
Hari begitu cepat berlalu sudah beberapa bulan setelah kedua nya pergi ke bukit yang berada jauh dari perkotaan dan hubungan kedua nya juga sudah lumayan dekat meski terkadang kedua nya suka berdebat masalah hal kecil namun menjadi kesenangan tersendiri untuk Deffin dan Gazella.
Untuk Aksa dan Samuel sudah pergi berlibur bersama teman-teman mereka sesuai dengan yang telah mereka bahas dan Gazella memberikan dua pengawal untuk menjaga kedua nya.
Urusan sekolah Gazella sudah masuk ke kelas dua belas sebentar lagi akan selesai sekolah dan akan ujian kelulusan membuat nya harus segera mempersiapkan diri untuk pergi ke negara S sesuai dengan yang telah ia rencanakan sebelum nya.
Hellen sendiri sudah berada di negara K untuk membantu Zian di sana sesuai kesepakatan mereka Gazella membeli apartemen untuk tempat Hellen dan juga membiayai Hellen sekolah hingga nanti masuk perguruan tinggi.
"Kenapa melamun"tanya Deffin saat ini kedua nya berada di dalam ruangan Deffin karna sepulang sekolah Deffin menjemput Gazella dan membawa nya ke perusahaan milik nya.
"Tidak ada,,aku hanya berpikir waktu begitu cepat berlalu tidak terasa sudah beberapa bulan berlalu sebentar lagi kita akan berpisah"ucap Gazella.
"Tenang saja aku akan sering mengunjungi mu di sana"ucap Deffin mengusap kepala Gazella.
"Tapi aku berpikir agar kita tidak harus bertemu dulu selama aku di sana"ucap Gazella membuat raut wajah Deffin berubah dingin.
"Kenapa kau bicara seperti itu,,ingat untuk jangam macam-macam kucing kecil"ucap Deffin.
"Ck aku hanya ingin merasakan bagaimana rasa nya menjalani hubungan jarak jauh tanpa harus bertemu"ucap Gazella.
"Aku tidak setuju"protes Deffin.
"Begini om penguntit jika kita tidak bertemu dalam beberapa tahun ini aku ingin memastikan sendiri perasaan ku dulu jika terpisah nanti nya,,jika aku telah mencintai mu maka aku akan menemui mu di bukit pas hari minggu saat hari libur mu"ucap Gazella.
"Lalu bagaimana jika kau tidak akan mencintai ku sedangkan aku sangat mencintai mu"ucap Deffin memalingkan wajah nya ke samping.
"Maka aku akan berusaha untuk mencintai mu namun dengan syarat jangan menyakiti hati ku atau berhianat pada ku karna jika itu terjadi berarti kau tidak lah mencintai ku dengan tulus karna aku tidak ingin menjalani hubungan seperti itu sudah cukup aku merasakan sakit hati dan kecewa dulu dan satu lagi aku ingin kita saling percaya satu sama lain karna sebuah hubungan di dasari saling percaya"ucap Gazella panjang lebar.
"Aku setuju tapi kau juga harus menjaga hari mu untuk ku"ucap Deffin di angguki Gazella.
"Ikut aku"ucap Deffin menarik tangan Gazella lembut membawa nya keluar ruangan nya dan masuk ke dalam lift.
"Kita mau kemana"tanya Gazella.
"Membeli cincin agar kau terikat dengan ku karna sekarang kita tidak mungkin melakukan tunangan kakek Aksa dan Samuel belum kembali maka dari itu aku akan mengingat mu dengan cincin itu"ucap Deffin membuat Gazella geleng kepala.
"Dasar aneh"ucap Gazella sambil tersenyum tipis.
"Ya aku memang aneh dan lebih aneh nya lagi mengapa aku harus jatuh cinta pada anak kecil seperti mu"ucap Deffin.
__ADS_1
"Hey aku ini sudah besar tahu"protes Gazella.
"Om penguntit saja yang tua"tambah Gazella.
