SUAMI MISTERIUSKU

SUAMI MISTERIUSKU
Jebakan Amanda


__ADS_3

Pagi ini dengan semangat Max bangun dan segera bersiap untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang dia tangani di Korea Selatan.


Setelah sarapan Max dan Willy segera bergegas keluar dari kamar hotel tanpa memperhatikan sekelilingnya.


Tanpa Max dan Willy sadari ternyata ada seseorang yang telah menunggu dan mengincar mereka dengan rencana yang telah dia susun semalam.


Ketika melihat Max dan Willy yang keluar dari kamar hotel dia pun bergegas berjalan menuju mereka untuk menjalankan rencananya.


Max yang penuh semangat untuk segera menyelesaikan pekerjaan dan segera kembali ke tempat Alana pun tidak memperhatikan sekeliling dia merasa kaget ketika tiba tiba ada seseorang yang menabraknya dan hampir terjatuh di sampingnya refleks tangan Max membantu orang itu agar tidak terjatuh.


Tanpa Max sadari tangan Max berada tepat di pinggang wanita itu dan sang wanita bersorak dalam hati karena rencananya berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan.


Wanita yang tidak lain adalah Amanda itu pun telah membayar seorang fotografer agar mengambil foto dirinya dengan Max agar menciptakan kesan mereka sengaja melakukan itu.


Setelah beberapa saat Max pun melepaskan tangannya ketika Amanda sudah bisa berdiri sendiri. Willy yang berada di belakang Max merasa sedikit curiga dengan tingkah Amanda dan mengapa tiba-tiba wanita ini ada di sini.


"Maaf ... maafkan aku Tuan Max! Aku terburu-buru dan tidak sengaja menabrak Anda," ucap Amanda.


"Hmmm ... kenapa Anda ada di sini Nona Amanda?" tanya Max.


"Saya sedang melakukan pemotretan dan tanpa sengaja kita berada dalam satu hotel, bisakah kita makan malam bersama? izinkan saya yang mentraktir sebagai permintaan maaf," ucap Amanda.


"Entahlah saya sibuk," ucap Max sambil berlalu.


Willy yang berjalan di belakang Max pun menatap Amanda dengan tatapan yang sulit diartikan.


Amanda menatap punggung Max dengan penuh senyum kemenangan.


"Aku tidak akan menyerah begitu saja Max! Tunggu sampai suatu saat nanti," ucap Amanda sambil tersenyum manis.

__ADS_1


Amanda berjalan menuju sebuah cafe tempat dia bertemu dengan fotografer yang telah dia sewa, sepanjang perjalanan senyuman tidak pernah hilang dari bibirnya.


Amanda sudah tidak sabar ingin segera membuat kehebohan dengan foto yang dia dapatkan.


"Gimana sudah siap fotonya?" tanya Amanda ketika sudah ada di cafe menemui fotografer itu.


"Tenang Nona! Semua sudah beres, Anda bisa melihat hasilnya," ucap fotografer itu sambil menyerahkan hasil jepretannya pada Amanda.


Amanda melihat hasil kerja fotografer itu, dia tersenyum puas melihat hasil yang sesuai dengan harapannya.


"Bagus tidak sia sia aku bayar kamu mahal," ucap Amanda sambil menyerahkan amplop coklat berisi bayaran untuk fotografer itu sesuai dengan jumlah yang mereka sepakati.


"Terima kasih Nona saya tunggu lagi kerja samanya bila Anda membutuhkan saya segera hubungi," ucap fotografer itu sambil berlalu meninggalkan Amanda.


Amanda pun segera memasukkan foto yang dia dapatkan ke dalam tas dan menikmati makanan yang dia pesan dengan hati yang sangat bahagia.


Amanda kembali ke kamar hotelnya dan segera mengirimkan foto foto dia bersama Mark, dia sudah tidak sabar dengan apa yang akan terjadi selanjutnya sudah bisa dipastikan namanya akan melejit karena mendompleng popularitas Mark.


