Stitch

Stitch
Birthday


__ADS_3

Kau akan pulang kerumah, tak akan mengingat apapun yang kau lakukan hariini, dan saat hari itu telah tiba, saat anak tunggalmu berumur tujuh belas tahun dua puluh hari, kau akan membunuhnya. Dan bila kau gagal dalam misi suci ini, kau akan membunuh dirimu sendiri. Hipnotis Florenz kepada Maria hari itu.


"Happy Birthday my lovely brother, Happy Birthday my lovely brother, Happy Birthday, Happy Birthday, Happy Birthday my lovely brother." Rosie kecil, Daniella, dan Ruben menyanyi di hari ulang tahun kakak mereka, Antonio.


"Ibu, kenapa engkau memberikan aku nama Antonio?" Antonio yang hari ini genap berusia tujuh belas tahun bertanya pada Maria dengan segala rasa keingintahuan yang terpatri di wajah tampannya.


"Aku memberikanmu nama itu, karena artinya adalah tak ternilai, nak. Kau adalah aset tak ternilai yang telah ibu lahirkan tujuh belas tahun lalu," jawab Maria sambil memeluk Antonio, Antonio yang sejak dua tahun ini merasakan perbedaan aneh mengenai sifat ibu yang cenderung sangat memanjakannya itu mulai berusaha menghilangkannya dengan berpikir, mungkin ibunya hanya ingin memberikan hal terbaik yang dapat ia lakukan. Antonio membalas pelukan ibunya itu.


●●●


Dua puluh hari kemudian,


Antonio berpesta bersama teman-temannya.


"Hari ini sangatlah seru, terima kasih telah membuat acara semeriah ini, Kevin," ucap Antonio yang bergembira.


"Anggap saja ini pemberian selamat ulang tahun untukmu dariku," jawab Kevin yang merupakan seorang anak kaya raya dari keluarga yang cukup terkenal di Rusia. Ayahnya meninggal sebagai veteran perang Rusia saat pertempuran di Uzbekistan. Kevin yang hidup bersama ibunya mulai bersifat hura-hura dari uang asuransi ayahnya juga tanggungan pemerintah yang jumlahnya sangat besar, hampir dua miliar rubel.


Setelah acara itu selesai, Antonio langsung memeluk Kevin sambil mengucapkan, "Terima kasih." Dan memutuskan untuk segera kembali kerumah.


Dijalan ia melihat arlojinya, yang menunjukkan pukul dua belas malam, ia harus cepat pulang sebelum dihukum ibunya lagi seperti dua tahun yang lalu, ibunya selalu bertindak kasar dan menyiksanya.

__ADS_1


Ia kembali melajukan motor sport miliknya, meliak liuk menembus jalan krasnoyarsk.


●●●


Tiga puluh menit kemudian ia sampai dirumah, betapa terkejutnya ia saat membuka pintu rumah, ibunya sudah duduk menunggu didepan pintu dengan raut wajah serius dan menatap sinis anaknya.


"Ma-maafkan aku bu, aku terlalu asik berpesta sampai aku lupa waktu," ucap Antonio yang ketakutan.


"Baiklah, lupakan saja. apa kau minum?" tanya Maria.


"Tidak bu, aku hanya berdansa juga mengobrol." Antonio membantahnya.


"Ummm apakah kau memiliki pacar, nak?" tanya Maria lagi yang menyeringai.


"Bagus, Ibu menyukainya." Maria berdiri dan mendekati tubuh Antonio, sambil mengatakan "Kau telah tumbuh dewasa nak, kau adalah anak kebanggaan Ibu." sambil mengusap rambut Antonio.


Diusia yang sudah tiga puluh tujuh tahun, tubuh Maria masih sangatlah seksi, Antonio suka sekali digoda teman-teman lelakinya tentang ibunya yang masih terlihat seperti gadis berumur dua puluh tahunan.


"Mau kah kau bercinta denganku?" tanya Maria sambil menjilat telinga Antonio.


"Kau ibuku! Tidak bisa begini!" jawab Antonio dengan tegas.

__ADS_1


"Ayolah, Ibu hanya sangat kesepian, ibu dapat memberikan tubuh ini sebagai hadiah ulang tahunmu," jawab Maria jelas yang langsung mencium bibir Antonio tanpa ampun, tangan Maria pun memegangi dagu Antonio membuatnya tidak dapat mengelak.


Ia pun akhirnya terbuai dan mengikuti permainan Maria, tangan Antonio bermain dengan pintar di belakang tubuh Maria membuka resleting dress Maria.


Maria yang masih asik menciumi bibir Antonio, mulai menggerakkan tangannya menuju celana Antonio


Tanpa disadari, mereka berciuman sambil telanjang.


"Ayo sayang, sekarang nikmati tubuhku," kata Maria.


Aaahh Maria mendesah saat Antonio menghisap ****** buah dada kanannya yang cukup besar, dengan tangan kiri meremas buah dada bagian kiri dan tangan kanan memainkan klitoris sang ibu.


"Aku tidak tahan lagi, masuki aku..." Ahhh desah Maria tidak tahan lagi


Ahhh ya ya terus... begitu... Ahhh desahan Maria membuat Antonio menggerakkan batangnya dengan lebih cepat lagi. Mereka bergumul sampai jam empat pagi.


●●●


Hoamm ini sudah jam delapan pagi, Maria meregangkan tubuhnya, ia melihat kekanan dan tersenyum melihat tubuh Antonio yang telanjang juga tidak bernyawa lagi.


□□□MALAM ITU□□□

__ADS_1


Maria melumuri dadanya dengan cairan Botullinum Toxin type A sebanyak 200 ml.


__ADS_2