
Setelah mereka semua nya di hajar habis oleh kedua nya ruangan itu menjadi sunyi hanya helaan nafas tak beraturan dari kedua nya.
"Kau hebat sayang"ucap Deffin menghapus keringat di dahi Gazella.
"Hanya olahraga sedikit sudah lama aku tidak olahraga mumpung ada mereka"ucap Gazella membuat Deffin terkekeh.
"Siapa penganggu itu"tanya Gazella menatap lelaki yang entah masih hidup atau sudah mati karna darah terus mengucur dari kepala nya akibat lemparan pas bunga dari tangan mulus Gazella.
"Hanya penganggu saingan bisnis"ucap Deffin di angguki Gazella.
"Ayo kita pergi dari sini anak buah ku akan mengurus mereka semua"ucap Deffin.
"Baiklah"ucap Gazella mengikuti Deffin dari belakang.
Kedua nya masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan restoran terlihat sudah kacau bahkan meja dan kursi di sana sudah berantakan.
"Apa kita jadi ke bukit"tanya Gazella.
"Tentu saja,kita akan menghabiskan waktu berdua di sana"ucap Deffin.
"Kita ke supermarket dulu untuk membeli makanan tidak mungkin kita tidak makan di sana"ucap Gazella.
Mobil Deffin pun lebih dulu singgah di supermarket seperti permintaan Gazella,kedua nya pun masuk ke dalam untuk membeli makanan.
Setelah mendapatkan makanan yang cepat saji dan tahan untuk besok serta roti dan minuman kaleng,mereka pun melanjutkan perjalanan menuju bukit yang tujuan nya ke rumah pohon.
"Aku mengantuk"ucap Gazella sambil menguap.
"Tidur lah jika sudah sampai aku akan membangunkan mu"ucap Deffin.
"Hmm"dehem Gazella memejamkan mata nya untuk tidur membiarkan Deffin menyetir sendiri.
Setelah lama berkendara akhir nya mereka tiba di bukit,Deffin merenggangkan otot-otot nya yang terasa kaku karna menyetir mobil hampir dua jam tanpa henti,mata nya melirik ke samping di mana Gazella masih tidur lelap tanpa terganggu sama sekali.
"Sayang"panggil Deffin mengelus pipi Gazella lembut.
"Sudah sampai"tanya Gazella membuka mata nya karna merasa ada yang menyentuh pipi nya.
"Baru saja"ucap Deffin.
"Kau pasti lelah bukan,ayo turun biar langsung ke sana dan istirahat"ucap Gazella di angguki Deffin.
Kedua nya pun turun dari mobil dan membawa kantongan plastik di tangan masing-masing berisi makanan dan minuman.
"Kalian datang lagi"tanya kakek Hao pada kedua nya baru sampai di atas.
__ADS_1
"Iya kek"ucap kedua nya tersenyum tipis.
"Kakek sudah yakin kalian akan kembali lagi ke sini"ucap kakek Hao tersenyum menatap kedua nya bergantian.
"Oh iya kek ini ada sesuatu untuk kakek"ucap Deffin menyerahkan satu plastik besar berisi makanan dan susu untuk kakek Hao yang sengaja mereka beli saat di supermarket.
"Kenapa kalian harus repot-repot membawa nya untuk kakek"ucap kakek Hao.
"Tidak repot kek,malah kami yang merepotkan kakek"ucap Gazella.
"Terimakasih kalau begitu,kalian istirahat lah pasti lelah saat perjalanan ke sini"ucap kakek Hao setelah menerima plastik besar tersebut.
"Iya kek kami ke atas dulu"ucap Deffin.
"Iya silahkan"ucap kakek Hao.
Kedua nya pun segera naik ke rumah pohon setelah kakek Hao pergi dari hadapan mereka.
"Masih sama saat beberapa bulan lalu"ucap Gazella menatap sekeliling.
"Tentu saja kan cuma kita yang masuk ke sini"ucap Deffin merebahkan tubuh nya di atas ranjang.
