SUAMI PILIHAN ABI

SUAMI PILIHAN ABI
SPA 41


__ADS_3

Husein menarik selimut untuk menutupi bagian pinggangnya serta sang istri. Setelahnya kembali menatap wanita yang kini tengah menampilkan senyum manis kepada dirinya.


"Zaujati, Zaujan mau nanya sesuatu, boleh?" tanya Husein.


Aida mengangguk. "Boleh, emang Zaujan mau nanya apa?"


"Gini Zaujati, selama kita nikah dan melakukan hubungan suami istri tidak pernah nih kita ngelakuin dengan mulut atau oral ****. Jadi melakukan hal yang seperti itu hukumnya apa menurut islam?" Husein memperbaiki tubuhnya agar menatap sempurna kepada sang istri. Pasalnya pertanyaan seperti ini sudah sejak minggu lalu dia rencanakan untuk menanyakan kepada sang istri. Namun, karena kesibukan membuat Husein lupa.


"Boleh, karena wanita itu seperti ladang yang tempatnya untuk bercocok tanam. Silahkan datangi wanita itu sesuai selera kita. Tetapi ada hal-hal yang memang tidak boleh mendatangi seorang wanita."


"Berarti pengecualian ya Zaujati?" sela Husein.


"Iya Zaujan. Pertama, jangan datangi seorang wanita dalam kondisi sedang haid. Contohnya sudah di jelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 222 dan 223 yang artinya, dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "Itu adalah sesuatu yang kotor." Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri(222). Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman(223)."


"Jadi orang yang berhubungan badan ketika wanita sedang haid kecuali ketika sudah kembali suci jadi, berhubungan ketika haid itu haram ya Zaujan kecuali, hanya bercumbu. Bercumbu itu apa? Mencium istrinya tetapi tidak sampai bersenggama. Dia hanya cukup mencium-cium saja dan menutupi pada bagin kebawah ya Zaujan."

__ADS_1


"Hmm, berarti gitu ya Zaujati,"


"Iya Zaujan, itu yang pertama dan yang kedua yang menjadi larangan berhubungan badan tidak boleh berhubungan badan melalui dub*r. Dalam suatu hadis yang di riwayatkan oleh Abu daut dan Annasa'i, Rasulullah berasabda mala'ulun Allah melaknat. Mala'ulun man atta imbroatan fii duburriya. Mala'ulun Allah melaknat man atta seorang laki-laki mendatangi istrinya imroatan melalui duburnya fii duburriya. Berarti apa? Kalau ada orang yang melakukan hubungan badan dengan istrinya melalui duburnya berarti itu haram hukumnya. Dosa besar dan juga Allah tidak akan pernah melihat rajullin atau rarullan. Laki-laki mendatangi laki-laki atau seseorang mendatangi perempuan melalui duburnya. Maka ini konteks-konteks yang dilarang Allah,"


"Nah kadang mendatangi istri dengan gaya macam-macam, kadang laki-laki di bawah atau perempuan dibawah apakah boleh? Ya jawabannya tentu saja boleh. Terserah mau gaya apa yang dilakukannya boleh. Selama tidak mempergauli istrinya melalui dub*r karena, yang dilaknat Allah adalah mendatangi wanita dalam keadaan haid dan duburnya itu nggak boleh."


Husein beberapa kali menganggukkan kepalanya paham dengan penjelasan sang istri. "Nah kalau gini gimana Zaujati, dalam hubungan oral se*s itu yang di untungkan pasti laki-laki. Tapi bukan bearti seorang wanita tidak, tapi jika seorang wanita itu pasti juga menginginkan yang namanya kepuasan. Tapi kalau salah satu dari mereka merasa tidak nyaman kan juga nggak boleh ya Zaujati?"


"Nah makanya seorang laki-laki itu nggak boleh egois Zaujan. Apa yang tadi Zaujan katakan memang benar jika dalam oral se*k itu yang di untungkan memang laki-laki. Makanya seorang laki-laki itu harus bertanya kepada istrinya. Nyaman nggak? Bahkan kalau dalam titik tertentu istrinya kurang puas nanya lagi, mau nambah nggak? Atau istrinya ngomong gini kurang Bang? Masih kurang Mas atau apalah yang intinya hal semacam itu. Itu artinya apa? Menjaga kejujuran dalam harmonisasi jangan berpura-pura. Puas nggak puas bilangnya puas jadi hasratnya itu nggak terpenuhi. Lalu Islam menanyakan bolehkah kita berhubung badan untuk kesekian kalinya? Boleh. Tapi, kita harus berwuduk dulu untuk melakukan untuk yang kedua kalinya bahkan untuk yang ketiga ataupun ke empat kalinya kita juga harus berwuduk dulu. Intinya itu setiap melakukan hubungan badan kita harus berwuduk terlebih dahulu."


"Boleh, tapi laki-laki harus menanyakan dulu, karena tidak semua wanita mau pada posisi oral se*k Zaujan. Ada wanita itu yang jijik, jadi tidak semua wanita ya Zaujan mau melakukan hal demikian. Jadi ditanya dulu mau nggak? Jadi selama wanita mau itu tidak akan menjadi masalah Zaujan," jelas Aida kepada suaminya.


"Kalu misalkan seorang perempuan itu lagi capek nih Zaujati seperti habis masak, ngurus anak, bersihin rumah tapi suami ngajakin itu gimana Zaujati? Apakah seorang wanita itu boleh mengabaikan suaminya atau suaminya boleh maksa sang istri?"


"Ini Zaujan mau nanya secara hukum atau manusiawi?" tanya Aida dengan sedikit tawa diikuti Husein, suaminya.

__ADS_1


"Ya keduanya Zaujati,"


"Kalau dalam Islam ada dalam suatu hadis. Ketika engkau sibuk di dapur, suamimu datang untuk menyampaikan hasratnya untuk berhubung badan apa yang dilakukan? Matikan kompornya, tinggalkan dapurnya layani suamimu. Berarti apa? Sesibuk apapun perempuan padahal itu di dapur ya Zaujan seorang wanita itu harus tetap melayani suaminnya. Seorang wanita itu harus tetap memberikan hak suaminya meski secapek apapun dia."


"Berarti tidak akan ada dosa jika seorang suami meminta haknya meski seorang istri tengah mengerjakan pekerjaan rumah bukan Zaujati?"


Aida menggeleng. "Tidak Zaujan. Tidak akan ada dosa bagi seorang laki-laki jika dirinya meminta haknya kepada sang istrinya. Sama halnya tadi seperti yang aku jelaskan jika seorang wanita itu sama halnya seperti kadang. Maka datangilah ladangmu sesuka hatimu kecuali dua hal tadi Zaujan." Senyum Aida merekah menampakan ilmu yang dia punya kepada suaminya.


Husein menganggukkan kepalanya. "Terima kasih Zaujati sudah mau menjelaskan kepada Zaujan."


"Sama-sama Zaujan,"


"Baiklah karena kini sudah malam, alangkah baiknya kita untuk segera mengistirahatkan tubuh. Sepertinya Zaujati sudah mengantuk begitupun dengan Zaujan," ajak Husein yang memang sudah beberapa kali melihat Aida menguap.


TBC

__ADS_1


__ADS_2