
Edward yang mendengar ucapan Gazella mengangguk saja karna tidak mengerti dengan situasi yang terjadi.
"Lebih baik kita makan sekarang"ucap Gazella pada ketiga lelaki berbeda umur tersebut.
Mereka pun makan bersama seperti keluarga kecil yang bahagia,terutama Deffin ia merasa suana yang terjadi begitu hangat,seperti mempunyai istri dan anak sungguhan.
Semoga selama nya kita merasakan suasana seperti ini,di tambah anak-anak yang nanti nya lagir dari rahim wanita di depan ku,wanita berhati malaikat dan wanita tangguh,batin Deffin menatap Gazella yang terlihat jauh lebih dewasa serta aura nya yang keibuan di usia nya yang masih terlalu muda.
Selesai makan Gazella menyuruh ketiga nya pindah ke ruang tamu karna ia akan membereskan bekas piring kotor yang mereka gunakan.
"Edward sudah umur berapa"tanya Deffin pada Edward yang duduk di samping nya sedangkan Erwin berada di pangkuan nya.
"Lima tahun papih"ucap Edward.
"Kalau Erwin"tanya Deffin.
"Erwin tiga tahun pih"ucap Edward di angguki Deffin.
"Pintas nya anak papih"ucap Deffin mengelus kepala kedua nya bergantian.
"Kalian sedang berbicara apaan"tanya Gazella ikut bergabung dan telah mengganti baju nya.
__ADS_1
"Bukan apa-apa"ucap Deffin.
"Sampai kapan kau akan ujian"tanya Deffin pada Gazella.
"Sampai sabtu"ucap Gazella.
"Kapan kakek akan kembali"tanya Deffin.
"Mungkin hari kamis besok"ucap Gazella.
"Jadi rencana nya kau kapan ke negara S"tanya Deffin.
"Seperti nya seminggu setelah ujian selesai,aku masih harus mengurus surat adopsi mereka berdua"ucap Gazella.
"Kenapa"tanya Gazella.
"Kau lupa jika ingin mengadopsi mereka kau harus memiliki suami agar identitas mereka di akui"ucap Deffin membuat Gazella terdiam.
Ahhh aku lupa jika ingin mengadopsi mereka menjadi anak ku harus memiliki suami,boro-boro punyai suami sekolah saja belum lulus,tapi masa aku menjadikan mereka berdua sebagai adik ku,batin Gazella meringis.
"Bagaimana kalau kita menikah saja kucing kecil"ucap Deffin menaik turun kan alis nya.
__ADS_1
"Coba saja katakan pada kakek nanti setelah datang kalau kakek setuju tidak masalah"ucap Gazella santai karna tidak mungkin kedua kakek nya memperbolehkan nya menikah muda,pikir Gazella.
"Kau berjanji akan mau menikah dengan ku jika kakek mengizinkan nya"ucap Deffin dengan semangat.
"Tentu saja"ucap Gazella santai.
"Baik lah aku akan melamarmu saat kakek datang dan kita akan langsung menikah aku akan mempersiapkan semua nya"ucap Deffin.
"Ck tanya dulu pada kakek jangan asal mempersiapkan nya begitu saja"ucap Gazella.
"Kau tetang saja aku yakin kakek akan mengizinkan nya"ucap Deffin dengan penuh keyakinan.
"Kita lihat saja nanti"ucap Gazella santai.
"Kau tidak ke kantor lagi om penguntit"tanya Gazella.
"Ada Jo yang mengerjakan pekerjaan ku di sana,lebih baik aku di sini bersama kalian saja"ucap Deffin membuat Gazella mengendus malas.
"Jangan bilang kau masih cemburu pada mereka berdua"tanya Gazella dengan mata menyipit.
"Tentu saja tidak,untuk apa aku cemburu pada mereka bukan kah sekarang mereka anak-anak kita"ucap Deffin.
__ADS_1
"Belum menikah saja anak kita sudah dua bagaimana kalau kita menikah nanti mempunyai anak tiga lagi pasti rumah kita akan ramai"tambah Deffin mendapat lemparan bantal sofa dari Gazella karna tidak habis pikir dengan Deffin.