"Benar juga sih"ucap Gazella,ia membuka pintu dan duduk untuk menatap ke arah kota sambil memakan cemilan yang ia bawa.
"Kenapa ke sini"tanya Gazella melihat Deffin menghampiri nya.
"Bukan kah kau lelah"tanya Gazella.
"Sedikit"ucap Deffin memejamkan mata nya.
Gazella membiarkan nya saja dan terus menyantap cemilan nya sambil menikmati angin yang berhembus menerpa wajah nya,lain hal nya dengan Deffin yang sudah memejamkan mata nya tidur menikmati elusan tangan Gazella di kepala nya setelah menghabiskan makanan nya.
"Apa seenak itu elusan ku hingga ia tertidur"gumam Gazella menatap wajah damai Deffin saat tidur di pangkuan nya.
Tak ingin menganggu,Gazella memainkan game di ponsel nya sambil menunggu Deffin bangun dari tidur nya karna ia juga kasihan Deffin pasti kelelahan menyetir sendirian.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Menjelang sore Deffin membuka mata nya dan melihat Gazella masih asyik memainkan ponsel nya.
"Kenapa tidak membangunkan ku"tanya Deffin memeluk pinggang Gazella.
"Aku kasihan melihat wajah lelah mu"ucap Gazella tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel milik nya.
"Calon istri pengertian"ucap Deffin terkekeh.
__ADS_1
"Cepat bangun kaki ku terasa kram"ucap Gazella.
Deffin segera duduk di samping Gazella dan merebut ponsel Gazella,ia segera mematikan ponsel tersebut.
"Kenapa malah kau ambil sih"ucap Gazella kesal.
"Kita ke sini bukan untuk main game"ucap Deffin.
"Lalu"tanya Gazella.
"Sudah lah lebih baik kita masuk angin nya sudah mulai kencang"ucap Deffin di angguki Gazella.
Deffin berdiri dari duduk nya menatap Gazella yang masih setia duduk sambil melihat nya.
"Kenapa"tanya Deffin.
"Gendong lah kaki ku kram karna kepala mu berat sekali"ucap Gazella.
"Katakan saja jika kau memang ingin aku gendong"ucap Deffin mengangkat tubuh Gazella dan membawa nya masuk ke dalam.
"Kau ingin mandi lebih dulu"tanya Deffin menduduk kan Gazella di atas ranjang.
"Sebentar lagi,,kau saja duluan kita gantian"ucap Gazella.
"Tidak ingin bersama ku sekalian"ucap Deffin menaik turun kan alis nya.
"Dalam mimpi mu"ucap Gazella melempar bantal ke arah Deffin membuat tawa Deffin pecah.
Ia segera melenggang pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya meninggalkan Gazella yang masih kesal di sana.
"Astaga aku lupa membawa baju ganti lagi kenapa juga tadi aku tidak membeli nya di jalan"gumam Gazella.
Tak lama Deffin keluar dari dalam kamar mandi hanya memakai handuk saja membuat mata Gazella melotot.
"Hey kenapa kau tidak membawa baju mu ke kamar mandi sih"ucap Gazella kesal sambil menutup mata nya.
"Kita hanya berdua di sini lagian aku calon suami mu"ucap Deffin santai.
"Astaga kau ini di sini ada gadis masih di bawah umur tahu,kau menodai mata suci ku"ucap Gazella membuat langkah Deffin terhenti dan menatap Gazella.
"Kau tidak ingat nyonya Deffin jika sebentar lagi kau akan menjadi istri ku jadi biasakan saja melihat nya"ucap Deffin.
"Masih beberapa hari lagi"dengus Gazella.
"Sama saja,sana mandi keburu malam"ucap Deffin.
__ADS_1
"Aku tidak membawa baju ganti"ucap Gazella.
"Mandi saja dulu baju mu sudah aku siap kan setelah memakai baju aku akan mengambil nya di mobil"ucap Deffin lupa membawa baju Gazella yang telah ia siapkan karna akan ke bukit.