SUAMI MISTERIUSKU

SUAMI MISTERIUSKU
Tanpa Penjelasan


__ADS_3

Alana mencoba tersenyum tapi Mark paham kalau senyum itu tidak tulus itu hanya senyum yang dipaksakan.


"Ada apa Ana? kenapa kamu sepertinya tidak gembira dengan kedatanganku," tanya Mark.


"Tidak...aku suka kamu kembali," jawab Alana sambil mengusap bibirnya setelah dia merasa tidak berselera lagi untuk menyelesaikan sarapannya.


"Cukup Ana jangan bohong lagi aku tahu kamu lagi ada masalah," ucap Mark.


Alana yang melihat Mark seakan akan tidak ada masalah yang terjadi pun segera memuncak emosinya.


"Cukup Mark di sini yang sedang berbohong bukan aku tapi kamu apa kamu tidak menyadarinya," ucap Alana dengan kesal dan sakit hati ketika mengingat foto yang beredar di internet tanpa dia sadari air matanya jatuh begitu saja di pipi untuk menghindari pertengkaran yang semakin memanaskan Alana pun memilih untuk pergi karena dia sadar Mark masih capek dia pun masih memiliki rasa sayang untuk Mark.


Mark yang melihat Alana pergi meninggalkan dirinya dengan air mata yang mengalir di pipi pun semakin heran dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi maka dia mengejar Alana untuk meminta penjelasan apa sebenarnya yang terjadi tapi dia kalah cepat dengan Alana yang telah pergi mengendarai mobil sport pemberiannya.


"Ana... tunggu! tolong jelaskan apa yang sedang terjadi," teriak Mark tapi tidak dihiraukan oleh Alana


"Sial..," umpat Mark.


Mark pun kembali masuk ke dalam rumah dia pun sudah tidak berselera lagi untuk sarapan dia lebih memilih untuk pergi ke kantor dari pada beristirahat di rumah seperti yang dia rencanakan.


Sebenarnya Mark hari ini berencana untuk tidak pergi ke kantor dia ingin mengajak Alana istrinya untuk berjalan jalan melepas rindu tapi semua rencananya gagal karena Alana yang tiba-tiba marah tanpa dia ketahui apa penyebabnya.


Mark tiba di kantor dengan aura dingin khas miliknya tidak banyak karyawan yang berani menyampaikannya, ketika dia tiba di ruangannya tiba-tiba terdengar pintu diketuk.

__ADS_1


"Masuk!," ucap Mark dari dalam.


Pintu terbuka dan masuklah seorang wanita cantik yang tidak lain adalah orang kepercayaan Mark setelah Willy.


"Ada apa Selly tumben sepagi ini kamu sudah menemuiku?" tanya Mark.


"Maaf Bos saya tadi dapat email yang memberi tahukan bahwa perusahaan kita yang ada di Jerman sedang ada masalah jadi Anda malam ini harus pergi ke sana karena semua urusan tidak bisa diwakilkan," jelas Selly.


"Hmmm baiklah," ujar Mark.


"Kalau begitu saya permisi Bos saya akan mengurus semua keperluan Bos untuk berangkat nanti malam," pamit Selly.


"Hmmmm," jawab Mark singkat.


Selly pun segera keluar dari ruangan Mark untuk mempersiapkan semua kebutuhan Mark untuk pergi ke Jerman nanti malam.


Mark di sibukkan dengan pekerjaannya sehingga tidak menyadari kalau waktu untuk berangkat ke Jerman tinggal 2jam lagi hingga Selly pun kembali mengingatkan dirinya akan waktu keberangkatan. Selly mengetuk pintu dan tidak beberapa lama terdengar sahutan Mark yang mempersilahkan untuk masuk.


"Bos 2jam lagi waktunya penerbangan apakah Anda tidak ingin pulang dulu untuk berpamitan dengan Nyonya," ucap Selly.


Mark yang mendengar perkataan Selly pun baru sadar kalau dia harus berpamitan dulu dengan Alana agar suasana hati Alana tidak semakin memburuk. Mark melirik jam tangannya dan mengangguk ke arah Selly. Mark membereskan meja kerjanya dan bersiap untuk pulang.


Sementara itu Alana yang sejak sore sudah berada di rumah semakin merasa kesal karena dia sudah berusaha untuk meredam emosi dan berniat untuk berdamai dengan Mark tapi ketika dia pulang Mark tidak berada dirumah dia pun berinisiatif untuk memasak makanan untuk makan malam mereka berdua tapi apa yang terjadi hingga tengah malam Mark pun tidak pulang Alana pun tidak nafsu makan dia memilih untuk pergi tidur saja.

__ADS_1


Ketika Mark tiba di rumah dia berjalan melewati meja makan dan tanpa sengaja dia melihat makanan yang tertata di sana Mark pun menghampirinya dan mengenali bahwa itu masakan Alana.


"Maafkan aku Ana! aku belum bisa membahagiakan dirimu malah lebih sering menyakiti hatimu," ucap Mark dan bergegas menuju kamar.


Ketika sampai di kamar Mark melihat Alana yang sudah tertidur berbaring membelakangi pintu sehingga tidak melihat kedatangannya.


Mark pun memutuskan untuk mandi dulu sebelum mendekati Alana. Setelah Mandi Mark pun memasukkan beberapa barang keperluannya kedalam koper untuk perjalanan ke Jerman. Setelah semua siap Mark pun mendekati Alana dan mencium keningnya serta mengelus rambut indah Alana.


"Ana ayo bangun! aku tahu kamu belum makan malam ayo kita makan!" ajak Mark.


Alana yang sebenarnya belum bisa tidur pun pura pura tidak mendengar perkataan Mark.


"Kamu sudah tidur ya Sayang maafkan aku yang belum bisa membahagiakan dirimu dan malam ini aku pun harus pergi lagi karena perusahaan kita yang di Jerman ada masalah semoga besok pagi ketika kamu bangun tidak menemukan aku di rumah kamu tidak marah lagi Sayang sungguh aku sangat mencintaimu," bisik Mark di telinga Alana karena dia mengira Alana telah tertidur.


Alana yang mendengar ucapan Mark ingin sekali rasanya dia berbalik dan memeluk suaminya tapi tiba-tiba bayangan foto yang beredar di Internet itu kembali datang membayanginya dia pun kembali mengurungkan niatnya dilebih memilih pura pura tidur.


Mark pun mengecup kening Alana dan segera turun untuk berangkat ke bandara tapi sebelum berangkat dia berniat untuk memakan masakan istrinya walaupun sudah dingin karena dia tahu Alana memasak makanan itu penuh cinta maka Mark pun memakannya dengan rasa bahagia apalagi seharian dia lupa makan maka semakin lahap dia menyantap masakan Alana.


Setelah menyelesaikan acara makan malam Mark pun segera menuju mobilnya yang sudah terparkir di halaman rumah dan sang sopir yang setia menunggu dirinya sejak tadi.


"Kita berangkat sekarang Tuan?" tanya sopir itu.


"Ya Pak," jawab Mark.

__ADS_1


Suara deru mesin mobil meninggalkan rumah pun terdengar sampai di kamar Alana dia pun membuka tirai kamar dan melihat mobil Mark meninggalkan rumah.


"Hati hati suamiku maafkan aku yang belum bisa menjadi istri yang baik karena hati ini terasa sakit ketika melihatmu bermesraan dengan wanita lain," gumam Alana.


__ADS_2