SUAMI MISTERIUSKU

SUAMI MISTERIUSKU
Berhasil Membujuk Selly


__ADS_3

Alana memanggil Selly untuk menemuinya


"Selly tolong kemari sebentar," ucap Alana.


"Baik Nyonya," jawab Selly.


Tidak berapa lama pun terdengar Selly mengetuk pintu.


"Masuk!" ucap Alana.


pintu ruangan itu pun terbuka tanpa menimbulkan bunyi decitan sedikit pun Alana pun bergumam dalam hati.


" Ah dasar pintu mahal jadi tiada bunyi pun yang keluar dari pintu terbuka," batin Alana.


"Ada apa Nyonya memanggil saya?" tanya Selly.


Alana sempat terkejut karena ucapan Selly menariknya kembali dari lamunan mengagumi pintu ruang kerja suaminya.


"Begini Selly saya ingin mengantar berkas suami saya yang tertinggal ke Jerman bisakah kamu membantu mempersiapkan semuanya?" ucap Alana beralasan ingin rasanya dia membuat Selly langsung percaya tapi itu mustahil karena semua persiapan Max Selly yang mengurus.


"Maaf Nyonya sungguh Alasan Nyonya membuat saya ingin tertawa," ucap Selly sambil menunjukan senyum meremehkan.


"Apa maksudmu berbicara seperti itu Selly, sungguh aku bicara yang sebenarnya Max baru saja menghubungiku dan meminta aku menyusul ke sana membawakan berkas yang tertinggal," ucap Alana masih kukuh dengan alasannya.


"Sudah Nyonya jangan membohongiku lagi itu tidak mungkin karena semua persiapan bos saya yang mempersiapkan dan semua jadwal kegiatan saya tahu dan seandainya ada keperluan bos yang tertinggal maka dia akan langsung menghubungi saya maka tolong katakan apa sebenarnya tujuan Anda ingin menyusul bos ke Jerman dan saya yakin bos tidak akan pernah mengijinkan Anda pergi sendiri ke sana tempat yang belum pernah Anda datangi sekalipun," ucap Selly tegas.


Sungguh sebenarnya Alana sangat malu karena sekertaris suaminya ini tahu semua tentang suaminya melebihi yang dia sangka maka mau tidak mau Alana harus menggunakan cara yang lainnya semoga saja hati Selly yang sesama perempuan itu bisa sedikit tergerak dan mengurus semua kepergiannya.

__ADS_1


"Begini Selly aku sungguh merindukan Max aku ingin segera bertemu dengannya sudah beberapa hari ini dia sibuk dan kami tidak pernah berbincang berdua aku ingin menyusul ke Jerman sekalian bulan madu maka tolong aku Selly aku mohon sungguh rindu ini sangat menyiksaku," ucap Alana sambil menampilkan wajah sendu sungguh Alana sangat berharap Selly luluh dan memberikan sedikit informasi dimana kantor yang saat ini Max berada.


Selly terlihat sedang berfikir Alana sungguh deg degan menunggu keputusan Selly kini hanya Selly yang dia harapkan untuk mengabulkan keinginannya untuk memberi kejutan pada Max.


"Baiklah aku akan membantumu mengurus semua keperluan Nyonya agar bisa datang ke Jerman dan aku juga akan mempersiapkan orangku yang ada di sana untuk menjemput Nyonya saat Nyonya tiba di bandara nanti tapi ingat jika bos marah semua menjadi tanggung jawab Nyonya aku tidak mau sampai pekerjaanku menjadi jaminannya," ucap Selly setelah terdiam hampir 15 menit.


Alana pun tersenyum bahagia mendengar ucapan Selly sungguh dia sudah tidak sabar untuk menyusul Max dan memberinya kejutan Alana yakin Max akan senang melihat dia di Jerman.


"Terima kasih Selly, kau sungguh baik dan pengertian," ucap Alana.


"Jangan memujiku Nyonya aku tidak butuh pujian itu jika nanti keputusanku ini akan jadi bumerang untukku jadi aku harap Anda nanti tidak membuat masalah untukku," ucap Selly tegas.


