Stitch

Stitch
The Luminaire Telltales


__ADS_3

Andai aku dapat menyesalinya...


Andai aku dapat meminta dengan Tuhan...


Andai aku tidak terlahir begini, aku membenci kemampuan ini...


Aku membenci saat ketika membuat semuanya berantakan...


Ayah, mengapa kau berikan aku darahmu...


Ibu, mengapa kau mencintai ayah...


Bila kalian tidak bertemu, mungkin aku tidak akan sesengsara ini...


Terlahir sebagai manusia yang memiliki kemapuan tidak manusiawi...


Membuat orang lain berhalusinasi? Untuk apa kemampuan itu?


Ayah... aku mencoba menutupinya


Tapi sudah terlanjur, Romario, musuhmu, mengetahuinya...


●●●

__ADS_1


1969


Aku dilahirkan dari sepasang manusia yang saling mencintai, ayahku, merupakan seorang religius, ia mampu bermeditasi dalam waktu yang sangat lama. Ia merupakan seorang kaum Resi. Dan ibuku, ia merupakan manusia biasa yang bergelar sarjana setelah lulus dari St. Petersburg Polytechnic University. Ayahku yang berkebangsaan India pun akhirnya berpindah kenegaraan ke Rusia setelah menikah.


Siddharth Malholtra, ayahku. Bertemu dengan ibuku, Anna Malkova di sebuah institut teknologi terkemuka di Rusia. Ayahku yang dulunya juga merupakan sarjana memilih untuk menjadi sang Resi ketika ia berusia tiga puluh tahun. Ia mengatakan, "aku akan kembali, saat aku sudah berhasil menyucikan diriku dari dosa-dosa."


Ibuku yang dulu sangat terpukul dengan keputusan pacarnya, memilih untuk terus melanjutkan pendidikannya sampai ia mendapatkan gelar S2. Dan ternyata ucapan ayahku tadi memang benar adanya, ia kembali, menemui ibu, dan akhirnya melamarnya, dan mereka menikah, lalu aku terlahir ke dunia.


Tapi, saat ia kembali, dan menikahi ibu, dia menutupi satu kebenaran, yang membuat diriku menanggung semuanya...


Dirinya mendapat kekuatan aneh setelah bertapa dua puluh hari di kaki gunung Nanda Devi. Dia dapat membuat orang gila dalam pikirannya sendiri, tenggelam dalam dunia yang mereka buat sendiri, ayahlah ternyata penjahat terbesar selama ini dalam hidupku


Ternyata ialah yang membuatku menjalani hidup yang berat ini.


Suatu hari, ayahku, Siddharth, memutuskan untuk bercerai tanpa alasan yang jelas dari ibuku. Ia meninggalkannya begitu saja, bersamaku, kemudian pergi tanpa jejak.


Ayah...


Selama ini ternyata aku salah.


Kau bukanlah sang panutan bagiku.


Melainkan hanya seorang penjahat.

__ADS_1


Yang dengan mudahnya menghancurkan hidupku.


Sukurlah, anakku tidak terlahir dengan kemampuan mengerikan ini...


Sukurlah, ia tidak dijauhi teman-temannya sepertiku...


Karisma, aku bersukur memilikimu...


●●●


"Romario Angelo, kau tidak boleh begini, kau akan membusuk dalam nerakaNya!" bentak Siddharth yang sedang marah melihat perilaku Romario membenci Tuhan.


"Hei, santailah teman lama, aku hanya menjadi seorang ateis, karena aku mengerti, kesalahan sistem tatanan dunia ini, bila aku tanya sekarang kemana Tuhanmu? yang membuatmu menahan lapar, haus, dan berdiam diri mengasingkan diri di kaki gunung, kemana dia!? apa yang bisa kau jawab?" bentak Romario balik.


"Tidak tidak, semuanya tidak seperti yang kau bicarakan, setiap agama, memiliki Tuhannya, tuhan mereka masing masing, kristiani dengan Yesus, muslim dengan Allah, buddha dengan Anatta sepertiku, hindu dengan Visnhu, semua memiliki tatanan mereka masing masing." Siddharth kembali mengkritisi kata-kata Romario.


"Bisakah aku mengatakan itu semua hanyalah imajinasimu? Kau mengimajinasikan hal yang sebenarnya tidak ada. Anakku, sudah meninggal, karena leukimia yang dideritanya 5 tahun. Apa kau dapat mengatakan hal itu sebagai takdir dari yang maha kuasa!? aku sudah berusaha menyembuhkannya, melakukan apa saja yang aku bisa, menghabiskan kekayaanku, tapi dia tetap saja pergi!! apa kau hanya dapat mengatakan itu semua sebagai kehendakNya!? Tidak! Aku tidak akan sebodoh itu!" jawab Romario yang marah sambil menitihkan air matanya.


"Kalau begitu baiklah, aku akan menciptakan tatananku sendiri, sesuai dalam alkitab. Ilahi membunuh Yesus untuk memaafkan dosa dosa umat manusia, Abraham membunuh Ismael karena kehendak Tuhan, dan Noah membiarkan Kana'an mati ketika banjir bandang! akan kubuat tatananku sendiri! Persetan! kita akan lihat, seberapa berkuasanya tatanan yang aku ciptakan ini, dan ingat! jangan lagi kau berusaha menceramahi aku!" timpal Romario lagi.


Sid hanya dapat menggeleng geleng kepala melihat tingkah teman semasa sekolah dasarnya, Romario yang baginya dulu adalah seorang yang baik, ramah, religius, menjadi seperti ini karena kehilangan anaknya. dia menjadi gila dan menyalahkan semuanya kepada Tuhan.


Perbincangan itu terjadi di rumah sakit Burdenko. Ketika Siddharth dan Anna datang untuk menjenguk Zoe, yang hariini menjalani operasi leukimia stadium tiga nya. Hal ini menghancurkan hidup Romario, membuatnya menjadi orang yang tersesat.

__ADS_1


__ADS_2