
Setelah kedua nya selesai berdebat akhir nya di menangkan oleh Gazella karna mengancam tidak akan mau menikah dengan Deffin jika Deffin tidak setuju ia mengadopsi kedua anak kecil tersebut dan dengan terpaksa Deffin menyetujui nya dari pada pernikahan mereka nanti nya batal.
"Ayo kita makan aku akan panggil kan anak-anak dulu"ajak Gazella membuat Deffin menghela nafas kasar.
"Hemm"dehem Deffin segera melangkah ke meja makan lebih dulu sambil mengomel tidak jelas membuat Gazella geleng kepala.
Di sini siapa yang sudah tua dan siapa yang bertingkah seperti anak kecil yang sedang merajuk,batin Gazella merinding melihat kelakuan Deffin.
Gazella pun berjalan menuju kamar nya untuk membangunkan Erwin dan Edward.
"Ehh sudah bangun"ucap Gazella mengelus kepala Erwin yang bangun.
"Kakak siapa"tanya Erwin dengan polos.
"Panggil mamih bukan kakak lagi"ucap Gazella.
"Mamih"ucap Erwin di angguki Gazella.
"Ayo kita makan anak mamih pasti sudah lapar"ucap Gazella menggendong Erwin.
"Kakak bagaimana"tanya Erwin melihat Edward masih tidur.
__ADS_1
"Mamih akan bangunkan"ucap Gazella mendekati Edward dan menepuk pipi nya pelan untuk membangunkan Edward.
"Edward ayo bangun nak kita makan dulu"ucap Gazella membuat Edward mengeliat pelan dan membuka mata nya.
"Kenapa kak"tanya Edward.
"Kita makan siang dulu,cepat sana cuci wajah mu lebih dulu"ucap Gazella segera keluar dari dalam kamar membawa Erwin lebih dulu menuju meja makan.
"Kepala nya kenapa"tanya Deffin melihat kepala Erwin di balut.
"Sedikit terluka"ucap Gazella menduduk kan Erwin di kursi.
"Masih di kamar mandi sebentar lagi dia akan datang"ucap Gazella sambil tangan nya menyiapkan makanan di piring Deffin dan juga Erwin.
Deffin yang melihat Gazella melayani nya senyum-senyum sendiri karna baru pertama kali Gazella melayani nya seperti itu.
Serasa punya istri benaran,aku sudah tidak sabar menunggu mu cepat selesai kuliah agar kita menikah dengan cepat dan mempunyai banyak anak,batin Deffin.
"Kenapa senyum-senyum begitu"tanya Gazella mengerutkan kening nya bingung melihat Deffin yang hari ini aneh menurut nya.
"Aku hanya senang saja melihat perlakukan mu pada ku yang melayani ku,aku merasa seperti mempunyai istri sungguhan,bagaimana kalau setelah ini kita menikah saja"ucap Deffin.
__ADS_1
"Ck anda sangat tidak sabaran tuan muda"ucap Gazella mengejek Deffin.
"Iyalah apa lagi kau akan jauh dari ku beberapa tahun nanti bagimana aku bisa tenang,aku akan membiarkan mu kuliah dengan baik tanpa mengganggu mu"ucap Deffin serius.
"Kita sudah sepakat setelah aku selesai kuliah baru menikah jadi jangan membahas nya lagi"ucap Gazella membuat Deffi menghela nafas pelan.
"Tapi kita akan tunangan sebelum kau pergi"ucap Deffin.
"Tidak masalah"ucap Gazella tersenyum tipis membuat senyum Deffin melebar sempurna.
"Kakak"ucap Edward baru datang.
"Sini duduk sayang"ucap Gazella menduduk kan Edward di samping Deffin.
"Mamih kenapa kak Edward masing memanggil kakak"tanya Erwin membuat mata Deffin melotot sempurna mendengar kata Mamih dari Erwin.
"Sayanggg"panggil Deffin.
"Apa,,aku kan sudah katakan ingin mengadopsi mereka berdua jadi aku mengatakan pada nya untuk memanggil ku mamih"ucap Gazella.
"Edward juga panggil mamih yah jangan kakak lagi dan yang di samping kalian itu panggil papih"ucap Gazella santai tanpa melihat wajah syok bercampur senang di wajah Deffin.
__ADS_1