Sistem Kacamata Super

Sistem Kacamata Super
Bab 48 : Misi 1.000 pembelian!


__ADS_3

Ken baru saja selesai sholat subuh, ia langsung memakai kacamata super untuk melakukan check-in harian.


Hologram muncul.


...[Selamat datang kembali user 802 Ken! ]...


...[ Pertanyaan teka-teki hari ini : Seorang terjebak di dalam gua, ada sebuah lilin dan sebuah obor. Apa yang akan dinyalakan pertama kali? ]...


“Ya Allah, perasaan aku nggak pintar-pintar ya jawab teka-teki begini.” Ken keluar kamar, dia menggedor-gedor pintu kamar Beno.


“Ben! Beno! Bangun woy! Aku butuh bantuan!” Ken menggedor-gedor pintu secara brutal.


“Hoam.. apa sih? Beno membuka pintu tapi tidak membuka mata, Beno kembali ke kasurnya, menarik selimut.


“Seseorang terjebak di dalam gua, ada lilin ada obor, yang dinyalakan duluan apa Ben? Ayo buruan miki!” Ken menggoyang-goyangkan tubuh gempal Beno.


“Hmmm?” mata Beno begitu berat.


“Ben ayo buruan jawab! Nanti lima ratus juta melayang nih.”


“Kalau benar aku dikasih berapa?” tanya Beno malas.


“Sepuluh juta! Udah buruan jawab dulu sih Ben!”


Mendengar nominal yang akan diberikan oleh Ken langsung membuat Beno terbangun.


“Korek api Ken jawabannya!” jawab Beno yakin.


“Hah.. nggak ada pilihannya Ben! Obor dan lilin loh pertanyaannya!” Ken semakin tidak bisa berfikir karena waktu terus berjalan.

__ADS_1


“Ya kalau nggak pakai korek api gimana bisa nyala Ken Shankaraaaaaaa.” Beno kesal sendiri dengan Ken karena tidak paham.


“Oh iya ya. Oke, jawabannya koteka api.” jawan Ken semangat.


...[Jawaban benar! Reward sebesar lima ratus juta sudah dikirim ke akun user!]...


...[Misi hari ini : Membeli dagangan seribu penjual! Reward : Menjadi lebih tampan! Jika gagal sebuah bencana akan melanda user!]...


Ken membelalakan matanya, baru kali ini dia mendapatkan ‘ancaman’ jika misi gagal. 


“Ben! Aku dapat misi memberi dagangan seribu penjual kalau gagal maka akan ada bencana melandaku. Baru kali ini ada peringatan begini Ben.” Ken menepuk bahu Beno.


“Bencana? Hihh.. kenapa seram banget gitu Ken.”


“Nggak tau Ben, yang pasti aku harus segera menjalankan misi.” Ken berlari keluar kamar Beno.


“Kamu ke pasar Ken, disana kan banyak penjual.” Beno mengikuti Ken hingga di depan pintu apartemen.


Pertama-tama Ken pergi ke sebuah pasar modern. Berbagai macam kebutuhan sehari-hari dapat di dapat di pasar ini. Ken tanpa pikir panjang membeli dua barang di setiap pedagang, selama dua jam Ken berputar-putar di pasar itu untuk membelanjakan uangnya.


Di hologram muncul keterangan progres misi 45/1.000. Ken menghela nafas, selama dua jam hanya dapat 45 pedagang saja. 


“Aduh.. uang cash-ku habis pula, aku harus ambil uang cash dulu nih.” Ken pergi ke ATM lalu berpindah pasar. Ken menambah kecepatan berbelanjanya, dalam waktu satu jam Ken bisa membeli di empat puluh pedagang.


Progres misi : 85/1.000


“Huft.. melelahkan!” Ken memasukan barang-barang yang dia beli, ada pakaian dan alat pecah belah. 


“Kalau begini caranya nggak akan bisa berhasil!” keluh Ken. Dia duduk berdiam di dalam mobil memikirkan bagaimana caranya menyelesaikan misi kali ini.

__ADS_1


“Oiya! Benar juga! Kenapa nggak berburu ke e-commerce dan juga ke aplikasi makanan online.


Ken segera melakukan transaksi pembelian makan online, dia mengirim banyak makanan ke kantor, ke semua panti asuhan yang pernah dia kunjungi, terakhir dia membeli dalam jumlah yang banyak yang akan dikirim ke pasar ini.


Progres misi : 350/1.000


Ken melanjutkan pembelian barang hingga dia bosan dan bingung barang apa lagi yang harus dibeli. Butuh waktu tiga jam untuk transaksi di e-commerce.


 


Progres misi : 902/1.000


“Hahh.. hampir patah rasanya jariku.” Ken melempar sembarang ponselnya ke jok di sebelahnya. Ken menengok barang-barang yang dia letakan di kursi belakang.


“Aku harus segera bawa barang-barang ini ke panti asuhan.” Ken akhirnya pergi dari tempat parkir pasar menuju ke beberapa panti asuhan untuk ‘membuang’ barang-barang yang sudah ia beli.


Pukul delapan malam Ken makan di sebuah restoran cepat saji sambil melakukan transaksi pembelian di e-commerce.


Hologram muncul.


...[Misi berhasil diselesaikan! Selamat Ken! Kamu memang hebat! Teruskanlah melakukan hal-hal baik tanpa pamrih!]...


“Hahh.. akhirnyaaaa!” Ken tidak sadar berteriak karena lega. Orang-orang disekitarnya melihat aneh, Ken merasa malu, dia segera pergi dari resto itu.


“Aduh.. malu-maluin aja sih aku ini!” Ken masuk ke dalam mobil. Ken melihat mutasi pengeluaran uang di rekeningnya.


“Subhanallah enam ratus juta bablas dalam sehari. Hmmm...” Ken perg dari tempat itu.


***Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan jejak lainnya, terima kasih semua***...


__ADS_2