"Aku janji Selly jika terjadi sesuatu aku tidak akan melibatkanmu," ucap Alana meyakinkan.


Selly pun menghela nafas pasrah sungguh dia tidak tega melihat Alana yang menahan rindu karena dia tahu beberapa hari ini Max sangat sibuk dengan urusan kantor.


Alana pun sangat bahagia akhirnya dia bisa menyusul Max ke Jerman dia sudah tidak sabar melihat reaksi Max jika nanti dia tiba tiba muncul di sana.


Alana menunggu Selly selama hampir satu jam akhirnya Selly datang menemuinya lagi.


"Ini Nyonya semua dokumen yang Anda butuhkan telah saya siapkan semua di sini dan saya pun sudah menghubungi orang kepercayaan saya di Jerman untuk menjemput Nyonya penerbangan nanti jam sebelas malam dan saya harap tidak ada masalah yang bisa mengancam ketenangan saya," ucap Selly tegas.


Ya Selly adalah sosok wanita tegas dan pemberani dalam mengungkapkan gagasan atau uneg unegnya oleh sebab itu dia menjadi orang kepercayaan Max setelah Willy.


"Aku janji Selly aku tidak akan menyusahkanmu, terima kasih untuk bantuannya aku permisi dulu aku akan pulang untuk bersiap siap," ucap Alana setelah melirik jam tangannya telah menunjukkan jam 5sore.


"Baiklah Nyonya silahkan semoga perjalanan Anda menyenangkan," ucap Selly.

__ADS_1


Alana membalas ucapan Selly dengan senyum manis dan berlalu meninggalkan Selly sendiri.


"Semoga keputusanku membantu Alana tidak menimbulkan masalah dibelakang hari," gumam Selly. Sebenarnya Selly sangat takut jika nanti keputusannya ini memberikan dampak tidak baik untuk pekerjaannya.


Sementara itu Alana sangat bahagia mendapatkan semua yang dia butuhkan mulai paspor tiket alamat kantor alamat hotel yang ditinggali Max bahkan dia tidak takut tersesat di negara asing itu karena Selly telah menyiapkan seseorang untuk menjemputnya.


Alana berjalan menghampiri sopir yang seharian ini menunggunya di parkiran kantor ketika melihat Alana sopir itu segera berdiri dan membuka pintu mobil mempersilahkan Alana masuk setelah itu dia berputar mengelilingi mobil menuju sisi lain untuk mengemudi mobil itu sebelum menjalankan mobilnya sopir itu bertanya kepada Alana.


"Kita langsung pulang atau Nyonya mau mampir ke mana dulu?" tanya sopir itu.


"Kita langsung pulang saja Pak, dan nanti jam setengah sebelas malam tolong antar saya ke bandara," ucap Alana.


Sopir itu merasa terkejut karena Alana tiba tiba minta di antar ke bandara malam ini.


"Maaf Nyonya kalau boleh tahu bukannya saya lancang tapi ini tugas dari tuan besar untuk menjaga Nyonya, Anda mau pergi ke mana harus pergi ke bandara?" tanya sopir itu


"Aku akan menyusul Max ke Jerman Pak tapi tolong jangan beri tahu Max aku ingin membuat kejutan untuknya," ucap Alana terus terang.


"Tapi apakah sebelumnya Nyonya pernah ke Jerman sehingga Nyonya niat pergi sendiri ke sana," tanya sopir itu.


"Aku belum pernah ke sana Pak tapi Selly telah membantu mempersiapkan semuanya untukku dan aku pun sudah ada yang jemput di sana jadi Bapak tidak perlu khawatir," ucap Alana sambil tersenyum.


"Baiklah Nyonya kalau itu menurut Nyonya yang terbaik semoga perjalanan Nyonya menyenangkan," ucap sopir itu.


"Terima kasih Pak," ucap Alana.


Mobil pun melaju membelah keramaian kota menuju kediaman Alana sepanjang perjalanan senyum selalu menghiasi bibir indah Alana sungguh Alana sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan Max dia ingin membicarakan tentang apa yang kemarin membuatnya tiba tiba marah pada Max.

__ADS_1


__ADS_2