Si Mata Biru Kesayangan King Mafia

Si Mata Biru Kesayangan King Mafia
Episode 62


__ADS_3

Saat ini di kediaman Gazella dan Deffin menjadi ramai dengan kehadiran orang tua Gazella,mereka sedang duduk di meja makan untuk makan malam bersama,tak ada yang berbicara satu pun di sana dan hanya suara dentingan sendok yang saling beradu yang terdengar.


Selesai makan mereka ke ruang keluarga menemani Erwin dan Edward belajar mengerjakan tugas sekolah.


"Bagaimana sekolah kalian"tanya Gazella pada kedua nya.


"Seperti biasa Mih"ucap Edward sambil tangan nya sibuk menulis.


"Erwin kamu bagaimana nak"tanya Gazella karna kedua nya beda kelas.


"Kami hanya di suruh mewarnai dan belajar bernyanyi mih,Erwin juga mempunyai banyak teman tapi Erwin tidak suka sama teman perempuan"ucap Erwin bercerita kegiatan sekolah nya.


"Kenapa tidak suka"tanya Deffin panasaran.


"Dia mengukiti Erwin terus pih kemana Erwin pergi dia selalu ikut tadi juga dia bilang suka suka sama Erwin tapi Erwin tidak suka"ucap Erwin membuat mereka tertawa mendengar nya.


"Dia hanya ingin berteman saja dengan Erwin maka nya dia mengikuti terus"ucap Gazella.


"Tapi Erwin tidak suka mih gigi nya ompong seperti nenek-nenek"ucap Erwin semakin membuat mereka tertawa.


"Huss,tidak boleh seperti itu nak nanti juga Erwin seperti itu"ucap Gazella.


"Erwin kan rajin sikat gigi mih"ucap Erwin.


"Anak mamih memang pintar,tapi tidak boleh berkata seperti itu lagi yah nanti ibu nya bisa marah jika Erwin mengatai nya ompong"ucap Gazella.


"Iya mih"ucap Erwin.


Jasmine dan Erland yang menyaksikan keluarga kecil tersebut hanya tersenyum kecut, Gazella yang berusia masih belia mampu mendidik anak-anak nya dengan baik,menyayangi mereka seperti anak kandung nya sendiri tanpa membedakan nya,sedangkan mereka yang sudah dewasa gagal mendidik anak kandung mereka bahkan tak bisa berbuat adil hingga keluarag nya terpecah belah seperti sekarang.


"Erwin umur nya berapa sayang"tanya Jasmine.


"Sudah mau empat tahun nek"ucap Erwin.


"Wahh berarti sudah besar dong"ucap Jasmine.


"Iya lah nek Erwin kan sudah punya adik jadi udah besar"ucap Erwin.


"Pintar nya cucu nenek yang satu ini"ucap Jasmine mencubit pelan pipi Erwin.


"Mamih Edward kangen kakek"ucap Edward.


"Ingin menelpon kakek"tanya Gazella.


"Apa boleh mih"tanya Edward.


"Tentu saja boleh mamih juga merindukan kakek"ucap Gazella mengambil ponsel nya untuk menghubungi Aksa.

__ADS_1


tut tut tut


"Hallo"ucap seseorang dari seberang sana.


"Hallo kek,bagaimana kabar kakek di sana"tanya Gazella.


"Kami baik-baik saja di sini,kalian semua bagaimana"tanya Aksa.


"Kami juga baik kek"ucap Gazella.


"Kakek"panggil Edward duduk di sebelah Gazella.


"Ohh cucu tampan kakek belum tidur"tanya Aksa.


"Belum kek"ucap Edward.


"Kenapa belum tidur ini sudah malam"tanya Aksa.


"Edward baru selesai mengerjakan tugas sekolah kek"ucap Edward.


"Cucu kakek anak pintar dan rajin"ucap Aksa.


"Erwin juga kek"ucap Erwin tak mau kalah duduk di pangkuan Deffin yang berada di samping Gazella membuat yang lain geleng kepala.


"Iya cucu-cucu kecil kakek semua nya pintar dan rajin"ucap Aksa terkekeh.


"Kakek kapan ke sini kami merindukan kakek"ucap Edward.


"Apakah masih lama kek"tanya Erwin.


"Belum tahu juga nanti kakek akan menghuhungi kalian jika kakek akan datang"ucap Aksa.


