
Malam hari nya Gazella serta yang lain nya tengah bersiap untuk menyambut tamu mereka yang akan datang,Gazella tampil cantik dengan dres selutut berwarna merah maron dengan rambut yang ia tata sedemikian rupa,setelah selesai bersiap ia segera keluar dari dalam kamar nya ikut bergabung dengan keempat pria beda usia tersebut yang lebih dulu siap dan duduk di sofa karna tadi ia harus menyiapkan kedua bocah kecil tersebut terlebih dahulu.
"Mamih cantik"ucap Erwin dengan mata berbinar menatap Gazella.
"Wahh putra mamih sudah pintar menggoda yah"ucap Gazella mencubit pipi tembem Erwin yang semakin hari semakin bulat karna Gazella memberikan makanan bergizi untuk kedua nya membuat tubuh mereka berdu lebih berisi.
"Tumben sekali memakai gaun biasa nya selalu memakai celana dengan kaos oblong"ejek Samuel menatap Gazella yang memang tampil cantik.
"Maklum calon cucu memantu mau datang bisa malu jika ia memakai pakaian biasa nya"ucap Aksa.
"Dulu saja tidak akan sibuk dengan penampilan sekarang lihat lah"ucap Samuel terkekeh.
"Biasa nya tidak peduli kemana pun dengan pakaian apapun"tambah Aksa kemudian kedua nya tertawa bersamaan.
"Ejekk terosss"ucap Gazella semakin membuat Aksa dan Samuel terbahak.
"Kakek kenapa tertawa"tanya Edward menatap kedua nya yang masih tertawa.
"Kakek sedang kesurupan"celetuk Gazella.
"Heyy cucu kurang ajar kau mengatai kakek mu begitu"ucap Aksa menyentil kening Gazella.
__ADS_1
"Habisnya tidak ada yang lucu kakek malah tertawa"ucap Gazella.
"Terserah kami dong"dengus Aksa.
Ting tong
"Seperti nya mereka sudah datang"ucap Samuel berdiri dari duduk nya begitu juga yang lain nya setelah mendengar bel berbunyi.
"Buka pintu"suruh Aksa pada Gazella di angguki gadis cantik tersebut segera membuka pintu.
ceklek
"Selamat malam kek"ucap Gazella tersenyum tipis.
"Mari masuk kek"ucap Gazella mempersilahkan kakek Deffin masuk.
Sementara Deffin masih bengong menatap Gazella yang sangat cantik di mata nya malam ini hingga mata nya tak berkedip menatap Gazella.
"Om penguntit ingin masuk atau tidak malah bengong begitu"ucap Gazella pada Deffin.
"Kau sangat cantik sayang"ucap Deffin menarik tangan Gazella dan memeluk nya.
__ADS_1
"Ck lepaskan"ucap Gazella karna Deffin memeluk nya dengan erat.
"Sebentar saja"ucap Deffin mengelus kepala Gazella membuat Gazella terdiam membiarkan Deffin memeluk nya.
"Jangan berdandan cantik begini jika keluar kau hanya boleh memperlihatkan kecantikan mu ini pada ku"ucap Deffin mendapat cubitan dari Gazella.
"Dasar posesif"ucap Gazella.
"Tentu saja kau hanya milik ku dan hanya aku yang boleh melihat kecantikan mu"ucap Deffin.
"Terserah saja,,ayo masuk yang lain pasti sudah menunggu di dalam"ucap Gazella membuat Deffin melepaskan pelukan nya,ia merangkul pinggang Gazella membawa nya masuk ke dalam.
Sementara di dalam kakek Deffin sudah duduk di depan Aksa dan Samuel yang sedari tadi menatap kehadiran nya,namun ia belum memperkenalkan diri nya pada kedua nya.
"Sepertinya wajah mu tidak asing"tanya Aksa pada kakek Deffin di angguki Samuel.
"Aku juga merasa begitu"ucap Samuel.
"Ck teman macam apa kalian ini teman sendiri kalian tidak mengingat nya"sungut kakek Deffin.
"Tunggu dulu kau Leo bukan"ucap Aksa setelah melihat wajah kakek Deffin dengan teliti.
__ADS_1
"Hmm"dehem Leo membuat Aksa dan Samuel heboh mendekati kakek Deffin yang bernama Leo tersebut setelah kedua nya benar-benar ingat.