SUAMI MISTERIUSKU

SUAMI MISTERIUSKU
Rencana Licik Aldi


__ADS_3

Hari hari pernikahan Max dan Alana semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang baik walaupun Alana belum mengungkapkan sepenuhnya bagaimana perasaan yang dia rasakan selama ini pada Max tapi pernikahan mereka diisi dengan suasana penuh romantisme, eiitss jangan salah ya romantis ala kita dan pasangan Alana serta Max sangat berbeda.


Di akhir pekan Max selalu mengajak Alana pergi jalan-jalan, awalnya Alana sangat senang karena Max mengatakan akan mengajak Alana ketempat indah dan romantis.


Dibenak Alana sudah terbayang tempat indah penuh bunga atau paling tidak restoran mewah yang telah di hias khusus untuk mereka makan bersama tapi kenyataannya Max mengajak Alana pergi ke tempat penangkaran buaya miliknya yang terdapat di sebuah pulau terpencil.


Ingin rasanya Alana memasukkan Max ke dalam salah satu mulut buaya peliharaannya yang saat itu tengah kelaparan. Tapi apalah daya Alana yang tidak mungkin tega melakukan itu semua pada orang yang di cintainya.


Dan dengan entengnya Max berkata


"Indah bukan tempat ini? Di sini kita bisa memberikan makan mereka yang kelaparan, oh itu sungguh romantis," .


Ingin rasanya saat itu juga Alana melempar Max ke tempat penangkaran buaya.


"Ya romantis," jawab Alana sambil pergi meninggalkan Max yang tengah memberi makan pada salah satu buayanya.


Dengan wajah kesal Alana pergi tak tentu Arah bukannya keluar dari tempat penangkaran itu yang ada Alana tersesat masuk ke dalam rimba gelap dan menakutkan, untung saja saat dia sudah merasa sangat putus asa dan pasrah Max datang menolongnya.


Setelah itu Alana selalu menolak jika Max mengajaknya pergi jalan-jalan, Alana sudah merasa trauma dan tidak ingin lagi mengalami hal mengerikan seperti saat itu.


Hari ini Alana menyelesaikan tugas dari salah satu Dosennya sebagai syarat agar dia bisa lulus kuliah, Alana harus menyerahkan foto yang diambil dengan latar belakang pemandangan outdoor karena Alana mengikuti mata kuliah tambahan berupa pendidikan untuk menjadi seorang fotografer di sela sela kuliah bisnisnya.


Alana sangat sibuk hari ini, dia tidak mengingat kalau malam ini ada pesta peresmian untuk perusahaan Max yang baru.

__ADS_1


Jam dinding menunjukkan pukul setengah tujuh malam dan Alana baru saja keluar dari ruangan Dosen pembimbingnya, Alana berjalan keluar suasana di kampus masih ramai karena banyak Mahasiswa lainnya yang juga mendapat tugas dari para Dosen pembimbing mereka.


Ketika Alana hampir sampai di pintu gerbang tiba tiba ada seseorang yang memanggil namanya Alana berhenti dan melihat siapa yang memanggilnya.


Alana menengok dan dari arah berlainan Alana melihat Aldi yang tengah berjalan ke arahnya, Alana merasa hatinya teriris ketika mengingat kembali penghianatan Aldy dan sahabatnya Yolanda.


Hubungan Alana dan Aldi sudah terjalin bertahun-tahun ketika Alana terpuruk karena peristiwa yang menimpah keluarganya bukan membantu dan memberikan support untuk Alana tapi Aldi malah menorehkan luka di hati Alana.


Alana ingin pergi meninggalkan Aldi tapi terlambat karena salah satu tangannya telah di tahan oleh Aldi.


"Alana tunggu sebentar! Aku ingin bicara denganmu," ucap Aldi.


Alana yang merasakan hatinya teramat sakit pun berusaha tenang dan membiarkan Aldy ingin bicara apa padanya.


Aldi yang mendengar ucapan Alana pun tersenyum misterius, dalam hati Aldi berpikir kalau Alana adalah sosok gadis bodoh yang mudah dia permainkan, Aldi tahu kalau saat ini Alana memiliki hubungan dengan pemilik perusahaan nomor satu di dunia bisnis, Aldi yakin Alana memiliki uang yang cukup banyak dan dia akan memperdaya serta memanfaatkan kekayaan yang di dapat Alana dari pria itu.


