
Setelah selesai jam istirahat Gazella berjalan sendirian menuju ruangan kepala sekolah untuk melakukan ujian akselerasi yang akan ia lakukan.
tok tok tok
"Masuk"ucap kepala sekolah dari dalam.
ceklek
"Maaf pak mengganggu"ucap Gazella setelah masuk.
"Tidak masalah,,kau sudah siap untuk ujian"tanya kepala sekolah.
"Sudah pak"ucap Gazella mantap.
"Duduk lah saya akan mengambil soal yang akan kau kerjakan"ucap kepala sekolah di angguki Gazella.
Ia segera duduk do sofa yang ada di ruangan tersebut dengan tenang sambil menunggu kepala sekolah mengambil soal yang akan ia kerjakan.
"Ini soal nya"ucap kepala sekolah memberikan soal-soal yang akan di kerjakan oleh Gazella.
"Iya pak"ucap Gazella menerima soal tersebut.
Ia segera mengerjakan soal-soal yang di berikan kepala sekolah pada nya dengan santai karna semua sangat lah mudah untuk nya tak sampai setengah jam setumpuk soal tersebut sudah selesai ia kerjakan.
"Ini pak sudah selesai"ucap Gazella memberikan soal tersebut.
"Semua nya"tanya kepala sekolah menatap ke arah Gazella dengan tatapan tak percaya.
"Iya pak"ucap Gazella.
Kepala sekolah tersebut segera mengambil nya dan memeriksa nya,benar saja semua nya sudah selesai di kerjakan oleh Gazella.
"Nanti bapak akan periksa dulu besok pagi bapak akan mengatakan bagaimana hasil nya"ucap kepala sekolah tersebut.
"Kalau begitu saya permisi pak"ucap Gazella.
"Silahkan"ucap kepala sekolah,namun mata nya masih menatap soal-soal yang sudah selesai di kerjakan oleh Gazella.
Gazella sendiri memilih duduk di taman belakang sekolah karna ia sudah meminta izin lebih dulu pada guru yang mengajar di kelas mereka maka dari itu ia malas kembali,ia menduduk kan tubuh nya di bangku yang tersedia di taman sambil menikmati hembusan angin yang menerpa wajah nya.
Kenapa semua nya bisa seperti ini,aku hanya ingin hidup damai saja tanpa ada rasa benci dan kecewa lagi,batin Gazella.
__ADS_1
Saat asyik menikmati waktu nya tiba-tiba ponsel nya bergetar membuat ia merogoh saku nya mengambil ponsel milik nya dan melihat siapa yang telah menelpon nya.
"Hmm"dehem Gazella.
"Queen seperti nya nona Aurora akan menginggalkan negara Indonesi"ucap anak buah Gazella.
"Awasi saja dia kemana dia pergi jangan sampai kehilangan jejak nya"ucap Gazella dingin.
"Baik Queen"ucap anak buah Gazella.
"Ada lagi"tanya Gazella.
"Dan seperti nya perusahaan milik tuan Erland sedang mengalami masalah nona"ucap anak buah Gazella.
"Biarkan saja suruh yang lain mengawasi mereka juga"ucap Gazella dingin segera menutup telpon nya.
Ck aku akan menghancurkan perusahaan itu perlahan untuk memberikan mereka sedikit pelajaran,batin Gazella.
Ia segera beranjak dari duduk nya karna sudah tidak mood untuk belajar lagi,sebelum pergi ia mengirim pesan pada Hellen agar membawa tas nya pulang karna ia akan pulang lebih dulu.
Gazella mundur beberapa langkah menatap tembok di depan nya,lalu ia berlari kencang untuk melompati tembok tersebut.
Hap
"Antar saya ke alamat ini"ucap Gazella mengatakan letak apartemen nya berada.
"Baik nona"ucap supir taksi tersebut segera melajukan mobil nya untuk mengantarkan Gazella.
Di negara lain tepat nya di bandara Erland dan Jasmine sedang mengantarkan Aurora untuk pergi jauh pertama kali nya tanpa mereka karna Aurora yang tidak ingin membuat keluarga nya malu maka dari itu ia akan meninggalkan negara tersebut sementara waktu.