Mark sangat bersemangat dia sudah tidak sabar untuk seger menyelesaikan semua pekerjaannya agar segera bisa bersama dengan pujaan hatinya.


Sementara itu di tempat lain Alana baru saja pulang dari kampus dia berjalan memasuki ruang tamu dan segera melepas sepatunya berganti dengan sandal rumah.


"Tempat ini terasa sepi tanpa ada dirimu disini Mark," gumam Alana sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum.


Setelah menegak air digelas Alana pun berjalan menuju ruang tengah dia yang sudah tidak memiliki kesibukan apapun memilih untuk nonton TV demi mengusir kesepiannya


Betapa kagetnya Alana ketika melihat berita yang baru saja dia lihat. Berita itu memuat beberapa foto Amanda dan Mark yang berada disebuah hotel mewah di Korea


Keadaan mereka terlihat sangat mesra dan yang lebih parahnya lagi dalam siaran itu mengatakan kalau ada sesuatu yang disembunyikan oleh Amanda dan Mark tentang status mereka.

__ADS_1


Tanpa di sadari air mata Alana mengalir deras, hatinya terasa sakit melihat ini semua, dia tidak menyangka kalau Mark tega membohonginya.


Alana yang moodnya sedang hancur pun memilih mematikan televisi dan menghibur hatinya dengan melihat lihat majalah fashion terbaru.


Dan lagi lagi Alana harus merasakan sakit hati di majalah itupun ada foto Mark dan Amanda, Alana semakin kesal dan melempar majalah itu kesembarang arah.


Alana bergegas menuju kamarnya saat ini hatinya sedang merasakan sakit yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, dia memilih untuk tidur sebagai jalan satu-satunya menenangkan diri.


Ketika Alana sedang berbaring di tempat tidur ponselnya berdering di lihatnya siapa yang menelepon. Ketika melihat nama si penelepon hati Alana semakin sakit.


Dia membiarkan ponsel itu terus berdering tanpa menjawabnya, Alana saat ini sedang tidak ingin berbicara dengan Mark.


Mark pun tidak mencoba menelepon Alana lagi dia pikir mungkin Alana sedang sibuk sehingga tidak sempat mengangkat teleponnya, dia kembali fokus pada pekerjaannya.


Willy yang sejak tadi memperhatikan Mark pun mempunyai ide jahil untuk menggoda Mark, iseng iseng Willy menelepon nomor ponsel Mark seperti dugaannya Mark segera mengambil ponselnya karena mengira Alana yang menelepon.


Willy yang melihat tingkah Mark pun tidak bisa menahan tawanya Mark yang kesal pun melempar tempat alat tulis di depannya ke arah Willy.


"Sialan kamu!" ucap Mark kesal.


"Hahaha sungguh aku puas melihat raut wajahmu tadi, kau pasti mengira yang menelepon adalah Alana," goda Willy.


"Diam tutup mulutmu!" ucap Mark sambil menunduk fokus kembali pada pekerjaannya.


Willy melihat semburat merah di pipi Mark, dia sangat bahagia akhirnya Mark menemukan kembali rasa cinta itu setelah penghianatan yang dilakukan seseorang dimasa lalunya.


Willy mengetahui semua yang terjadi pada Mark karena sejak kecil mereka selalu bersama. Dia tidak ingin Mark kembali sakit hati dan hancur seperti saat itu.


Mark yang dulu sosok hangat penuh kepedulian kepada orang disekitarnya pun berubah menjadi dingin, kejam tak tersentuh setelah apa yang dilakukan oleh seorang wanita yang sangat dia cintai.

__ADS_1


Willy pun menghela nafas panjang dan segera melanjutkan pekerjaannya dia tidak ingin mengingat ingat kembali kejadian yang sangat sangat dia benci itu, dia tidak ingin merasakan amarah yang tidak bisa dia lampiaskan pada sipembuat masalah, karena dia tidak mau memukul seorang wanita.


Kini ruangan itu sepi kembali entah itu Mark maupun Willy telah disibukkan kembali dengan pekerjaan mereka masing masing.


__ADS_2