"Sudah malam besok kita lanjutkan lagi bicara nya"sambung Aksa di angguki mereka.


"Kakek jaga kesehatan di sana"ucap Gazella.


"Iya kalian juga,kakek tutup dulu jaga diri kalian baik-baik"ucap Aksa menutup sambungan telpon tersebut.


"Nah sudah kan,kalian bereskan kembali buku-buku nya masuk kan ke dalam tas besok tinggal membawa nya saja"ucap Gazella pada kedua nya.


"Iya mih"ucap mereka segera melakukan apa yang di katakan Gazella.


"Kalau sudah selesai langsung ke kamar dan tidur jangan lupa gosok gigi dan cuci kaki nanti gigi nya ompong jika tidak gosok gigi"ucap Gazella di angguki kedua nya segera masuk ke dalam kamar mereka.


"Kau ini suka sekali mengerjai anak-anak mu"ucap Deffin pada Gazella.


"Siapa juga yang mengerjai mereka kan aku berkata jujur"ucap Gazella.

__ADS_1


"Terserah anda saja nyonya Deffin"ucap Deffin.


Gazella menatap kedua orang tua nya yang diam saja sedari tadi,tak ada niatan untuk nya juga berbicara lebih dulu karna ia tidak tahu ingin bicara apa belum lagi hubungan mereka yang renggang membuat nya enggan untuk bicara lebih dulu meski pun mereka orang tua nya.


"Queen apakah boleh mommy dan daddy tinggal lebih lama bersama kalian"tanya Jasmine karna ia ingin hubungan mereka lebih baik dulu baru lah mereka akan kembali.


"Kalau kalian nyaman berada di rumah ini terserah kalian saja"ucap Gazella datar,memang terdengar tidak sopan dari perkataan nya namun untuk memanggil kedua nya mommy dan daddy lidah nya terasa kelu karna tidak biasa memanggil seperti itu,jangan kan untuk biasa mengatakan nya saja tidak ada dipikiran nya untuk memanggil sebutan tersebut.


"Terimakasih telah menerima kami tinggal bersama kalian"ucap Jasmine senang karna Gazella tak menolak permintaan nya.


"Jika kalian tinggal lama bersama kami di sini siapa yang akan menjaga nya di sana"ucap Gazella tak ingin menyebut nama Rora dengan mulut nya.


"Mommy dan daddy menitipkan nya pada kakak mu agar mereka menjaga nya"ucap Erland di angguki Gazella.


"Sudah malam mommy dan daddy istirahat lebih dulu,kalian juga sebaik nya istirahat besok bukan nya kalian akan bekerja dan kuliah"ucap Jasmine.


"Iya mom sebentar lagi kami akan istirahat"ucap Deffin.


"Kalau begitu mommy dan daddy duluan ke kamar"ucap Jasmine di angguki kedua nya.


Jasmine dan Erland segera masuk ke kamar mereka meningglkan Gazella dan Deffin di sana yang masih duduk.


"Sayang bagaimana kalau kita juga ke kamar mumpung Ansel masih tidur kita buatkan adik untuk nya"bisik Deffin pelan.


"Dasar kau ini selalu saja seperti itu"ucap Gazella melempar bantal sofa ke arah Deffin.


"Apa salah nya sekarang kan mommy dan daddy juga di sini bersama kita jadi jika Ansel mempunyai adik akan ada yang membantu mu merawat nya"ucap Deffin.


"Ck itu sih mau mu"ucap Gazella ketus membuat Deffin terkekeh.


"Ayolah yank mumpung Ansel masih tidur"ucap Deffin mulai merengek seperti anak kecil.


"Kau ini tidak lelah apa"tanya Gazella.


"Tentu saja tidak"ucap Deffin dengan senyum lebar segera menggendong Gazella menuju ke kamar mereka,entah apa yang mereka lakukan hanya mereka lah yang tahu.


.


.


.


.


Hallo kakak semua nya maaf jika sudah jarang untuk Up insyaallah akan Up rutin kembali,semoga masih setia menunggu yah kak dan jangan lupa baca juga cerita baru Author yang judul nya


1.Kamulah Takdirku

__ADS_1


2.Istri Tak Dianggap Tuan Muda


3.Cinta Untuk Permaisuri Arogan


__ADS_2