Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 66


__ADS_3

Setelah kemaren berbicara dengan Deffin berdua akhir nya Gazella memutuskan untuk memberikan pada Jasmine dan Erland kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka,namun ia masih sedikit enggan memanggil kedua nya dengan sebutan mommy dan daddy.


Sekarang mereka sedang di ruang keluarga setelah selesai makan malam,Gazella membantu kedua putra nya untuk mengerjakan tugas sekolah, Deffin sedang mengerjakan pekerjaan kantor yang sempat ia tinggal kan tadi sedangkan baby Ansel bermain bersama Erland dan Jasmine di sofa dekat mereka.


"Queen berapa usia Ansel sekarang"tanya Jasmine.


"Baru masuk empat bulan mom"ucap Gazella membuat Jasmine tersenyum senang karna Gazella memanggil nya mom.


"Jadi kau mengadopsi nya dari bayi"tanya Jasmine lagi.


"Begitulah"ucap Gazella enggan mengatakan jika mereka anak yang ia adopsi karna bagi nya ketiga nya anak kandung nya sendiri meski bukan ia yang melahirkan mereka namun kasih sayang nya melebihi orang tua kandung pada anak-anak nya.


"Mom adopsi itu apa"tanya Erwin pada Jasmine yang selalu ingin tahu sedangkan Edward diam saja mendengar nya.


"Bukan apa-apa sayang"ucap Gazella mengelus kepala Erwin.


"Mih tugas Edward sudah selesai"ucap Edward membereskan peralatan tulis nya dan memasuk kan nya ke dalam tas,selesai ia pun berjalan menuju kamar nya.


Gazella dan Deffin saling pandang melihat kelakuan Edward,mereka tahu Edward pasti merasa sedih dan sedikit tersinggung mendengar nya.


"Erwin tunggu di sini dulu yah mamih ke kamar sebentar kalau kurang mengerti tanya sama papih"ucap Gazella.


"Iya mih"ucap Erwin sibuk menulis.


Gazella berjalan cepat menuju kamar Edward dan membuka pintu nya dengan pelan,ia melihat Edward sedang berbaring di atas ranjang menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut bahkan terdengar isakan tangis dari bawah selimut membuat Gazella menghela nafas pelan.


"Hey kenapa anak mamih menangis"ucap Gazella duduk di atas ranjang Edward.


"Mamih apa orang tua kami belum juga kembali"tanya Edward membuka selimut nya dan menghapus air mata nya menatap Gazella.


"Mamih dan papih kan orang tua Edward nak"ucap Gazella mengelus kepala Edward.


"Apa mamih dan papih tidak akan membuang kami setelah mempunyai adik bayi lagi"tanya Edward.


"Kenapa bicara begitu,kalian anak-anak mamih mana mungkin mamih membuang kalian"ucap Gazella cepat.

__ADS_1


"Lalu kenapa orang tua kandung kami membuang kami mih,apa mereka tidak akan mencari keberadaan kami"tanya Edward.


"Mamih akan mengatakan nya sekarang karna Edward sudah bertanya tapi walaupun kau tahu kebenaran nya mamih dan papih tetap orang tua kalian juga"ucap Gazella.


"Sebenarnya orang tua kandung kalian sudah meninggal karna kecelakaan saat kita masih berada di negara lain bersama kakek"ucap Gazella membuat Edward kembali menangis.


"Maafkan mamih tidak memberitahu kalian"ucap Gazella memeluk Edward.


"Kenapa mereka membuang kami mih"tanya Edward menangis sesegukan di pelukan Gazella.


"Mungkin mereka mempunyai alasan tertentu kenapa melakukan itu,tapi sekarang kan sudah ada mamih dan papih yang menjadi orang tua kalian lagi,mamih dan papih menyayangi kalian jadi jangan sedih lagi"ucap Gazella melepaskan pelukan nya dan menghapus air mata Edward.


"Lebih baik sekarang Edward istirahat saja agar lebih tenang dan jangan pikirkan apapun lagi ada mamih dan papih di sini bersama kalian"ucap Gazella.


