin.
"Mari makan kau pasti sudah lapar setelah bertarung tadi"ucap Kakek Deffi lagi.
Mereka pun segera makan dengan tenang,Gazella yang memang merasa lapar makan dengan lahap nya tanpa ada rasa malu sedikit pun yang penting dapat makan dan kenyang,pikir Gazella.
"Apa rencana kalian setelah ini"tanya kakek Deffin menatap kedua nya.
"Maksut kakek"tanya Gazella.
"Kapan kalian meresmikan hubungan kalian"ucap kakek Deffin membuat Gazella tersedak.
uhuk uhuk
"Hati-hati"ucap Deffin memberikan segelas air putih untuk Gazella dan dengan cepat Gazella menerima nya dan meminum nya.
"Kenapa kau sampai kaget begitu"tanya kakek Deffin tanpa rasa bersalah sama sekali.
Sudah tahu aku masih sekolah sudah bicara tentang meresmikan hubungan,batin Gazella kesal sendiri.
"Gazella masih sekolah kek"ucap Deffin.
"Apa salah nya jika ia masih sekolah kalian bisa bertunangan dulu agar kalian saling terikat jika nanti Gazella telah selesai dengan pendidikan nya baru lah kalian akan menikah langsung"ucap kakek Deffin.
"Kek masalah itu bisa kita bicarakan saat kakek Aksa dan Samuel datang"ucap Deffin.
"Mereka pasti akan setuju"ucap kakek Deffin santai.
"Bukan kah beberapa hari yang lalu kau mengatakan ikut kelas akselerasi"tanya kakek Deffin pada Gazella.
"Iya kek"ucap Gazella masih mengunyah makanan nya.
"Pasti kau bisa cepat juga jika untuk lulus kuliah nanti kalian langsung menikah saja kakek sudah tidak sabar ingin mempunyai cucu"ucap kakek Deffin membuat Gazella dan Deffin sama-sama tersedak mendengar nya.
"Kalian lucu sekali sama-sama tersedak begitu bukan kah apa yang kakek katakan itu benar"ucap kakek Deffin lagi dengan santai nya menatap kedua nya tanpa rasa bersalah sama sekali.
__ADS_1
"Kakek bicara apa sih Gazella masih sekolah sudah membahas cucu"ucap Deffin.
"Apa salah nya kakek sudah tua dan ingin bermain dengan cucu-cucu kakek nanti nya maka dari itu kakek menyuruh kalian cepat menikah agar kakek cepat mempunyai cucu"ucap kakek Deffin membuat kedua nya menghela nafas kasar sambil melirik satu sama lain nya mendengar pemintaan itu.