
ini adalah hal yang paling gila yang aku lakukan, aku menemuinya di hotel dan aku melakukanya walau tak sejauh perkiraanku tapi ini sungguh luar biasa dan ini pertama kalinya untukku.
aku belum pernah melakukanya walaupun dengan adam sekalipun, Aku dulu banyak sekali pertimbangan yang akan aku lakukan dan aku selalu bisa menahan diri, sampai aku bertemu dengan mas gani aku sekarang benar benar di mabuk cinta.
Benar kata pepatah "jika cinta itu buta" dan aku buta oleh cintaku sendiri menyukai suami atasan sendiri dan sekarang aku menjadi yang kedua, lebih tepatnya aku sekarang adalah seorang pelakor.
Yang dulu aku tak inginkan sebut kata itu, aku benar benar ngeri ataupun takut bila orang memandangku sebagai seorang pelakor. tapi sekarang itu terjadi padaku pelakor. ya.... pelakor aku kini menjadi pelakor, Aku tak perduli dengan kata itu lagi "it's my life"
mas gani mengubah hidupku, aku yang dulu adalah wanita baik dan sekarang aku menjadi wanita yang tega kepada wanita yang sebenarnya harus aku lindungi karena dia adalah wanita yang memberiku pekerjaan sampai sekarang aku menjadi seperti ini.
Kata orang aku seperti kacang lupa kulitnya dan entah bagaimana jika bu rista mengetahui perselingkuhanku dengan mas gani, entah apa yang akan dia lakukan kepadaku aku tak bisa membayangkannya.
Setelah pertemuanku di hotel aku belum bertemu dengan mas gani lagi dan aku ingin bertemu dengan nya lagi, aku selalu mengingat moment di mana dia mec***ku dan itu selalu membuat ku tak bisa melupakanya dan aku seperti menginginkanya lagi.
Aku mengirimkan pesan padanya dan dia membalasnya dengan rayuannya membuat ku ingin segera bertemu, dia berjanji akan menemuiku. jika mas gani sudah tidak sibuk lagi dengan pekerjaanya.
Mas gani mengajakku ke puncak dan aku meminta ijin ke bu rista dengan alasan akan pergi ke pernikahan saudara ku dan syukur aku dapat ijin dari bu rista.
Aku berangkat di jemput mas gani dan ibuku hanya tahu kalau aku pergi untuk kondangan ke pernikahan teman yang di lakukan di puncak, aku mengatakan jika berangkat bersama teman teman yang lain dan kami sudah janjian di sana.
__ADS_1
Makanya ibu mengijinkan aku pergi dan tak curiga apapun, ini adalah hal pertama yangvaku lakukan berbohong pada ibuku dan tentunya pada adikku agam.
Jika mereka tahu aku telah membohongi mereka pasti akan marah besar kepadaku. semoga saja aku tak ketahuan selamanya, untuk itu aku berencana akan pindah dan tinggal di apartemen dan tentu saja mas gani yang akan mengurusnya.
Dengan aku pindah ke apartemen semua akan baik baik saja, hubunganku dengan mas gani tak akan ketahuan oleh ibu dan adikku agam.
Akhirnya aku sampai di puncak dan mas gani telah menyewa villa untuk kami selama 3 hari ke depan. Aku sangat senangb karena untuk sejenak aku bisa melupakan ketakutanku tentang bu rista dan keluargaku.
Aku dan mas gani seperti pengantin baru yang sedang berbulan madu waktu kami kami habiskan di kamar dan melakukanya berulang kali.
Akhirnya aku menyerahkan keperawananku ke mas gani dan aku tak menyesalinya aku benar benar cinta mas gani dan hubungan ini akan aku sembunyikan dan mas gani sudah menyetujui jika aku sekarang menjadi yang ke 2.
pernikahan siri kami tentu ada hitam diatas putih, dengan isinya adalah tidak ada yang boleh mengetahui hubungan kami, tidak boleh sampai hamil dan jika sampai di ketahui oleh bu rista atau keluargaku maka mas gani akan meninggalkanku jika mas gani inginkan.
Hal ini memang tak adil untukku tapi bagaimana lagi semua sudah aku setujui dan aku bahagia setidaknya aku menikah walaupun hanya siri.
Sudah 2 hari aku di villa dan mas gani benar benar kuat dia menggempurku dua hari ini, seperti minum obat kuat saja ngk habis tenaganya melakukan itu pagi, siang, sore hingga malam dia tak henti hentinya melakukan itu padaku.
Aku seperti mainan baru untuk mas gani belum bosan dan semoga dia tak kan pernah bosan kepadaku. Jangan sampai aku di buang olehnya dan untuk itu yang aku lakukan hanya menurut saja padanya.
__ADS_1
Hari ini aku akan kembali ke kota dan sebelum mas gani mengantarkanku pulang kami pergi dulu melihat apartemen baruku dan kulihat ternyata sudah terisi semua dan aku pasti akan betah tinggal di apartemen ini.
Aku akan bilang ke ibu jika aku di beri oleh atasanku bu rista apartemen dan aku ingin pindah ke sana dan semoga ibu mengijinkan aku untuk tinggal di apartemenku.
Sampai di rumah aku membersihkan diriku, aku tak menyangka jika tubuhku di penuhi tanda merah, untung saja tidak di leher dan di tempat terbuka lainnya.
jika sampai tahu tubuhku di penuhi tanda merah, ibu pasti akan pingsan dan marah besar, segera aku mandi dan nanti aku akan memilih pakaian yang tebal bukan kaos untuk menutupi tanda merah ini.
Tiga hari setelah aku bilang ke ibu tentang apartemen dan ibu memperbolehkanku aku akan pindah sekarang di bantu dengan adikku agam. dia mengantarkan aku ke apartemen agar dia tahu di mana tempat apartemenku berada agar nanti agam bisa main jika ingin bertemu denganku
Agam hari ini menginap di apartemenku, aku memberi pesan ke mas gani kalau aku sudah berada di apartemen dan sekarang agam sedang menginap.
Mas gani menelponku dan aku pergi ke balkon untuk menerima teleponnya, karena agam sudah tidur aku tak ingin agam terbangun dari tidurnya.
Mas gani akan datang ke apartemenku besok setelah aku selesai bekerja dan aku nanti akan kirim WA kepadanya jika aku sudah sampai di apartemenku.
ternyata hari ini aku diajak bu rista pergi ke bali untuk melihat butiknya yang berada di bali. Acara memang mendadak dan aku untung selalu menyiapkan koper berisi baju dan keperluan lainya hanya untuk hal seperti ini yang mendadak.
Karena memang bu rista sudah memberitahukan kepadaku, jika aku harus selalu siap akan tugas dadakan seperti ini, makanya aku tidak kaget dan aku sudah terbiasa dan aku sudah siap selalu.
__ADS_1
Aku memberi kabar ke mas gani kalau aku pergi ke bali dengan bu rista yaitu istrinya dan ini adalah pekerjaan dadakan tanpa rencana. Mas gani hanya memberikan chat WA emoji menangis itu membuatku gemas sekali dan tersenyum sendiri.