Dulu setelah keluarga Alana mengalami kebangkrutan Aldi langsung saja mencari pengganti Alana yang lebih kaya dari Alana yang telah bangkrut untuk memanfaatkan harta wanita itu demi kenyamanan dirinya sendiri seperti apa yang selama ini dia lakukan pada Alana dan dia mendapatkan Yolanda menjadi mangsanya.


Tapi kini keluarga Yolanda telah bangkrut dan Aldi melihat Alana yang kembali hidup tanpa kekurangan pun berniat mendekati Alana lagi.


"Alana maafkan aku! Aku ingin kita menjalin hubungan kita seperti dulu lagi, aku menyesal meninggalkan dirimu, aku yakin kamu masih mencintaiku," ucap Aldi sambil menggenggam tangan Alana.


Alana yang mendengar perkataan Aldi pun merasa geram dan ingin rasanya dia segera menampar Aldi tapi dia tahan karena Alana tidak ingin menjadi pusat perhatian Mahasiswa lainnya.

__ADS_1


"Apa aku tidak salah dengar Aldi? Bukannya kamu sudah melupakan aku dan mengganti dengan Yolanda, " ucap Alana menahan kekesalannya sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Aldi tapi usaha Alana tidak membuahkan hasil karena tangan Aldi menggenggamnya sangat erat.


"Maafkan aku Alana! Saat itu Yolanda merayuku dan mengatakan hal buruk tentang dirimu jadi aku merasa terpengaruh," jawab Aldi sambil menampilkan wajah melas.


Alana muak dengan kepura-puraan Aldi ingin rasanya dia berteriak di depan Aldi dengan mengatakan kata kata kasar tapi belum sempat mulut Alana terbuka tiba tiba terdengar teriakan dari arah belakang.


"Aldiiiiii ... apa maksudmu berkata seperti itu? Bukankah dirimu sendiri yang datang padaku dan mengatakan kalau Alana sudah tidak cocok denganmu dari awal kamu tidak mencintainya apalagi Alana tidak mau tidur bersamamu," teriak Yolanda yang tiba-tiba datang dari belakang mereka.


Alana shock melihat penampilan Yolanda yang kini jauh dari kata sempurna seperti yang dia tampilkan sebelumnya, pakaian yang dia kenakan kini tidak semewah dulu, wajahnya pun tanpa make up tidak secantik parasnya dulu karena keluarganya mengalami kebangkrutan di tambah lagi dengan dia yang di keluarkan pihak kampus karena ketahuan melakukan suap pada guru BK kampus ini.


Aldi pun kaget dengan kehadiran Yolanda yang tiba tiba ada di belakangnya.


Yolanda menghampiri Aldi dan menatapnya dengan tatapan penuh kekesalan.


"Apa maksudmu berkata seperti itu Aldi ... bukannya kamu sendiri yang merayuku dan kini aku mencintaimu dengan sepenuh hati kamu berkata seperti itu! Aku tahu ini semua karena ulahmu Alana! Dasar kamu wanita murahan," ucap Yolanda dan mengangkat tangannya ingin menampar Alana tapi tangannya di tahan oleh Aldi.


Bersamaan dengan itu dari arah luar pagar kampus datang Agnes yang berniat pulang bersama Alana dan membawa makanan untuk mereka makan bersama tapi betapa kagetnya Agnes ketika melihat kegaduhan itu dan dia pun segera menghampiri Alana dan Aldi serta Yolanda yang kini menjadi pusat perhatian para mahasiswa yang ada di sana.


Agnes menghampiri Alana dan membentak Yolanda yang terus berontak dalam cekalan Aldi.


"Kamu jangan berani berani menyentuh sahabatku Yolanda! Jika kamu berani menyakiti dia aku pastikan aku yang akan membuatmu merasakan apa yang di rasakan Alana, dan kamu Aldi sudah cukup kamu permainkan hati Alana! Aku tahu kamu hanya mengincar harta wanita wanita yang kamu dekati untuk kamu manfaatkan demi memenuhi kebutuhanmu dan setelah mereka jatuh miskin kamu mencampakkan mereka dan mencari ganti, sadarlah Yolanda selama ini kamu di manfaatkan Aldi," ucap Agnes kesal.


Aldi semakin merasa benci pada Agnes ingin rasanya dia menampar mulut Agnes tapi dia tidak bisa melakukan itu di hadapan Alana karena Aldi tidak ingin Alana membencinya dan itu akan mempersulit mendekati Alana.

__ADS_1


__ADS_2