Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 17


__ADS_3

Saat ini Gazella dan Deffin telah sampai di sebuah rumah mewah bak istana kediaman kakek Deffin.


"Kakek mu tinggal sendirian di sini"tanya Gazella.


"Tidak juga sih ada banyak pelayan dan penjaga di rumah itu"ucap Deffin.


"Ayo masuk"ucap Deffin lagi menggenggam tangan Gazella masuk ke dalam.


Kedua nya segera berjalan masuk ke dalam di sambut para pelayan yang sudah berbaris rapi di depan pintu menunggu kedatangan kedua nya.


"Di mana kakek"tanya Deffin dingin.


"Tuan besar ada di ruang makan tuan muda"ucap kepala pelayan yang bekerja di sana.


"Hmm"dehem Deffin segera melangkah menuju ruang makan di mana kakek nya berada.


"Aku jadi gugup begini sih"gumam Gazella membuat Deffin terkekeh.


"Jangan gugup santai saja kakek ku orang nya baik kok"ucap Deffin.


"Ya ya ya"ucap Gazella malas mengeratkan genggaman nya pada tangan Deffin.


Sampai mereka di ruang makan begitu mewah terdapat seorang pria paruh baya sudah duduk di sana menatap kedua nya.


"Selamat malam kek"sapa Deffin datar.


"Hmm"dehem kakek nya Deffin namun mata nya tetap tak lepas dari kedua nya.


"Kenalkan kek ini calon istri nya Deffin"ucap Deffin membuat Gazella melotot kaget mendengar ucapan Deffin.


"Siapa nama mu"tanya Kakek nya Deffin pada Gazella.


"Gazella"ucap Gazella dengan tegas dan berwibawa membuat kakek Deffin mengangguk puas.


"Berapa umur mu"tanya kakek Deffin.


Gazella menatap ke arah Deffin lebih dulu sebelum menjawab dan di angguki Deffin.

__ADS_1


"Tujuh belas tahun"ucap Gazella menggaruk kepala nya yang tidak gatal melihat reaksi kakek Deffin yang melongo.


"Kalian duduk lah"ucap kakek Deffin setelah beberapa saat diam,Kedua nya mengangguk dan segera duduk.


"Jadi kau masih sekolah"tanya kakek Deffin pada Gazella.


"Yah dia masih sekolah kek namun sebentar lagi akan masuk ke perguruan tinggi karna ia ikut kelas akselerasi"ucap Deffin.


"Kenapa kau mau pada cucu ku yang sudah tua itu usia nya jauh di atas mu sedangkan kau masih muda"ucap kakek Deffin membuat Deffin menatap tajam kakek nya karna mengatakan ia tua.


"Ck aku masih muda kek baru dua puluh lima tahun"protes Deffin.


"Kau menjadi sangat tua jika di bandingkan dengan nya yang baru tujuh belas tahun"ucap kakek Deffin mengejek Deffin yang diam tak berkutik.


Gazella hanya menjadi pendengar dari perdebatan kedua nya tanpa mau bicara sedikit pun karna sekarang ia fokus menatap makanan di depan nya,maklum saja jiwa lapar nya akan muncul jika sudah menyangkut makanan.


"Lebih baik kita makan saja kakek sudah lapar nanti kita sambung untuk cerita lagi"ucap kakek Deffin.


"Iya kek"jawab Gazella cepat membuat Deffin terkekeh sambil geleng kepala melihat kelakuan Gazella seperti anak kecil.


Mereka pun menikmati makan malam nya dengan diam,setelah selesai makan malam mereka duduk di taman belakang yang terasa sejuk karna di tumbuhi pohon-pohon kecil yang berupa buah-buah dan juga terletak tak jauh dari tempat mereka duduk berbagai macam sayuran tertata rapi di sana sesuai jenis sayuran nya.


"Itu kebun milik kakek dan semua nya kakek yang menanam nya untuk mengurangi rasa bosan nya kakek memilih mengurus kebun milik nya itu"ucap Deffin.


