Suami Player

Suami Player
fandi demam


__ADS_3

Fandi dari pagi terlihat resah dan selalu merengek tidak seperti biasanya, dia adalah anak yang periang dan tidak bisa diam pasti ada aja yang ia mainkan.


Kali ini aku lihat tidak seperti biasanya dan dia terlalu tidak bersemangat seperti biasanya. Fandi biasanya selalu bermain dengan mainan di rumah dengan ceria.


Mas gani selalu membelikan mainan setiap ada waktu, sampai banyak sekali mainan mobil mobilan atau robot robotanya dll. Katanya biar saja biar ngk bosan dan lagiaan fandi jagoan kecilku yang tampann ini harus punya macam macam mainan supaya ngk rewel karna kebosanan.


Benar benar mas gani memanjakan fandi semoga fandi tak menjadi anak yang manja karena terlalu di manja dengan ayahnya.


sudah sore tapi fandi kok masih saja tertidur, karena tadi setelah aku menidurkan siang ini aku langsung berberes rumah. Dan sudah sorw tumben sekalu fandi belum bangun dari tidur siangnya.


Aku merasa sangat khawatir dan segera aku menuju kamarku untuk melihat keadaan anakku fandi dan cepat aku melangkah dari dapur ke kamarku.


Kubuka pintu kuhampiri fandi kupegang keningnuya kok panas, tidak sampai disitu akupun tidak yakin sekali aku ambil pengukur panas dan 39 tinggi sekali panasnya.


Aku mengambil kompres untuk keningnya dan aku memesan taksi akan kubawa fandi ke rumah sakit Karena suhunya terlalu panas, aku khawatir jika fandi kejang Karena panasnya.


Segera aku meminta sopir taxi ke rumah sakit terdekat agar segera di obati dan mendapatkan pertolongan untuk panasnya, karena ini panas yang tinggi akupun merasa takut.


Walaupun sering sakit panas, batuk ataupun pilek aku masih tidak secemas hari ini karena suhu badanya yang tinggi dan aku hanya takut saja dan tidak tahu jika nanti dia kejang maka dari itu aku bawa fandi ke rumah sakit.


Tidak lupa aku kirim pesan kepada mas gani kalau aku berada di rumah sakit karwna fandi panas tinggi dan kusuruh dia jangan khawatir dan aku menyuruhnya kalau pulang langsung saja kerumah sakit.


"Apa kata dokter ris, fandi sakit apa,?" tanya mas gani


"fandi gejala tipes mas dan karena panas tinggi di rawat sampai turun panasnya,semoga cepat turun mas panasnya aku khawatir sekali sama anak kita," jawabku


"Tenang ris semua akan baik baik saja," kata mas gani


Mas pulang dulu aja kamu kan habis pulang kerja dan aku tadi sudah masak, maaf mas kamu bisakan menghangatkan sayurnya dan jangan lupa besok bawakan baju salin ya mas.


Mas gani pulang kerumah karena aku menyuhnya walaupun sebenarnya dia ingin menunggu fandi tapi aku kasihan karena besok dia harus kerja kembali.


Kulihat fandi panasnya sudah turun tidak panas lagi seperti tadi dan masih sedikit panas walaupun suhunya tidak seperti tadi syukur lah aku tidak cemas lagi.


Kring...kring


hp ku berbunyi dan ternyata mama ku menelpon

__ADS_1


"Ya ...ma "


"Gimana fandi rista apa udah turun panasnya dan apa kata dokter," tanya mama


"Sudah turun ma panasnya,Tipes ma baru gejala, alhamdulillah untung cepat di bawa kerumah sakit," kataku


"Syukurlah" jawab mama


"Kamu ma siapa disana, gani mana?" Tanya mama


"mas gani kusuruh pulang ma,biar aku saja yang menunggu di sini nanti kalau semua hasil baik, besok sudah pulang kok ma." jawabku


"Semoga saja ris," kata mama


"Ya sudah hati hati ya ris pantau terus badan fandi," kata mama


Mama mengakhiri obrolan kami dan menutup video call nya, aku segera mengecek suhu badan fandi lagi memastikan dia tidak panas lagi seperti saran mama tadi.


Keesokan hari mas gani datang pagi pagi sekali kerumah sakit, membawakan pakaian ganti untukku.


"Ris biar aku yang nunggu fandi kamu istirahat aja dulu," kata mas gani


Ngk ris aku sudah ijin kok kamu gih sana istirahat dulu dan ini sarapan, tadi aku mampir membelikan bubur untukmu.


"Makan ris kalau tidak makan nanti kamu gantian ma fandi sakitnya," kata mad gani


"mas gani dah sarapan,?tanya ku


"Sudah ris tenang aja, sana sarapan dulu." kata mas gani


Aku segera sarapan dan setelah selesai membersihkan diri kuhampiri mas gani.


"gimana,fandi apa sudah boleh pulang," tanyaku


Karena tadi kulihat dokter sudah selesai memeriksa atau mengecek fandi setelah aku keluar dari kamar mandi.


"Belum ris besok baru bisa pulang" jawab mas gani

__ADS_1


assalamualaikum..


waalaikumsalam, jawabku


kulihat mama datang menjenguk fandi dan fandi pasti senang Karena neneknya datang menengoknya, ayo mah silahkan. Aku memberi tempat mama di samping fandi.


"Gimana ris fandi apa sudah bisa pulang," tanya mama


"Belum ma,besok baru bisa pulang." kataku


Mama menghampiri fandi dan mengelus rambut nya


duh ..


jagoan nenek sakit ya cepat sembuh ya sayang...


fandi pingin dipeluk nenek kata mama dan mama pun memeluk fandi.


Aku senang karena fandi cepat sekali pulihnya walaupun kata dokter harus tetap istirahat dan di pantau panansnya tapi fandi di perbolehkan istirahat di rumah.


fandi sudah pulang dari rumah sakit dan mama mertua dan diah pun datang menjenguk, mas gani memang mengabari mama di bandung tentang keadaan fandi yang sakit.


Mungkin setelah mendapat kabar bahwa cucunya sakit mama mertua langsung datang ke jakarta melihat keadaan cucu kesayangan.


"maaf ris ngk bisa menjenguk di rumah sakit Karena aku pulang malam terus banyak sekali pekerjaan" kata diah


"Ya ngk papa diah aku maklum kok, gimana kamu betah kerjanya" tanyaku


"alhamdulillah ris..atasanku sangat baik." jawab diah


Tak lama aku berbincang dengan diah memang karena sudah malam dan diah juga besok harus kerja kembali dan diah pamit pulang kepada mama dan mertuaku.


Syukurlah fandi sudah sehat kembali dan dia sudah mulai aktif ngk mau diam tapi Karena habis sakit fandi hanya aku kasih mainan dan ngk boleh lari larian dulu Karena takut kecapek an, takut panas lagi


Beruntung nya fandi mengerti dan mau di kasih tahu karena memang dia belum boleh kecapakan dahulu ngk lari sana kemari seperti dulu kalau dia sehat.


Lagipula neneknya membelikan robot robotan baru, jadi fandi tenang memainkanya dan di temani neneknya fandi main sambil nonton upin dah ipin.

__ADS_1


Selesai berberes aku menidurkan fandi tapi sebelumnya aku meminum kan obat dulu setelah itu aku berbincang ringan sama mama mertua ku sambil minum teh dan di temani pisang goreng.


Karena sudah ada mertua mama pamit pulang tadi pagi,memang masih ada ayunda di rumah, ayunda adikku biar sudah besar dia masih manja dengan mama, maklumlah anak bontot kesayangan.


__ADS_2