"Kau tetap akan pergi nak"tanya Jasmine.
"Iya mom,,Rora janji akan kembali lagi"ucap Rora.
"Hati-hati di sana kau sendirian"ucap Jasmine.
"Mommy dan daddy jaga kesehatan di sini"ucap Rora masuk ke dalam pesawat yang akan membawa nya pergi setelah memeluk Jasmine dan Erland bergantian.
Pesawat yang membawa Rora meninggalkan bandara,Jasmine dan Erland segera pulang kembali ke kediaman mereka yang hanya di huni oleh kedua nya saja.
"Mereka semua nya telah pergi sekarang kita berdua saja yang ada di rumah"ucap Jasmine pelan.
__ADS_1
"Ini semua kesalahan kita hingga mereka meninggalkan kita berdua,terutama Kris dia sama sekali tidak menganggap kita sebagai orang tua nya"sambung Jasmine dengan air mata yang menetes.
"Semua nya telah terjadi tidak akan bisa kembali untuk di ulang,kita hanya perlu berdoa agar mereka kembali berkumpul bersama kita"ucap Erland.
"Sampai kapan kita akan menunggu nya sudah bertahun-tahun tapi tetap saja tidak ada perkembangan nya malahan keluarga kita terlihat semakin kacau"ucap Jasmine membuat Erland terdiam.
"Bagaimana perusahaan"tanya Jasmine menatap Erland.
"Perusahaan juga sedang bermasalah tapi untung ada perusahaan lain yang mau menanam saham di perusahaan kita hingga masih bertahan"ucap Erland menghela nafas kasar.
"Lalu sekarang apa yang harus kita lakukan"tanya Jasmine.
"Entah lah aku juga tidak tahu lagi,,perusahaan lain seperti nya enggan untuk bekerja sama dengan perusahaan kita"ucap Erland.
"Kenapa bisa seperti ini"ucap Jasmine.
"Aku sendiri juga tidak tahu tapi aku merasa ada perusahaan besar yang sedang menekan perusahaan kita tapi aku tidak tahu perusahaan mana"ucap Erland.
"Kau tidak mempinyai musuh kan"tanya Jasmine.
"Perasaan tidak ada tapi kau tau sendiri bagaimana dunia bisnis"ucap Erland.
"Bagaimana kalau kita jual saja rumah sakit yang berada di negara K"ucap Jasmine membuat Erland menoleh.
"Aku tidak setuju rumah sakit itu aku bangun untuk mu"ucap Erland.
"Lalu bagaimana mengatasi perusahaan kita jika ada perusahaan lain yang menekan nya jika terus di biarkan perusahaan kita akan gulung tikar"ucap Jasmine.
"Aku akan menacari solusi nya atau meminta bantuan pada Arka dan Jerry,mereka pasti akan membantu kita"ucap Erland.
"Perusahaan daddy sudah bagaimana"tanya Jasmine.
"Seperti nya daddy akan memberikan perusahaan itu pada Kris"ucap Erland.
"Aku rasa juga seperti itu"ucap Jasmine.
"Anak-anak juga tidak ingin memimpin perusahaan mereka lebih memilih jalan mereka masing-masing tanpa mau berurusan dengan kita"ucap Jasmine lagi.
"Biarkan saja mereka mencari jalan mereka asal kan mereka tidak berbuat yang akan merugikan diri mereka sendiri selagi apa yang mereka perbuat dalam hal yang wajar "ucap Erland.
"Bagaimana nanti nya dengan perusahaan jika mereka saja tidak ada yang bersedia menggantikan mu"tanya Jasmine.
__ADS_1
"Masih ada Rora yang menggantikan ku aku yakian dia akan mau dan akan sanggup menjalankan nya"ucap Erland membuat Jasmine terdiam,namun seperti nya memang tidak ada harapan lagi pada ketiga putra yang sama sekali tidak ingin terlibat dalam urusan perusahaan.