"Keluarga mu ada di mana"tanya kakek Deffin pada Gazella.


"Kakek sedang berlibur bersama teman-teman nya kek"ucap Gazella di angguki kakek nya Deffin.


"Kalau boleh tahu siapa nam kakek mu"tanya kakek nya Deffin.


"Aksa Ardana Abraham dan Samuel Reynal kek"ucap Gazella membuat mata kakek Deffin melotot kaget.


"Kau cucu nya Aksa dan Samuel"tanya kakek Deffin dia ngguki Gazella.


"Cih ternyata kedua keparat sialan itu memikili cucu cantik seperti mu juga"ucap kakek Deffin membuat Gazella menatap Deffin begitu juga dengan Deffin.


"Kakek kenal dengan kakek nya Gazella"tanya Deffin.

__ADS_1


"Tentu saja aku mengenal mereka berdua"ucap kakek Deffin.


"Kapan mereka akan kembali aku ingin bertemu dengan mereka"ucap kakek Deffin lagi.


"Gazella tidak tahu kek karna mereka keliling dunia bersama teman-teman nya yang lain"ucap Gazella.


"Sudah berapa lama kalian tinggal di sini"tanya kakek Deffin.


"Beru beberapa bulan kek"ucap Gazella membuat kakek Deffin menggebrak meja di depan nya dengan kuat.


"Astaga kek bisa santai sedikit tidak sih"ucap Deffin kesal.


"Aku akan membunuh mereka jika bertemu dengan ku lihat saja nanti"ucap kakek Deffin kesal.


"Siapa yang kakek bunuh"tanya Deffin.


"Tentu saja si Aksa dan Samuel sialan itu mereka di sini tidak memberitahu ku"ucap kakek Deffin kesal sendiri.


"Memang nya mereka tahu jika kakek tinggal di sini dan juga kakek masih berhubungan dengan mereka"tanya Deffin di jawab gelengan oleh kakek Deffin.


"Nah mereka saja tidak tahu bagaimana mereka bisa memberitahu kakek "ucap Deffin.


"Apa kakek teman nya kakek ku"tanya Gazella.


"Tentu saja kami berteman karna kakek mu pernah menyelamat kan ku tapi karna ada hal mendesak kami jarang bertemu dan sudah lama sekali kami tidak bertemu terakhir kami bertemu saat kami masih muda belum menikah"ucap kakek Deffin di angguki kedua nya.


"Apa kakek juga seorang mafia"tanya Gazella membuat kakek Deffin tertawa.


"Kami memang sama-sama mafia dulu namun tidak lama setelah menikah kami berhenti dari dunia bawah"ucap kakek Deffin.


"Kau tahu kalau kakek mu seorang mafia"tanya Kakek Deffin.


"Tahu kek"ucap Gazella.


"Berarti kau sudah belajar banyak dari nya bukan"tanya kakek Deffin.


"Tentu saja kek aku juga ingin bisa melindungi diri ku sendiri"ucap Gazella membuat kakek Deffin mengangguk puas.

__ADS_1


"Jika kalian ingin aku merestua hubungan kalian datang lah besok ke sini kakek akan menguji mu lebih dulu apakah kau pantas berada di samping Deffin"ucap kakek Deffin dengan serius menatap Gazella.


Ia mengatakan seperti itu bukan karna tidak suka atau menyusahkan Gazella yang merupakan cucu dari teman nya tersebut namun karna ia ingin melihat kemampuan Gazella apakah cocok bersanding dengan Deffin mengingat Deffin seorang mafia yang musuh nya di mana saja berada,ia hanya tidak ingin Gazella akan menjadi sasaran para musuh Deffin suatu saat nanti dan Gazella sendiri tidak bisa menjaga diri nya maka ia akan lebih merasa bersalah pada kedua teman nya tersebut karna telah membahayakan hidup Gazella nanti nya.


__ADS_2