"Berdebat dengan mu tidak akan ada habis nya"ucap Deffin kembali menarik tangan Gazella keluar dari lift,kedua nya berjalan bergandengan keluar perusahaan dan masuk ke dalam mobil mewah milik Deffin.
"Kapan kau akan ujian kucing kecil"tanya Deffin setelah mereka masuk ke dalam mobil dan ia melajukan mobil tersebut.
"Minggu depan"ucap Gazella.
"Berapa lama lagi kau di sini"tanya Deffin.
"Hanya tinggal tiga minggu lagi"ucap Gazella.
"Sebelum kau pergi aku ingin menghabis kan waktu dengan mu dulu"ucap Deffin di angguki Gazella.
"Boleh kah kita pergi ke rumah pohon di bukit lagi"tanya Gazella.
"Tentu saja"ucap Deffin tersenyum manis.
"Setelah kau kembali kita akan langsung menikah"ucap Deffin.
"Baik lah"ucap Deffin.
Sampai nya di mall kedua nya turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam, Deffin membawa Gazella ke toko perhiasan berlian di sana.
"Kau suka yang mana kucing kecil"tanya Deffin.
"Aku ingin om penguntit sendiri yang memilih nya untuk ku"ucap Gazella di angguki Deffin.
Gazella memilih duduk di sofa menunggu Deffin memilih cincin tersebut untuk nya.
"Keluarkan model terbaru"ucap Deffin dingin.
"Baik tuan"ucap pelayan toko tersebut segera mengeluarkan cincin terbaru mereka.
"Silahkan anda lihat tuan semua ini model terbaru"ucap pelayan tersebut menunjuk kan beberapa kotak cincin mewah di depan Deffin.
"Hmm"dehem Deffin dengan mata yang menatap satu persatu cincin di depan nya hingga tatapan nya jatuh pada cincin berlian putih murni yang terlihat simpel namun mewah.
__ADS_1
"Kucing kecil coba yang ini"ucap Deffin pada Gazella.
"Mana"tanya Gazella telah berdiri di samping Deffin.
Deffin mengambil cincin tersebut dan menyematkan di jari manis Gazella.
"Pas sekali dan cocok untuk mu"ucap Deffin.
"Aku suka yang ini"ucap Gazella ingin melepaskan nya.
"Tidak usah lepaskan langsung pakai saja"ucap Deffin membayar cincin tersebut.
Kedua nya segera keluar dari dalam toko tersebut setelah Deffin membayar nya.
"Kita akan kemana lagi om penguntit"tanya Deffin.
"Jalan-jalan saja aku sudah malas balik ke kantor"ucap Deffin.
Gazella mengikuti langkah kaki Deffin saja kemana Deffin membawa nya hingga mereka menuju lantai paling atas mall tersebut dan berdiri di atap gedung mall yang ternyata di sana ada sebuah sofa dan juga landasan helikopter.
"Kenapa om tahu tempat ini"tanya Gazella duduk di samping Deffin.
"Mall ini milik ku jadi hanya aku dan orang-orang kepercayaan ku yang bisa masuk ke sini"ucap Deffin.
Gazella mengangguk dan mata nya kembali menatap cincin yang berada di jari manis nya.
"Jaga cincin itu dengan baik setelah kau kembali aku akan mengganti nya dengan cincin pernikahan kita"ucap Deffin.
"Aku pasti akan menjaga nya dengan baik"ucap Gazella tersenyum manis.
"Berjanji lah untuk kembali dengan cepat"ucap Deffin.
"Aku tidak bisa berjanji namun aku akan berusaha agar kembali dengan cepat"ucap Gazella.
"Baiklah aku akan tetap menunggu mu"ucap Deffin.
"Terimakasih sudah memilih ku"ucap Gazella.
"Aku memilih mu karna kau pantas mendapat kan cinta ku"ucap Deffin.
__ADS_1
Kedua nya sama-sama diam menatap lurus ke depan entah apa yang mereka pikirkan hingga tak ada suara yang keluar dari mulut mereka lagi.