
Kini mereka semua berada di makam Jessica dan Dea yang memang bersebelahan di sana,Gazella memandanga makam kedua nya bergantian dengan pandangan rindu,sedih dan bahagia menjadi satu di sana begitu juga dengan Aksa dan Samuel.
"Nek Queen datang kembali menjenguk nenek,Queen juga membawa suami dan anak-anak nya Queen,sekarang Queen sudah menikah semoga nenek di sana merestui pernikahan kami dan juga ikut bahagia melihat Queen bahagia"gumam Gazella mengelus batu nisan tersebut.
"Hay nek kenalkan saya Deffin suami nya cucu perempuan kalian,aku berharap kalian menerima ku menjadi cucu menantu kalian,aku akan menjaga dan melindungi istri ku dengan baik serta tidak akan pernah menyakiti nya kalian tenang saja di sana sekarang tugas ku yang akan membahagiakan nya semoga kalian merestui pernikahan kami dan mendoakan kami selalu bahagia bersama hingga menua nanti nya"gumam Deffin.
Hampir dua jam lama nya mereka berada di makam tersebut akhir nya mereka kembali karna terlihat Erwin dan Edward sudah lelah dan mengantuk.
"Mih kenapa tadi ke sana tidak ada siapa pun di situ"tanya Erwin yang duduk di belakang bersama Edward.
"Itu makam nenek buyut nenek sudah berada di surga sekarang"ucap Gazella.
"Kenapa nenek buyut tidak terlihat mih saat kita datang"tanya Erwin.
"Nenek buyut berada di sana namun kita tidak bisa melihat keberadaan mereka"ucap Gazella.
"Kenapa tidak bisa kita lihat mih apa nenek buyut tidak ingin bertemu dengan kita"tanya Erwin lagi.
"Bukan begitu nenek buyut pasti senang bertemu dengan kita hanya saja memang begitu kita tidak bisa melihat nya kan nenek sudah berada di surga tempat nya jauh sekali"ucap Erwin di angguki Erwin.
__ADS_1
"Apa kita juga akan pergi ke surga untuk bertemu dengan nenek buyut mih"tanya Erwin lagi membuat Deffin geleng kepala mendengar pertanyaan Erwin tersebut.
"Iya suatu saat kita akan bertemu dengan nenek buyut"ucap Gazella yang sabar menjawab pertanyaan putra nya tersebut.
"Kita balik ke rumah atau jalan-jalan dulu"tanya Deffin pada mereka.
"Balik ke rumah saja besok baru jalan-jalan kasihan Edward seperti nya ingin tidur"ucap Gazella.
"Erwin gak mengantuk nak"tanya Gazella melihat Erwin yang mata nya sudah segar kembali tidak ada mengantuk sama sekali.
"Gak mih"ucap Erwin.
"Papih bicara sesuatu"tanya Gazella.
"Ehh gak sayang"ucap Deffin cepat.
"Bagaimana perkembangan putra kita satu nya"tanya Deffin melirik Gazella sekilas yang duduk di samping nya.
"Kondisi nya sudah membaik dan juga sudah bisa di bawa dalam perjalanan saat kita di negara S mereka juga akan langsung berangkat dari sana bersama dokter yang menangani nya"ucap Gazella.
__ADS_1
"Kau sudah menyiapkan nama untuk nya"tanya Deffin.
"Aku akan memberinya nama Arsen Erickson Roberto"ucap Gazella di angguki Deffin.
"Walaupun kita sudah memiliki baby Arsen aku harap kau tidak akan menunda kehamilan untuk kita memiliki anak"ucap Deffin.
"Tapi baby Arsen masih kecil masa kita sudah memiliki anak bagaimana nanti mengurus nya"ucap Gazella.
"Kita bisa menyewa suster untuk membantu merawat nya juga"ucap Deffin.
"Apa tidak terlalu cepat kita memiliki anak"tanya Gazella sedikit ragu karna usia nya masih muda.
"Tentu saja tidak"ucap Deffin cepat.
"Baiklah"ucap Gazella membuat senyum Deffi mengembang sempurna.
"Terimakasih sayang"ucap Deffin dengan tulus di angguki Gazella.
"Tidak masalah jadi mamih muda malahan sudah memiliki tiga anak lebih dulu"gumam Gazella geli sendiri.
__ADS_1
Mobil mereka akhir nya tiba di kediaman Aksa begitu pun dengan yang lain nya,mereka semua masuk ke dalam rumah mewah tersebut.