"Terimakasih mih"ucap Edward di angguki Gazella segera keluar dari kamar Edward setelah memastikan Edward sudah lebih baik dari tadi.


Ia kembali ke ruang keluarga duduk di samping Erwin yang kini sedang menggambar tak jelas,ia diam saja memperhatikan Erwin yang sibuk mencoret buku nya.


"Bagaimana dengan nya mih"tanya Deffin pada Gazella.


"Sudah lebih baik sekarang lagi istirahat"ucap Gazella di angguki Deffin.


"Mommy tenang saja mungkin dia masih teringat tentang mereka maka nya dia agak sensitif begitu jika mendengar kata adopsi"ucap Deffin melihat Gazella diam.


Ponsel Gazella berdering membuat nya sedikit menjauh dari mereka dan mengangkat nya.


"Katakan"ucap Gazella dingin.


"Queen tuan Angkasa baru saja mengatakan perasaan nya pada seorang wanita"ucap anak buah Gazella.


"Biarkan saja tapi selidiki tentang keluarga wanita itu"ucap Gazella.


"Baik Queen"ucap anak buah Gazella.


Gazella mematikan sambungan telpon tersebut dan tersenyum tipis mendapat berita dari anak buah nya.

__ADS_1


Semoga dia wanita baik-baik yang akan menjadi kakak ipar ku nanti nya,bisa membuat kakak ku bahagia dan selalu mencintai serta menyayangi kakak ku nanti nya,batin Gazella.


Ia pun kembali ke tempat nya semula dan duduk di samping Deffin yang masih sibuk dengan laptop di pangkuan nya.


"Apa pekerjaan mu begitu banyak dari tadi daddy lihat kau selalu berada di depan laptop itu"tanya Erland.


"Eeh iya dad ini email yang di kirim asisten kepercayaan ku dari kantor pusat jadi aku harus mengerjakan nya sekarang besok ada rapat penting di sana"ucap Deffin di angguki mengerti oleh Erland.


"Jadi kau membuat cabang perusahaan mu di sini juga"tanya Erland.


"Seperti yang daddy lihat karna kami tinggal beberapa tahun di sini jadi aku memutuskan membuat cabang nya di sini"ucap Deffin.


Erland tersenyum tipis mendengar ucapan Deffin ia tahu jika Deffin begitu mencintai Gazella di lihat dari cara Deffin menatap Gazella dan perlakukan Deffin juga,ia senang karna ada yang menjaga Gazella dengan baik selama mereka tidak ada di samping Gazella.


"Queen ini baby Ansel sudah tidur"ucap Jasmine pada Gazella.


"Iya mom biar Queen bawa ke kamar"ucap Gazella mengambil baby Ansel pelan agar tidak bangun,setelah berada di gendongan nya ia membawa baby Ansel ke kamar mereka.


"Erwin belum selesai belajar nya"tanya Jasmine setelah melihat kepergian Gazella dan baby Ansel.


"Bentar lagi nek sudah mau siap"ucap Erwin fokus pada gambar nya.


"Memang nya Erwin gambar apa"tanya Jasmine.


"Nenek tidak boleh melihat nya selesai dulu baru boleh"celoteh Erwin.


"Hahaha baik lah nenek akan menunggu agar bisa melihat nya"ucap Jasmine terkekeh.


"Apa kalian akan menetap di sini Deffin"tanya Jasmine pada Deffin.


"Belum tahu juga mom,aku cuma ikut apa kata istri ku saja jika dia betah tinggal di sini bersama anak-anak tidak masalah sama sekali"ucap Deffin.


"Siapp"ucap Erwin tiba-tiba sambil bertepuk tangan menyelesaikan gambar nya.


"Erwin menggambar apa nak"tanya Deffin.

__ADS_1


"Ini pih"ucap Erwin menunjuk kan hasil gambar nya terdapat gambar keluarga kecil di sana membuat mereka tersenyum haru menatap nya.


"Erwin lihatin sama mamih dulu"ucap Erwin berlari menuju kamar Gazella membawa gambar yang telah selesai ia buat.


__ADS_2